Rencana BAIC Bangun Pabrik Mandiri, Tunggu Penjualan Naik
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Pengacara keluarga korban sebut Tesla Cybertruck dibangun dengan memikirkan desain saja, bukan faktor keamanan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Jelang akhir tahun lalu kasus tewasnya seorang pria asal Texas sempat jadi topik hangat. Dia terbakar hidup-hidup di dalam mobil listrik Tesla Cybertruck setelah mengalami tabrakan.
Kasus ini kembali mencuat karena keluarga korban memutuskan menuntut Tesla. Sebab diketahui insiden tersebut sebenarnya mampu dihindari apabila Michael Sheehan (47), sang korban bisa membuka pintu dari dalam kendaraan.
Fakta terbarunya, disebutkan bahwa korban terbakar di suhu sekitar 5.000 fahrenheit atau setara 2.760 derajat celcius.
Tingkat panas itu sangat parah dan diklaim membuat tulang-tulang Sheehan mengalami fraktur termal. Bahkan ukurannya menjadi delapan inci lebih pendek dari semestinya.
Pihak keluarga menegaskan bahwa kecelakaan tunggal serupa sebenarnya tidak perlu memakan korban jiwa. Tetapi Cybertruck didesain secara tidak optimal dan mengakibatkan pengemudi maupun penumpang terjebak di dalamnya saat terjadi insiden.
Pengacara keluarga Sheehan menegaskan apa yang dialami Sheehan merupakan penyiksaan panjang.
“Kalau Anda pernah ke unit luka bakar di rumah sakit, Anda akan mendengar pasien bahkan sampai meminta dokter agar dibiarkan mati karena sakitnya terlalu hebat,” kata S. Scott West, pengacara keluarga Sheehan dikutip dari The Independent, Minggu (06/07).
10 bulan sejak kematian Sheehan, ia mengklaim telah mencoba berdiskusi dengan pihak Tesla demi menghindari jalur hukum. Namun pembicaraan itu tidak menemui titik terang.
Perwakilan Tesla sudah dihubungi perihal kejadian tersebut. Namun hingga sekarang mereka enggan memberikan keterangan maupun komentar singkat.
Pengacara keluarga Sheehan yang dahulu merupakan insinyur desain industri menyorot ada door handle khusus EV (Electric Vehicle) tersebut, bisa digunakan buat membuka pintu ketika mobil kehilangan daya. Sayangnya ditempatkan di area sulit dijangkau dalam situasi darurat.
“Anda tidak hanya berkendara di atas baterai berbobot 3.000 pounds (1.360 kg). Desain ‘pesawat luar angkasa’ ini adalah pedang bermata dua,” kata West.
Menurut dia, Tesla Cybertruck dibangun dengan mengutamakan estetika desain eksterior ketimbang fungsionalitas.
Jika mengacu pada penjelasan resmi dari Tesla, pintu mobil memang tidak bisa dibuka melalui tombol di interior saat mobil kehilangan daya.
Jadi pemilik harus membuka pakai tuas manual. Letaknya ada di dekat tombol kendali jendela kendaraan.
Sedangkan untuk bagian belakang, penumpang harus membuka karpet di bagian bawah kabin belakang dan menarik kabel mekanikal sehingga pintu kemudian bisa didorong secara manual.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana
25 Agustus 2026, 08:57 WIB
Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan