Mobil Listrik Chery J6T CSH, SUV Boxy Beridentitas Adventure
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
Gagang pintu atau door handle elektrik modern pada EV dapat mempersulit evakuasi penumpang saat kecelakaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Beberapa waktu lalu, satu insiden kecelakaan melibatkan mobil listrik Tesla Cybertruck di Amerika Serikat yang tengah ditumpangi oleh empat orang penumpang remaja.
Namun hanya satu orang yang berhasil selamat. Kecelakaan ini jadi sorotan sebab sebenarnya bisa diantisipasi.
Diketahui Tesla Cybertruck tersebut menabrak pohon dan terlihat ada api muncul dari mobil, diduga dari baterai. Keempat remaja di kabin masih dalam kondisi baik.
Sayangnya ketika api membesar, semua penumpang di kabin tidak bisa keluar lantaran gagang pintu tak dapat berfungsi imbas tabrakan itu.
Mengingat gagang pintu beroperasi secara elektrik, komponen itu tidak dapat digunakan saat arus listrik terputus. Pintu juga tak bisa dibuka dari luar kendaraan.
Ada satu kabel yang berfungsi sebagai alternatif untuk membuka pintu belakang dalam kondisi darurat, namun letaknya cukup tersembunyi.
Di Indonesia, sejumlah Electric Vehicle (EV) keluaran terkini mulai menggunakan gagang pintu elektrik model flush.
Meskipun mempercantik tampilan mobil, gagang pintu tersembunyi berpotensi menyulitkan proses evakuasi dari luar kendaraan saat terlibat kecelakaan.
Perwakilan lembaga pengujian keselamatan kendaraan ASEAN NCAP pun buka suara menanggapi hal tersebut.
“Hal ini mungkin dapat menjadi referensi untuk penelitian di masa depan untuk dijadikan protokol uji,” kata Adrianto Sugiarto Wiyono, Technical Committee ASEAN NCAP kepada KatadataOTO, Rabu (21/01).
Ia mengungkapkan standar uji ASEAN NCAP belum sampai ke penilaian kemudahan akses apabila terjadi kecelakaan.
Terlebih kasus di mana pengemudi dan penumpang terjebak di kendaraan setelah kecelakaan terjadi tidaklah banyak.
Selama kaca mobil bisa dibuka atau dipecahkan, maka proses evakuasi masih bisa dimudahkan.
Di masa mendatang manufaktur perlu memperhatikan faktor-faktor tersebut dalam mendesain kendaraan. Harapannya kecelakaan serupa Tesla Cybertruck di AS itu bisa diantisipasi.
“Ini juga perlu kajian lebih lanjut. Kendaraan akan diukur keselamatannya pada saat crash atau post crash,” tegas dia.
Pabrikan khususnya manufaktur mobil listrik, bisa melakukan penyesuaian desain dengan memperhatikan keselamatan penumpang di kabin.
Khususnya buat produsen mobil listrik. Sebab risiko kebakaran akibat baterai pada EV cukup tinggi, lalu apinya sulit dipadamkan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Terkini
24 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pergeseran minat pelaku usaha menuju kendaraan elektrifikasi, khususnya hybrid, sudah mulai terlihat
24 Agustus 2026, 06:20 WIB
Untuk bisa nyaman menggunakan kendaraan pribadi di Ibu Kota, Ikuti aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini
24 Agustus 2026, 06:12 WIB
SIM keliling Bandung tetap beroperasi hari ini untuk melayani masyarakat di Kota Kembang dari dua lokasi
24 Agustus 2026, 06:11 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa di fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini, simak lokasi dan syaratnya
23 Agustus 2026, 21:10 WIB
Motul boyong produk-produk unggulan yang memudahkan pembelian para pengunjung Indonesia Custom Show 2026
23 Agustus 2026, 20:38 WIB
Ipone tunjukkan komitmennya untuk mendekatkan diri dengan para pelanggan setia di Indonesia Custom Show 2026
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
Chery J6T CSH memiliki tampilan yang sama dengan versi listrik namun mempunyai jarak tempuh lebih jauh
23 Agustus 2026, 09:47 WIB
Omoda & Jaecoo Trimegah Bogor bisa memberikan fasilitas body and paint bagi konsumen dengan jaringan