Bahaya Door Handle Elektrik Patut Jadi Perhatian Produsen EV
22 Januari 2026, 14:10 WIB
Tesla Cybertruck mangkrak alias produksinya terus tertunda, mungkin Elon Musk sedang fokus pikirkan kecelakaan roketnya di Bulan
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Setelah cukup sering membuat kekacauan atau kontroversi di Bumi, Elon Musk sepertinya mulai mengalihkan target ke bulan. Dan menurut BBC, roket Falcon 9 yang merupakan bagian dari project Space X dikabarkan masuk dalam jalur untuk bertabrakan dengan benda langit dan akan meledak.
Memang sampai berita ini dibuat, tidak ada hubungan secara langsung apakah Tesla Cybertruck mangkrak karena sang bos Elon Musk sedang fokus ke kondisi Falcon 9. Tapi faktanya sampai saat ini jadwal produksi truk listrik modern tersebut terus ditunda.
Bahkan beberapa waktu lalu TrenOto telah memberitakan bahwa Tesla telah menghapus jawal produksi Cybertruck. Dan kemudian disusul pernyataan Musk sendiri beberapa hari lalu seperti dikutip Insideevs.
"Cybertruck Tesla tidak akan keluar tahun ini, tidak ada kendaraan baru," kata Musk.
Tesla disebut saat ini akan fokus meningkatkan produksi di jajaran model yang sudah eksis atau telah dipasarkan. Dan kemudian akan mengalihkan fokus ke beberapa model baru.
Musk menyebut bahwa kenaikan jumlah produksi akan menyedot seluruh kekuatan Tesla alias perlu banyak sumber daya. Ditambah sejumlah model yang kni telah tertunda.
Konsumen para pemesan menurut Insider sudah cukup frustrasi menanti produksi Cybertruck hingga saat ini masih belum pasti. Memang uang yang disetorkan tidak besar, hanya $100 atau sekitar Rp1.4 juta tapi mereka sudah terlanjur mengidamkan Cybertruck.
Sekedar mengingat, Falcon 9 adalah roket yang diluncurkan SpaceX pada 2015 dan awalnya digunakan untuk mengirim satelit ke luar angkasa. Dalam perjalanannya dilaporkan roket ini tidak memiliki cukup bahan bakar untuk kembali ke bumi.
Para ahli SpaceX kemudian untuk membiarkannya menuju orbit yang lebih tinggi lagi malah diharapkan bisa mendarat di bulan. Jika hal tersebut terwujud, SpaceX akan mencatatkan sejarah menjadi roket tanpa kontrol pertama yang berhasil sampai ke bulan.
Namun setelah 7 tahun melayang masuk di orbit atau telah mengalami gaya gravitasi matahari, bumi juga bulan, roket ini diperkirakan akan menabrak sebuah benda langit. Kejadian tersebut menurut perhitungan akan terjadi 4 Maret 2022 dan tentu akan membuat roket tersebut meledak.
Jika ini benar-benar terjadi, tentu akan menghambat ambisi besar Musk dalam upaya menguasai angkasa. Dan konon, siapa yang bisa menempatkan satelit tertinggi dia akan mengusai dunia di masa depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Januari 2026, 14:10 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
06 Juli 2025, 15:40 WIB
08 Juni 2025, 14:00 WIB
02 Januari 2025, 20:00 WIB
Terkini
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan
29 September 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez memiliki bekal penting untuk keluar sebagai pemenang di MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi
29 September 2026, 06:00 WIB
Agar mengurus dokumen berkendara lebih mudah, masyarakat disarankan untuk mendatangi SIM keliling Bandung
29 September 2026, 06:00 WIB
Guna meminimalisir kesalahan pengendara di kawasan maupun jalan protokol di jalan Ibu Kota, diterapkan ganjil genap Jakarta
28 September 2026, 21:01 WIB
Bintang Chemical Indonesia melakukan peletakan batu pertama, siap punya pabrik cat belkote baru di Indonesia
28 September 2026, 17:49 WIB
BYD Atto 1 generasi terbaru siap hadir dengan berbagai ubahan mayor, baik pada eksterior maupun jantung pacu
28 September 2026, 12:39 WIB
Di tengah ramainya model baru yang ditawarkan di Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi andalan
28 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, berikut biaya dan lokasinya