Peluang Jaecoo J5 Hybrid Dibawa ke Indonesia
10 Februari 2026, 19:01 WIB
Bukan bermesin konvensional, PT CSI nampaknya akan membawa versi PHEV dari SUV terbaru mereka Jaecoo J7
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – SUV (Sport Utility Vehicle) Jaecoo J7 adalah model di bawah sub merek Chery yang bakal dihadirkan di Indonesia. Beberapa waktu lalu, unitnya sempat terlihat dipakai buat operasional di kawasan PIK 2, Jakarta Utara.
Saat itu unitnya diperkirakan pakai mesin konvensional. Emblem atau badge di bagian kirinya bertuliskan AWD (All Wheel Drive).
Sedangkan baru-baru ini Jaecoo J7 yang kemungkinan merupakan mobil tes milik PT CSI (Chery Sales Indonesia) itu memiliki badge PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) di ujung kanan pintu bagasi.
Sama seperti di PIK 2, merek Jaecoo ditempel di bagian fascia dan tengah pintu bagasi telah ditutup. Sehingga hanya terlihat nama J7 dan PHEV.
Memang PT CSI sempat mengkonfirmasi bahwa mereka bakal memboyong beberapa model Jaecoo untuk konsumen Tanah Air. Salah satunya adalah iCar03, sekarang justru resmi hadir pakai nama baru yaitu J6.
J6 juga akhirnya meluncur di bawah nama Chery, bukan Jaecoo. Sama seperti model sub merek lain seperti Omoda.
KatadataOTO telah mencoba mengkonfirmasi unit terkait ke pihak Chery. Namun hingga berita ini ditayangkan kami masih belum menerima jawaban.
Sebelumnya, pihak Chery mengatakan bahwa mereka tidak bisa memberikan waktu pasti peluncuran Jaecoo J7. Namun J7 diyakini jadi bagian dari deretan model PHEV yang akan diboyong Chery ke Indonesia.
“Untuk Jaecoo saya masih belum bisa komentar. Tetapi masih On Track (rencana peluncuran J7), waktunya kapan harus ditunggu,” ungkap Zeng Shuo, Assistant President Director PT CSI saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.
Hanya saja nampaknya Chery belum percaya diri menghadirkan model baru pakai sub merek. Karena bakal ada tantangan lagi yaitu membuat namanya familiar di masyarakat.
Jadi di masa mendatang kemungkinan besar PT CSI menghadirkan model-model potensial dari Jaecoo menggunakan brand Chery. Sehingga masyarakat sudah lebih kenal dan tidak lagi ragu apabila ingin membeli mobil listrik dari manufaktur Tiongkok itu.
Sebagai informasi, Malaysia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara tempat Jaecoo J7 mengaspal. Ada beberapa tipe ditawarkan, penggerak 2WD (Two Wheel Drive) dan AWD (All Wheel Drive) dan sudah berstatus CKD (Completely Knocked Down) atau rakitan lokal.
Varian mesin bensinnya ditawarkan RM 138.800-RM 148.800 (Rp 500,5 jutaan-Rp 536,6 jutaan). Tipe PHEV baru diluncurkan tahun depan, namun konsumen setempat sudah bisa melakukan pemesanan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 19:01 WIB
10 Februari 2026, 18:00 WIB
10 Februari 2026, 10:00 WIB
09 Februari 2026, 13:00 WIB
09 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
19 Februari 2026, 19:00 WIB
Untuk pertama kalinya dalam sejarah MotoGP, balapan di Australia bakal digelar di sirkuit jalan raya Adelaide
19 Februari 2026, 18:00 WIB
Alex Rins mengaku sempat menolak tawaran tim satelit Ducati, yakni Gresini Racing dan lebih memilih LCR Honda
19 Februari 2026, 17:00 WIB
Donald Trump memasang beberapa syarat agar mobil Cina bisa mengaspal di Amerika Serikat di masa mendatang
19 Februari 2026, 16:27 WIB
Adopsi kendaraan niaga bertenaga listrik terbilang rendah, Isuzu menanti dukungan lebih kuat dari pemerintah
19 Februari 2026, 15:00 WIB
Debut iCar di Tanah Air berhasil menarik perhatian dengan desain booth menarik dan mobil bergaya hidup modern
19 Februari 2026, 14:00 WIB
Komisi II DPR menyarankan agar pemerintah provinsi memperhatikan kondisi masyarakat sebelum menjalankan opsen
19 Februari 2026, 13:00 WIB
Kehadiran Genesis di RI semakin dekat, namun pihak Hyundai Indonesia masih enggan beberkan informasi rinci
19 Februari 2026, 12:00 WIB
GAC Indonesia mengakui ada beberapa tantangan di 2026 yang harus mereka hadapi agar bisa bertahan lebih optimal