Suzuki Periksa Dua Komponen Penting pada Satria Pro dan F150
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
Suzuki Recall S-Presso karena adanya potensi kerusakan pada Steering Tie-Rod sehingga harus segera diganti
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Suzuki recall S-Presso produksi Juli 2022 hingga Maret 2023 dengan jumlah mencapai 2.228 unit. Mobil yang diluncurkan di ajang GIIAS tahun lalu dinilai memiliki risiko kerusakan pada Steering Tie-Rod.
Komponen tersebut bertugas sebagai penghubung sistem kemudi dengan roda agar keseimbangan saat melaju dapat terjaga. Selain itu, komponen juga membantu mengurangi getaran di sektor suspensi.
“Secara global, Suzuki telah mengumumkan perlunya melakukan pemeliharaan kualitas komponen pada S-Presso untuk menjaga keamanan dan keselamatan pelanggan. S-Presso yang dipasarkan di Indonesia juga merupakan bagian dari produk global tersebut,” ungkap Hariadi, Service Asst. to Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) (28/07).
Berdasarkan keterangan dalam siaran pers, perbaikan membutuhkan waktu kurang dari satu jam. Dengan demikian pelanggan tidak perlu menunggu lama dan segera menggunakan kembali mobilnya seperti sedia kala.
Sejumlah persiapan pun sudah dilakukan oleh Suzuki agar program bisa berjalan lancar. Salah satunya adalah menambah ketersediaan suku cadang di 206 lokasi bengkel resmi di 33 provinsi di Indonesia.
Meski demikian, pabrikan asal Jepang itu menyarankan kepada pelanggan untuk melakukan booking di nomor 0800-1100-800 atau whatsapp 0811-1993-0800. Atau bisa juga fitur live chat yang tersedia di website www.suzuki.co.id.
Sementara itu unit stok akan diperiksa hingga dilakukan penggantian terlebih dahulu sebelum dikirim ke pelanggan. Lalu untuk unit produksi mulai April 2023 dan setelahnya sudah mendapatkan pembaharuan.
“Diharapkan langkah ini bisa meningkatkan taraf keamanan dan kenyamanan pelanggan serta mencerminkan komitmen kami terhadap pelayanan yang menyeluruh,” tutup Hariadi.
Suzuki S-Presso hadir di Indonesia sebagai salah satu pilihan alternatif bagi mereka yang hendak berpindah dari sepeda motor ke mobil. Maka tidak heran jika harganya cukup terjangkau yaitu Rp168.3 juta hingga Rp178.3 juta.
Kendaraan ini dilengkapi mesin berkapasitas 1.000 cc berkode K10C serta mampu menghasilkan tenaga 65 hp pada 5.500 rpm dengan torsi maksimum 89 Nm di 3.500 rpm.
Ada dua pilihan transmisi yang dapat dipilih konsumen yakni manual 5 percepatan atau otomatis model AGS (auto gear shift) 5 percepatan. Berkat ini pelanggan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
01 Oktober 2026, 19:00 WIB
27 September 2026, 23:38 WIB
Terkini
29 Oktober 2026, 15:00 WIB
Mazda untuk pertama kalinya hadir meramaikan GIIAS Makassar 2026, bawa produk andalannya yakni SUV CX-5
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
PEVS 2026 menawarkan banyak berbagai program menarik untuk menstimulus masyarakat beralih ke mobil listrik
29 Oktober 2026, 11:00 WIB
Pertamina Lubricants mengkalim memiliki fasilitas produksi terbesar di Asia Tenggara yang memasok 17 negara
29 Oktober 2026, 09:00 WIB
Buat pencinta skutik, new Honda Genio mendapatkan beberapa opsi kelir anyar yang bikin tampilannya beda
29 Oktober 2026, 07:00 WIB
Di bawah naungan PT Permata Otomotif Indonesia (POI), Peugeot Motorcycle kembali hadir di pasar Indonesia
28 Oktober 2026, 23:44 WIB
Kia Puri resmi dibuka, hasil kerjasama dengan PT Sinar Inti Harapan dan akan terus bertambah di kemudian hari
28 Oktober 2026, 16:13 WIB
Rangkaian seri GIIAS berlanjut, kini GIIAS Makassar 2026 resmi dibuka diramaikan berbagai model elektrifikasi
28 Oktober 2026, 13:00 WIB
Komponen CVT pada motor matik perlu diperiksa secara berkala, ini gejalanya jika terjadi potensi kerusakan