Mobil Listrik Tetap Bebas Pajak dan Ganjil Genap di Jakarta
06 Mei 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global mei 2024 mengalami pertumbuhan tipis yang menunjukkan pasar otomotif belum optimal
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Toyota global Mei 2024 naik tipis dibanding bulan sebelumnya. Hal ini terlihat dari data yang mereka keluarkan pagi hari tadi.
Permintaan Toyota global (termasuk Lexus, Daihatsu dan Hino) mengalami pertumbuhan menjadi 888.491 unit. Jumlah itu naik dibanding bulan lalu setelah cuma terhenti di angka 835.788 unit.
Berkat ini maka total penjualan grup Toyota sepanjang 2024 sudah mencapai 4.249.471 unit. Angka tersebut 4,5 persen lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu.
Sementara untuk penjualan Toyota (termasuk Lexus) sepanjang Mei 2024 telag mencapai 840.681 unit. Angka itu naik dari April 2024 yang hanya mampu melepas 797.097 unit.
Maka total penjualan Toyota (termasuk Lexus) sepanjang 2024 adalah 4.039.177 unit.
Meski mengalami peningkatan tetapi sebenarnya pasar otomotif global sedang berat. Bila melihat data maka penjualan Toyota di Mei cukup berat khususnya di Jepang karena hanya mampu melepas 102.071 unit atau turun 12,7 persen dari bulan sebelumnya.
Penurunan dratsi tersebut karena Toyota tengah dilanda kesulitan akibat adanya recall pada Toyota Prius.
Namun mereka merasakan sedikit angin segar pada penjualan di luar negara Jepang. Pasalnya mereka meraih permintaan sebesar 738.610 unit.
Dari jumlah itu, hanya ada dua kawasan yang mencatatkan hasil positif. Pertama adalah Amerika Utara karena telah menorehkan penjualan sebanyak 253.322 unut atau naik 14,9 persen dibanding sebelumnya.
Kemudian di Eropa pertumbuhan juga terjadi setelah Toyota mampu mengirim 96.593 unit kendaraan. Angka itu tumbuh 7,3 persen dibanding bilan sebelumnya.
Namun di kawasan lain seperti Amerika Latin Tayota cukup kesulitan karena hanya sanggup meraih 38.946 unit atau turun 13,2 persen. Dari jumlah itu, pukulan terbesat datang dari Argentina yang hanya mampu melepas 6.939 unit atau turun 25,7 persen.
Sementara itu Asia juga mendapatkan tekanan cukup serius setelaah hanya mampu melepas 256.744 unit. Angka itu turun -6,9 persen dari bulan sebelumnya.
Penurunan terbesar datang China yang hanya mampu melepas 140.377 unit atau turun 13,6 persen. Tekanan juga terasa di Indonesia setelah pasar turun 6,7 persen menjadi hanya 24.407 unit.
Kemudian untuk penjualan Daihatsu global pada bulan lalu adalah 38.068 unit, turun 34 persen dari April 2024. Total permintaan sepanjang Januari sampai Mei 2024 pun Cuma 161.681 unit atau drop 54,8 persen.
Kemudian untuk Hino permintaan di Mei adalah sebesar 9.742 unit atau turun 7,8 persen. Sementara periode Januari-Mei 2024 adalah 48.613 unit atau drop 10,5 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Mei 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
15 April 2026, 07:55 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
01 April 2026, 15:00 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial