Harga Motor Matic Murah September 2026, Nex dan Address Naik
17 September 2026, 22:00 WIB
Suzuki Recall S-Presso karena adanya potensi kerusakan pada Steering Tie-Rod sehingga harus segera diganti
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Suzuki recall S-Presso produksi Juli 2022 hingga Maret 2023 dengan jumlah mencapai 2.228 unit. Mobil yang diluncurkan di ajang GIIAS tahun lalu dinilai memiliki risiko kerusakan pada Steering Tie-Rod.
Komponen tersebut bertugas sebagai penghubung sistem kemudi dengan roda agar keseimbangan saat melaju dapat terjaga. Selain itu, komponen juga membantu mengurangi getaran di sektor suspensi.
“Secara global, Suzuki telah mengumumkan perlunya melakukan pemeliharaan kualitas komponen pada S-Presso untuk menjaga keamanan dan keselamatan pelanggan. S-Presso yang dipasarkan di Indonesia juga merupakan bagian dari produk global tersebut,” ungkap Hariadi, Service Asst. to Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) (28/07).
Berdasarkan keterangan dalam siaran pers, perbaikan membutuhkan waktu kurang dari satu jam. Dengan demikian pelanggan tidak perlu menunggu lama dan segera menggunakan kembali mobilnya seperti sedia kala.
Sejumlah persiapan pun sudah dilakukan oleh Suzuki agar program bisa berjalan lancar. Salah satunya adalah menambah ketersediaan suku cadang di 206 lokasi bengkel resmi di 33 provinsi di Indonesia.
Meski demikian, pabrikan asal Jepang itu menyarankan kepada pelanggan untuk melakukan booking di nomor 0800-1100-800 atau whatsapp 0811-1993-0800. Atau bisa juga fitur live chat yang tersedia di website www.suzuki.co.id.
Sementara itu unit stok akan diperiksa hingga dilakukan penggantian terlebih dahulu sebelum dikirim ke pelanggan. Lalu untuk unit produksi mulai April 2023 dan setelahnya sudah mendapatkan pembaharuan.
“Diharapkan langkah ini bisa meningkatkan taraf keamanan dan kenyamanan pelanggan serta mencerminkan komitmen kami terhadap pelayanan yang menyeluruh,” tutup Hariadi.
Suzuki S-Presso hadir di Indonesia sebagai salah satu pilihan alternatif bagi mereka yang hendak berpindah dari sepeda motor ke mobil. Maka tidak heran jika harganya cukup terjangkau yaitu Rp168.3 juta hingga Rp178.3 juta.
Kendaraan ini dilengkapi mesin berkapasitas 1.000 cc berkode K10C serta mampu menghasilkan tenaga 65 hp pada 5.500 rpm dengan torsi maksimum 89 Nm di 3.500 rpm.
Ada dua pilihan transmisi yang dapat dipilih konsumen yakni manual 5 percepatan atau otomatis model AGS (auto gear shift) 5 percepatan. Berkat ini pelanggan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 September 2026, 22:00 WIB
17 September 2026, 13:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Terkini
17 September 2026, 22:00 WIB
Sejumlah motor matic murah dari Suzuki dan TVS mengalami kenaikan bervariasi pada periode September 2026
17 September 2026, 18:59 WIB
Tim satelit KTM, yakni Tech3 baru mengumumkan Agius untuk masuk ke susunan sementara pembalap MotoGP 2027
17 September 2026, 17:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS siap berlanjut ke Semarang di akhir September 2026, ada promo pembelian tiket
17 September 2026, 15:00 WIB
Merek mobil mewah di RI alami kenaikan penjualan sepanjang periode Agustus 2026, termasuk BMW dan Lexus
17 September 2026, 13:00 WIB
Kei car bertenaga listrik Suzuki e Sky punya peluang hadir di Indonesia sebagai perkenalan atau bahan studi
17 September 2026, 11:00 WIB
Penjualan landai, GWM percaya diri kehadiran produk baru masih bisa bantu tumbuhkan penjualan di 2026
17 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara
17 September 2026, 07:41 WIB
Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air