Test Drive Toyota Veloz Hybrid, Pilihan Buat yang Males Ngecharge
23 September 2026, 17:49 WIB
Toyota gandeng GAC ciptakan mobil otonom buat tantang Tesla di China dan memperbaiki penjualan yang turun
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota gandeng GAC untuk membuat mobil listrik otonom seperti yang dimiliki oleh Tesla. Model tersebut rencananya akan diluncurkan tahun depan di China.
Kerja sama ini juga diharapkan bisa memperbaiki pasar mobil Jepang di China yang belakangan mulai merosot. Padahal negara tersebut memiliki peran sangat penting dalam penjualan otomotif global.
Dilansir Reuters, pengembangan tersebut akan disematkan pada Bozhi 3X yang diluncurkan tahun depan. Mobil itu bakal memiliki teknologi Advanced Driving Assistance untuk parkir, navigasi di jalan raya dan lalu lintas perkotaan.
Seluruh inovasi perusahaan diharapkan bisa menjadikannya sebagai mobil modern dibanding semua merek asing di China.
GAC Toyota juga tengah mengembangkan sistem baru bersama Momenta Global. Perusahaan startup itu telah menjadi pemasok software sejumlah produsen mobil seperti Mercedes-Benz.
Tak hanya itu, GAC Toyota pun bekerjasama dengan Huawei sehingga mereka bisa memasang softwarenya di model lain. Teknologi itu akan dimulai lewat sebuah sedan listrik di 2025 untuk pasar China.
Pengembangan tidak berhenti disana karena GAC Toyota akan meluncurkan baterai lithium besi fosfat pada tahun 2026 dan 2027. Dengan ini maka biaya produksi bZ4X EV bakal berkurang hingga 40 persen.
Semua pengembangan tersebut diyakini bisa mengubah peta persaingan kendaraan listrik khususnya di China.
Sebagai salah satu pemain global, Toyota memang tengah dalam banyak tekanan khususnya di China. Penjualan mereka mengalami penurunan cukup signifikan
Tak hanya itu, Toyota juga hanya menjadi merek terlaris nomor lima di China dalam empat bulan pertama 2024. Penurunan penjualan sebesar 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi penyebab utamanya.
Dalam laporannya, sepanjang Mei 2024 mereka hanya mampu melepas 140.377 unit atau turun 13,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi perusahaan agar tetap bisa bertahan di pasar China. Oleh sebab itu pengembangan kendaraan harus terus dilakukan guna menarik minat pelanggan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya
24 September 2026, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung hari ini
23 September 2026, 22:39 WIB
Pertamina Lubricants dan Telkomsel berkolaborasi untuk menghadirkan Promo Gokil untuk para ojek online