Suzuki Tebar 71 Titik Bengkel Siaga Dukung Pemudik Lebaran 2026
13 Maret 2026, 13:30 WIB
Suzuki Recall S-Presso karena adanya potensi kerusakan pada Steering Tie-Rod sehingga harus segera diganti
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Suzuki recall S-Presso produksi Juli 2022 hingga Maret 2023 dengan jumlah mencapai 2.228 unit. Mobil yang diluncurkan di ajang GIIAS tahun lalu dinilai memiliki risiko kerusakan pada Steering Tie-Rod.
Komponen tersebut bertugas sebagai penghubung sistem kemudi dengan roda agar keseimbangan saat melaju dapat terjaga. Selain itu, komponen juga membantu mengurangi getaran di sektor suspensi.
“Secara global, Suzuki telah mengumumkan perlunya melakukan pemeliharaan kualitas komponen pada S-Presso untuk menjaga keamanan dan keselamatan pelanggan. S-Presso yang dipasarkan di Indonesia juga merupakan bagian dari produk global tersebut,” ungkap Hariadi, Service Asst. to Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) (28/07).
Berdasarkan keterangan dalam siaran pers, perbaikan membutuhkan waktu kurang dari satu jam. Dengan demikian pelanggan tidak perlu menunggu lama dan segera menggunakan kembali mobilnya seperti sedia kala.
Sejumlah persiapan pun sudah dilakukan oleh Suzuki agar program bisa berjalan lancar. Salah satunya adalah menambah ketersediaan suku cadang di 206 lokasi bengkel resmi di 33 provinsi di Indonesia.
Meski demikian, pabrikan asal Jepang itu menyarankan kepada pelanggan untuk melakukan booking di nomor 0800-1100-800 atau whatsapp 0811-1993-0800. Atau bisa juga fitur live chat yang tersedia di website www.suzuki.co.id.
Sementara itu unit stok akan diperiksa hingga dilakukan penggantian terlebih dahulu sebelum dikirim ke pelanggan. Lalu untuk unit produksi mulai April 2023 dan setelahnya sudah mendapatkan pembaharuan.
“Diharapkan langkah ini bisa meningkatkan taraf keamanan dan kenyamanan pelanggan serta mencerminkan komitmen kami terhadap pelayanan yang menyeluruh,” tutup Hariadi.
Suzuki S-Presso hadir di Indonesia sebagai salah satu pilihan alternatif bagi mereka yang hendak berpindah dari sepeda motor ke mobil. Maka tidak heran jika harganya cukup terjangkau yaitu Rp168.3 juta hingga Rp178.3 juta.
Kendaraan ini dilengkapi mesin berkapasitas 1.000 cc berkode K10C serta mampu menghasilkan tenaga 65 hp pada 5.500 rpm dengan torsi maksimum 89 Nm di 3.500 rpm.
Ada dua pilihan transmisi yang dapat dipilih konsumen yakni manual 5 percepatan atau otomatis model AGS (auto gear shift) 5 percepatan. Berkat ini pelanggan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Maret 2026, 13:30 WIB
10 Maret 2026, 11:00 WIB
01 Maret 2026, 12:00 WIB
23 Februari 2026, 13:00 WIB
21 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
19 Maret 2026, 21:30 WIB
Tidak hanya menggelar mudik gratis, Federal Oil layani pemotor yang ingin beristirahat di sejumlah posko
19 Maret 2026, 15:00 WIB
Harga motor matic 150 cc tidak mengalami kenaikan, cocok bagi Anda yang ingin memanfaatkan THR setelah Lebaran.
19 Maret 2026, 13:17 WIB
Jalur fungsional Tol Japek II Selatan resmi dibuka untuk masyarakat yang ingin berpergian ke Jabodetabek
19 Maret 2026, 11:34 WIB
Ramaikan opsi SUV listrik di segmen premium, BMW iX3 bakal manfaatkan gelaran GIIAS 2026 untuk debut
19 Maret 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil pikap pada Februari 2026 berhasil mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibanding bulan sebelumnya
18 Maret 2026, 21:45 WIB
Mobil Lubricants berupaya mendekatkan diri dengan para mekanik dan bengkel rekanan melalui program mudik
18 Maret 2026, 19:07 WIB
Para rider seperti Marc Marquez dan Acosta memiliki peluang yang sama jadi pemenang di MotoGP Brasil 2026
18 Maret 2026, 11:00 WIB
Setelah merakit LX 125 i-Get yang kini digantikan LX 150, Piaggio berencana rakit model lain Vespa di RI