Kabar Pergantian Merek Daihatsu ke Toyota Dipastikan Hoax

Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota

Kabar Pergantian Merek Daihatsu ke Toyota Dipastikan Hoax
Satrio Adhy

KatadataOTO – Kabar menghebohkan datang dari dunia otomotif. Sebab seluruh produk Daihatsu diisukan akan menggunakan merek dan logo Toyota.

Hal tersebut diketahui dari sebuah pengumuman yang beredar di sosial media dalam beberapa waktu belakangan.

Di dalam rilis yang beredar nampak seperti di situs resmi Daihatsu diunggah pada 1 April 2025. Mereka mengklaim seluruh produk bakal di bawah operasional Toyota Motor Corporation.

“Kepada para pelanggan, mitra dan pemangku kepentingan kami yang terhormat, Daihatsu telah menjadi merek otomotif membanggakan serta menghadirkan solusi mobilitas andal juga inovatif selama beberapa dekade,” tulis pengumuman tersebut.

Daihatsu Ayla
Photo : KatadataOTO

Kemudian dikatakan bahwa demi langkah itu diambil guna memperkuat penyatuan kedua merek maupun meningkatkan efisiensi operasional di bawah perusahaan induk mereka, yakni Toyota Motor Corporation.

“Kami telah membuat keputusan strategis untuk mentransisikan semua operasi dan produk Daihatsu di bawah merek Toyota,” lanjut pengumuman itu.

Lalu di pengumuman yang sama disebut juga proses rebranding diler, pusat layanan maupun operasional Daihatsu akan dimulai dalam waktu dekat.

Transisi tersebut direncanakan bakal selesai sepenuhnya pada akhir tahun ini. Lalu Toyota berkomitmen untuk menyediakan kendaraan maupun dukungan bagi pelanggan usai seluruh proses selesai.

Di sisi lain ADM (Astra Daihatsu Motor) pun buka suara mengenai kabar di atas. Menurut mereka isu tersebut tidak benar atau hoax.

“Kami tegaskan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar dan principal kami DMC (Daihatsu Motor Corporation) tidak pernah mengeluarkan informasi seperti yang beredar saat ini,” ungkap Sri Agung Handayani, Direktur Pemasaran ADM kepada KatadataOTO, Kamis (03/04).

Agung memastikan seluruh operasional Daihatsu di Tanah Air tetap berjalan seperti biasa. Tanpa ada perubahan apapun.

Merek Daihatsu tetap melayani konsumen di dalam negeri dengan lini produk maupun layanan yang telah dikenal luas.

Penjualan Daihatsu
Photo : Istimewa

“Daihatsu di Indonesia berjalan seperti biasa tidak ada perubahan apapun,” Agung menambahkan.

Memang jika ditelusuri di laman resmi Daihatsu pada tanggal yang sama, tidak ada fakta peralihan merek Daihatsu menjadi Toyota.

Di website mereka justru mengumumkan kenaikan harga untuk produk move canbus. Tidak seperti yang dibicarakan belakangan ini.


Terkini

mobil
Toyota Hilux BEV

Toyota Hilux BEV Masih CBU Thailand, Harga Tembus Rp 1 M

Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas

otosport
Yamaha

Kata Bos Yamaha Usai Quartararo dan Rins Pergi di Akhir Musim

Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Juli 2026, Cek Jadwalnya

SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan

news
SIM Keliling Jakarta

Simak 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM

mobil
BMW

Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026

BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar

mobil
Changan S05

Changan S05 EV dan REEV Bisa Dipesan, Estimasi Harga Rp 500 Juta

Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan

mobil
Gaikindo

Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja

Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit