Hyundai Beri Sinyal Kehadiran Stargazer Facelift Tahun Ini

Hyundai Stargazer facelift diduga terdaftar di RI dengan nama varian Carten, berpeluang meluncur tahun ini

Hyundai Beri Sinyal Kehadiran Stargazer Facelift Tahun Ini
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Mobil keluarga Hyundai Stargazer pertama kali meluncur di tanah air pada perhelatan GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2022. Menyusul setelahnya, sejumlah variasi dan pembaruan turut dihadirkan.

Misalnya versi SUV (sport utility vehicle) crossover yakni Stargazer X. Kemudian terbarunya di IIMS (Indonesia International Motor Show) 2025, tipe Essential Tech hadir dengan tambahan Bluelink.

Belum mengalami pembaruan eksterior sejak hadir pada 2022, Hyundai membuka peluang kehadiran Stargazer facelift tahun ini.

Pada laman resmi Samsat PKB, terdaftar beberapa varian baru memakai nama varian Carten yang diduga kuat merupakan penyegaran dari Stargazer.

Hyundai Stargazer Facelift
Photo : Tangkapan layar Youtube/Healer TV

“Produk apa yang akan kita keluarkan tadi banyak ditanya, NJKB (nilai jual kendaraan bermotor) terdaftar dan lainnya. Kita akan lihat mana prioritas untuk diperkenalkan,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) di Jakarta beberapa waktu lalu.

Mobil yang diduga kuat merupakan Stargazer facelift beberapa waktu lalu memang terlihat tengah dites jalan di negara asalnya, Korea Selatan.

Masih dibalut kamuflase, sekilas terlihat ubahannya terletak pada desain headlight dan lampu belakang.

Hanya saja Frans masih enggan bicara lebih jauh terkait waktu peluncuran Stargazer facelift.

Namun dia memastikan, model teranyar dari Hyundai nantinya akan difokuskan untuk diproduksi lokal. Secara keseluruhan akan ada 15 produk baru mengaspal di dalam negeri sepanjang 2025.

“Kita ingin produksinya ada di lokal, di Indonesia. Kapasitas produksinya masih ada,” tegas Frans.

Mengacu pada informasi laman Samsat-PKB, nilai jual Stargazer versi penyegaran itu tercatat mulai Rp 174 jutaan sampai Rp 221 jutaan.

Hyundai Stargazer Facelift
Photo : Tangkapan layar Samsat-PKB

Perlu diketahui angka tersebut belum termasuk biaya-biaya lain dan pajak, atau patokan harga jual akhir nantinya.

Sebagai perbandingan, saat ini Stargazer dijual ke konsumen dengan banderol mulai dari Rp 258,2 jutaan. Berikut kami rangkum daftar lengkapnya.

Harga Hyundai Stargazer April 2025 (On The Road Jakarta)

  • Active MT, Rp 258,2 juta
  • Active IVT, Rp 271,5 juta
  • Essential MT, Rp 270,3 juta
  • Essential IVT, Rp 282 juta
  • Essential Tech IVT, Rp 299 juta
  • Prime IVT, Rp 331,9 juta

Terkini

news
Polytron

Polytron Fest 51: Makin Serius di Industri Otomotif Tanah Air

Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia

otosport
Hasil MotoGP Austria 2026

Hasil MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Menang di Kandang

Pedro Acosta bayar kesalahannya di balapan sprint, mempertahankan posisi pertama di MotoGP Austria 2026

mobil
Changan Nevo Q05

Harga Resmi Changan Nevo Q05 Diumumkan, 1.000 Unit Sudah Ludes

Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan

otosport
MotoGP Austria 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Austria 2026: Martin Asapi Marquez

Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial

news
ACC Carnival

ACC Carnival Medan Ada Promo Cashback Rp 1 Juta

ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta

mobil
Wuling Starlight M

Versi Baru Wuling Darion PHEV Terungkap, Incar Pasar Denza D9

Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior

news
AiMOGA

Aimoga Buka Peluang Kolaborasi Dengan Perguruan Tinggi Indonesia

AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air

news
Automechanika Jakarta 2026

Automechanika Digelar Minggu Depan, Diramaikan 339 Peserta

Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia