Tampilan Jaecoo J7 Versi PHEV, Disinyalir Meluncur Tahun Depan

Bukan bermesin konvensional, PT CSI nampaknya akan membawa versi PHEV dari SUV terbaru mereka Jaecoo J7

Tampilan Jaecoo J7 Versi PHEV, Disinyalir Meluncur Tahun Depan

KatadataOTO – SUV (Sport Utility Vehicle) Jaecoo J7 adalah model di bawah sub merek Chery yang bakal dihadirkan di Indonesia. Beberapa waktu lalu, unitnya sempat terlihat dipakai buat operasional di kawasan PIK 2, Jakarta Utara.

Saat itu unitnya diperkirakan pakai mesin konvensional. Emblem atau badge di bagian kirinya bertuliskan AWD (All Wheel Drive).

Sedangkan baru-baru ini Jaecoo J7 yang kemungkinan merupakan mobil tes milik PT CSI (Chery Sales Indonesia) itu memiliki badge PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) di ujung kanan pintu bagasi.

Sama seperti di PIK 2, merek Jaecoo ditempel di bagian fascia dan tengah pintu bagasi telah ditutup. Sehingga hanya terlihat nama J7 dan PHEV.

Chery Jaecoo J7 PHEV
Photo : KatadataOTO

Memang PT CSI sempat mengkonfirmasi bahwa mereka bakal memboyong beberapa model Jaecoo untuk konsumen Tanah Air. Salah satunya adalah iCar03, sekarang justru resmi hadir pakai nama baru yaitu J6.

J6 juga akhirnya meluncur di bawah nama Chery, bukan Jaecoo. Sama seperti model sub merek lain seperti Omoda.

KatadataOTO telah mencoba mengkonfirmasi unit terkait ke pihak Chery. Namun hingga berita ini ditayangkan kami masih belum menerima jawaban.

Sebelumnya, pihak Chery mengatakan bahwa mereka tidak bisa memberikan waktu pasti peluncuran Jaecoo J7. Namun J7 diyakini jadi bagian dari deretan model PHEV yang akan diboyong Chery ke Indonesia.

“Untuk Jaecoo saya masih belum bisa komentar. Tetapi masih On Track (rencana peluncuran J7), waktunya kapan harus ditunggu,” ungkap Zeng Shuo, Assistant President Director PT CSI saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

Hanya saja nampaknya Chery belum percaya diri menghadirkan model baru pakai sub merek. Karena bakal ada tantangan lagi yaitu membuat namanya familiar di masyarakat.

Chery Jaecoo J7 PHEV
Photo : KatadataOTO

Jadi di masa mendatang kemungkinan besar PT CSI menghadirkan model-model potensial dari Jaecoo menggunakan brand Chery. Sehingga masyarakat sudah lebih kenal dan tidak lagi ragu apabila ingin membeli mobil listrik dari manufaktur Tiongkok itu.

Sebagai informasi, Malaysia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara tempat Jaecoo J7 mengaspal. Ada beberapa tipe ditawarkan, penggerak 2WD (Two Wheel Drive) dan AWD (All Wheel Drive) dan sudah berstatus CKD (Completely Knocked Down) atau rakitan lokal.

Varian mesin bensinnya ditawarkan RM 138.800-RM 148.800 (Rp 500,5 jutaan-Rp 536,6 jutaan). Tipe PHEV baru diluncurkan tahun depan, namun konsumen setempat sudah bisa melakukan pemesanan.


Terkini

mobil
Chery

Chery Yakin Penjualan Mobil Tumbuh di 2026, Ini Penyebabnya

Chery menilai mobil menjadi salah satu kebutuhan utama konsumen Indonesia, bakal bantu dorong pasar di 2026

mobil
MG S5 EV

MG S5 EV Diperkenalkan, Siap Debut di IIMS 2026

Kehadiran MG S5 EV memanaskan persaingan pasar mobil listrik Indonesia, menawarkan sejumlah kelebihan

otosport
Valentino Rossi

Valentino Rossi Turun Gunung, Sebut Mandalika Berkarakter

Valentino Rossi beraksi di Sirkuit Mandalika bersama Morbidelli dan Digiannantonio dalam beberapa hari

mobil
Ford

Diler Baru Ford PIK 2 Dibuka, Jangkau Lebih Banyak Konsumen

Ford PIK 2 resmi dibuka, perluas jaringan outlet guna memudahkan pelanggan untuk pembelian mobil dan servis

mobil
iCar V23

Chery Bicara Nasib J6 setelah iCar V23 Debut di RI Tahun Ini

Pihak Chery meyakini kehadiran iCar V23 tidak akan menggantikan keberadaan J6 di RI, isi segmen yang berbeda

mobil
Lepas L8

Uji Coba Kemampuan Performa Lepas L8 Bermasalah

Lepas L8 mengalami masalah ketika dilakukan uji coba dengan awak media di Pusdiklantas Serpong, Tangerang

news
Ganjil Genap Puncak Bogor

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Puncak Bogor Terakhir di Januari

Agar tidak terjadi kemacetan panjang, kepolisian bakal menerapkan ganjil genap puncak Bogor di akhir pekan

mobil
Baterai Mobil Listrik

Eropa Tertinggal 20 Tahun dari Cina Soal Pengembangan Baterai EV

Kesenjangan yang ada membuat para produsen baterai asal Cina menggempur pasar Eropa dalam beberapa waktu