BYD Flash Charging Diluncurkan, Ngecas EV Hanya Lima Menit
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
Pengacara keluarga korban sebut Tesla Cybertruck dibangun dengan memikirkan desain saja, bukan faktor keamanan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Jelang akhir tahun lalu kasus tewasnya seorang pria asal Texas sempat jadi topik hangat. Dia terbakar hidup-hidup di dalam mobil listrik Tesla Cybertruck setelah mengalami tabrakan.
Kasus ini kembali mencuat karena keluarga korban memutuskan menuntut Tesla. Sebab diketahui insiden tersebut sebenarnya mampu dihindari apabila Michael Sheehan (47), sang korban bisa membuka pintu dari dalam kendaraan.
Fakta terbarunya, disebutkan bahwa korban terbakar di suhu sekitar 5.000 fahrenheit atau setara 2.760 derajat celcius.
Tingkat panas itu sangat parah dan diklaim membuat tulang-tulang Sheehan mengalami fraktur termal. Bahkan ukurannya menjadi delapan inci lebih pendek dari semestinya.
Pihak keluarga menegaskan bahwa kecelakaan tunggal serupa sebenarnya tidak perlu memakan korban jiwa. Tetapi Cybertruck didesain secara tidak optimal dan mengakibatkan pengemudi maupun penumpang terjebak di dalamnya saat terjadi insiden.
Pengacara keluarga Sheehan menegaskan apa yang dialami Sheehan merupakan penyiksaan panjang.
“Kalau Anda pernah ke unit luka bakar di rumah sakit, Anda akan mendengar pasien bahkan sampai meminta dokter agar dibiarkan mati karena sakitnya terlalu hebat,” kata S. Scott West, pengacara keluarga Sheehan dikutip dari The Independent, Minggu (06/07).
10 bulan sejak kematian Sheehan, ia mengklaim telah mencoba berdiskusi dengan pihak Tesla demi menghindari jalur hukum. Namun pembicaraan itu tidak menemui titik terang.
Perwakilan Tesla sudah dihubungi perihal kejadian tersebut. Namun hingga sekarang mereka enggan memberikan keterangan maupun komentar singkat.
Pengacara keluarga Sheehan yang dahulu merupakan insinyur desain industri menyorot ada door handle khusus EV (Electric Vehicle) tersebut, bisa digunakan buat membuka pintu ketika mobil kehilangan daya. Sayangnya ditempatkan di area sulit dijangkau dalam situasi darurat.
“Anda tidak hanya berkendara di atas baterai berbobot 3.000 pounds (1.360 kg). Desain ‘pesawat luar angkasa’ ini adalah pedang bermata dua,” kata West.
Menurut dia, Tesla Cybertruck dibangun dengan mengutamakan estetika desain eksterior ketimbang fungsionalitas.
Jika mengacu pada penjelasan resmi dari Tesla, pintu mobil memang tidak bisa dibuka melalui tombol di interior saat mobil kehilangan daya.
Jadi pemilik harus membuka pakai tuas manual. Letaknya ada di dekat tombol kendali jendela kendaraan.
Sedangkan untuk bagian belakang, penumpang harus membuka karpet di bagian bawah kabin belakang dan menarik kabel mekanikal sehingga pintu kemudian bisa didorong secara manual.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Terkini
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Leapmotor B03 incar konsumen urban, mobil listrik berukuran kompak yang incar konsumen area perkotaan
14 Oktober 2026, 09:00 WIB
Federal Oil terus melakukan berbagai pendekatan untuk mengembangkan pasar dengan konsistensi inovasi
14 Oktober 2026, 07:00 WIB
Aion UT Urban mengisi celah kosong tipe Standard dan Premium, jadi sesusai kebutuhan konsumen di Indonesia