Honda ADV 160 Terbaru Resmi Meluncur, Aman Pakai Etanol
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus melemah. Bahkan pada Rabu (02/04) sempat menyentuh Rp 16.732 per dolar.
Jumlah tersebut merupakan yang terendah sejak awal tahun ini. Lalu titik paling rendah setelah pandemi Covid-19.
Kemudian hampir mendekati titik terendah kurs pada saat krisis moneter 1998, yakni Rp 16.800 per dolar Amerika Serikat.
Tentu kondisi di atas sedikit banyak bakal mempengaruhi industri otomotif di Tanah Air. Salah satunya pada kenaikan harga motor baru.
AHM (Astra Honda Motor) pun buka suara terkait situasi yang sedang dialami oleh konsumen di Indonesia.
Jenama asal Jepang tersebut masih mengantisipasi kenaikan harga motor Honda meski nilai tukar rupiah terus melemah.
“Kalau harga ke konsumen serta benefit atau value ke pembeli kami pertahankan yang terbaik,” ungkap Octavianus Dwi Putro, Direktur Pemasaran AHM di Sunter Jakarta Utara beberapa waktu lalu.
Lebih jauh Octa menuturkan, melemahnya nilai tukar rupiah pasti membawa dampak pada mereka. Seperti kenaikan material, biaya produksi dan lain-lain.
Namun mereka masih menghitung berapa besar kenaikan harga motor Honda, jika dolar Amerika Serikat terus menguat.
“Kenaikan (harga motor) nanti akan ada banyak faktor. Bukan hanya material cost saja, ada biaya misalkan untuk surat-surat, BBNKB dan segala macam,” lanjut dia.
Oleh sebab itu mereka masih belum bisa memberi kepastian apakah harga motor Honda bakal naik dalam waktu dekat atau tidak.
“Penyesuaian lebih ke sana, jadi kami berusaha memberikan yang terbaik buat konsumen dalam situasi tidak mudah ini,” tutur Octa.
Meski begitu, Octa tidak menampik bahwa melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak hanya berdampak ke harga motor Honda saja. Akan tetapi juga ke suku cadang.
“Kemungkinan ada dampaknya, tetapi tidak hanya faktor itu. Nanti kami akan hitung juga,” tegas Octa.
Ketika disinggung apakah banderol suku cadang motor Honda bakal mengalami peningkatan di bulan depan atau April 2025, Octa juga tidak bisa memastikan.
“Kami coba tahan supaya tidak membebani konsumen,” kata petinggi PT AHM satu ini.
Dia pun berharap situasi sulit seperti sekarang bisa segera berakhir. Sehingga tidak membawa banyak efek negatif.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
20 Agustus 2026, 10:28 WIB
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Terkini
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang
05 September 2026, 15:00 WIB
Lexus NX, salah satu model terlaris Lexus di pasar global kini telah mendapatkan sejumlah permbaruan
05 September 2026, 14:16 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Batam berlangsung sampai 6 September, banyak anak muda terlibat meramaikan
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan
04 September 2026, 09:00 WIB
Pameran IEE Series 2026 memasuki Energy Week, ikut dukung ekosistem kendaraan energi terbarukan di Indonesia