PHEV Bakal Semakin Populer di 2026, Merek Mobil Cina Berjaya
24 Juni 2026, 11:00 WIB
Bukan bermesin konvensional, PT CSI nampaknya akan membawa versi PHEV dari SUV terbaru mereka Jaecoo J7
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – SUV (Sport Utility Vehicle) Jaecoo J7 adalah model di bawah sub merek Chery yang bakal dihadirkan di Indonesia. Beberapa waktu lalu, unitnya sempat terlihat dipakai buat operasional di kawasan PIK 2, Jakarta Utara.
Saat itu unitnya diperkirakan pakai mesin konvensional. Emblem atau badge di bagian kirinya bertuliskan AWD (All Wheel Drive).
Sedangkan baru-baru ini Jaecoo J7 yang kemungkinan merupakan mobil tes milik PT CSI (Chery Sales Indonesia) itu memiliki badge PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) di ujung kanan pintu bagasi.
Sama seperti di PIK 2, merek Jaecoo ditempel di bagian fascia dan tengah pintu bagasi telah ditutup. Sehingga hanya terlihat nama J7 dan PHEV.
Memang PT CSI sempat mengkonfirmasi bahwa mereka bakal memboyong beberapa model Jaecoo untuk konsumen Tanah Air. Salah satunya adalah iCar03, sekarang justru resmi hadir pakai nama baru yaitu J6.
J6 juga akhirnya meluncur di bawah nama Chery, bukan Jaecoo. Sama seperti model sub merek lain seperti Omoda.
KatadataOTO telah mencoba mengkonfirmasi unit terkait ke pihak Chery. Namun hingga berita ini ditayangkan kami masih belum menerima jawaban.
Sebelumnya, pihak Chery mengatakan bahwa mereka tidak bisa memberikan waktu pasti peluncuran Jaecoo J7. Namun J7 diyakini jadi bagian dari deretan model PHEV yang akan diboyong Chery ke Indonesia.
“Untuk Jaecoo saya masih belum bisa komentar. Tetapi masih On Track (rencana peluncuran J7), waktunya kapan harus ditunggu,” ungkap Zeng Shuo, Assistant President Director PT CSI saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.
Hanya saja nampaknya Chery belum percaya diri menghadirkan model baru pakai sub merek. Karena bakal ada tantangan lagi yaitu membuat namanya familiar di masyarakat.
Jadi di masa mendatang kemungkinan besar PT CSI menghadirkan model-model potensial dari Jaecoo menggunakan brand Chery. Sehingga masyarakat sudah lebih kenal dan tidak lagi ragu apabila ingin membeli mobil listrik dari manufaktur Tiongkok itu.
Sebagai informasi, Malaysia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara tempat Jaecoo J7 mengaspal. Ada beberapa tipe ditawarkan, penggerak 2WD (Two Wheel Drive) dan AWD (All Wheel Drive) dan sudah berstatus CKD (Completely Knocked Down) atau rakitan lokal.
Varian mesin bensinnya ditawarkan RM 138.800-RM 148.800 (Rp 500,5 jutaan-Rp 536,6 jutaan). Tipe PHEV baru diluncurkan tahun depan, namun konsumen setempat sudah bisa melakukan pemesanan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 11:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
07 Juni 2026, 18:48 WIB
31 Mei 2026, 19:57 WIB
29 Mei 2026, 07:00 WIB
Terkini
24 Juni 2026, 23:00 WIB
Harga Lepas E4 EV berpeluang ada di rentang Rp 400 juta-Rp 500 jutaan ke atas, disinyalir debut di GIIAS 2026
24 Juni 2026, 21:00 WIB
Carsome membuka empat showroom baru untuk memperkuat ekosistem pasar mobil bekas mereka di Indonesia
24 Juni 2026, 19:00 WIB
Produsen motor listrik Alva berkomitmen membangun ekosistem motor listrik di Indonesia, Investasi Rp1 Triliun
24 Juni 2026, 17:00 WIB
Bagi para konsumen yang melakukan pemesanan DFSK E5 Plus akan diberikan ekslusif benefit senilai Rp 60 juta
24 Juni 2026, 15:00 WIB
Yadea Velax H menjadi kendaraan yang bisa diandalkan sebagai motor listrik yang memiliki banyak kelebihan
24 Juni 2026, 13:14 WIB
New Honda Vario Evo 160 baru saja diluncurkan dengan menawarkan beberapa ubahan, salah satunya desain
24 Juni 2026, 11:00 WIB
Pengamat meyakini PHEV bakal semakin populer di RI, didukung produk-produk Tiongkok dengan harga bersaing
24 Juni 2026, 09:00 WIB
Pada MotoGP Belanda 2026, Marc Marquez hingga Marco Bezzecchi sudah tidak bisa lagi mengandalkan holeshot