Ambisi Bos Chery Saingi Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global
30 April 2026, 15:00 WIB
Tesla Model Y hilang kendali hingga menyebabkan kecelakaan yang menyebabkan dua orang meninggal dan tiga lainnya luka-luka
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Sebuah kecelakaan yang melibatkan Tesla Model Y menjadi setelah video kejadian tersebar luas di dunia maya. Dalam video berdurasi 44 detik tersebut memperlihatkan kejadian dari awal hingga akhir.
Dilansir dari Carscoops, kejadian bermula saat mobil hendak parkir di pinggir jalan. Namun tiba-tiba kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi dan melintasi jalanan yang kondisinya cukup ramai.
Sang pengemudi pun dikabarkan telah berupaya mengendalikan kendaraan untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Sayang, tingginya kecepatan menyebabkan mobil tetap tidak bisa dikendalikan.
Dalam video terlihat bahwa Tesla Model Y tersebut menabrak pesepeda serta beberapa kendaraan lain hingga akhirnya membentur sebuah gedung. Dampaknya pun cukup besar karena tingginya kecepatan.
Insiden yang terjadi di Guangdong, China pada 5 November tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka.
Dikutip dari Katadata.co.id. pengemudi adalah pria berusia 55 tahun. Saat hendak menepi, pedal rem mengalami masalah dan mobil kemudian melesat hingga tidak dapat dikendalikan.
Klaim tersebut pun langsung disanggah oleh Tesla karena dalam video terlihat bahwa lampu rem tidak menyala saat melaju kencang. Kondisi ini menunjukkan bahwa tak ada upaya dari pengemudi untuk mengurangi kecelakaan selama berkendara.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan investigasi serta mencari penyelidik independen yang dianggap bisa membantu investigasi. Elon Musk sendiri bahkan menegaskan bahwa pihaknya akan secara aktif untuk memberi bantuan selama investigasi dilakukan.
Ia juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mempercayai rumor terkait kecelakaan, termasuk adanya dugaan malfungsi pada sistem pengereman.
Isu kerusakan pedal rem Tesla sebenarnya sudah menjadi perbincangan hangat di China. Salah satu konsumen bahkan sempat melakukan protes saat berlangsungnya Shangai Auto Show tahun lalu.
Ia memprotes cara Tesla menangani keluhannya tentang rem yang tidak berfungsi dan ketelibatan perusahaan dalam kecelakaan mobil. Berkat protes itu, Tesla akhirnya berjanji untuk meningkatkan cara menangani keluhan pelanggan.
Janji tersebut tentunya haruslah ditepati, terlebih negeri Tirai Bambu merupakan pasar terbesar kedua Tesla di dunia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 April 2026, 15:00 WIB
06 April 2026, 18:00 WIB
22 Februari 2026, 07:00 WIB
01 Februari 2026, 09:00 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Saat ini insentif motor listrik belum dicairkan kepada masyarakat karena masih menunggu penerbitan PMK
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
Menurut rencana mobil listrik BAIC T1 akan diproduksi di Purwakarta dengan memanfaatkan fasilitas Handal
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
Seperti biasa, fasilitas SIM keliling Jakarta tersedia di lima lokasi berbeda hari ini 19 Agustus 2026
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurai kemacetan jalan Ibu Kota
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara
18 Agustus 2026, 22:30 WIB
Federal Oil sebagai produsen pelumas kendaraan bermotor kembali dipercaya untuk kategori 2-Wheel Engine Lubricants
18 Agustus 2026, 21:30 WIB
BMW Astra Art of Joy berkolaborasi dengan Teh Villa Gallery pamerkan karya lukis di diler Cilandak dan Serpong
18 Agustus 2026, 18:06 WIB
Amplifier Crescendo Revolution 7A4 cocok untuk berbagai jenis speaker, menyuguhkan audio premium di kabin