Tekuk Nissan, Suzuki Jadi Pabrikan Terbesar Ketiga di Jepang Pada 2025

Suzuki berhasil jadi pabrikan mobil terbesar ketiga di Jepang dengan penjualan mencapai 3,29 juta unit

Tekuk Nissan, Suzuki Jadi Pabrikan Terbesar Ketiga di Jepang Pada 2025
Adi Hidayat

KatadataOTO – Suzuki berhasil merebut posisi ketiga sebagai pabrikan mobil terbesar di Jepang yang sebelumnya dimiliki Nissan. Pencapaian ini tentu menjadi catatan tersendiri karena menjadi sebuah pengakuan bahwa produk mereka diterima baik oleh pelanggan.

Sepanjang 2025, Suzuki berhasil mencatatkan angka penjualan sebesar 3.295.013 unit. Jumlah ini 1,4 persen lebih besar ketimbang pencapaian di tahun lalu.

Catatan ini dicapai berkat banyaknya produk yang mereka distribusikan di India. Sepanjang tahun lalu, Suzuki melego sedikitnya 1,84 juta mobil di negara tersebut.

Pencapaian tersebut merupakan kenaikan penjualan kelima mereka secara berturut-turut. Angka ini pun diperkirakan bakal kembali tumbuh di 2026.

Suzuki
Photo: KatadataOTO

Sementara untuk negara lain termasuk Indonesia, total penjualannya hanyalah 721.892 unit. Jumlah tersebut turun sekitar 1,9 persen dibandingkan tahun lalu.

Meski demikan, terjadi peningkatan penjualan di beberapa negara seperti Pakistan dan kawasan Afrika.

Khusus untuk penjualan di Indonesia, Suzuki mencatatkan angka retailsales sebesar 64.838 unit. Jumlah ini turun 6,6 persen dibanding tahun lalu yang sebesar 69.392 unit.

Sementara untuk wholesales, Suzuki berhasil mendistribusikan 66.345 unit atau melemah 0,7 persen. Ketika itu mereka mendistribusikan 66.809 unit di tahun sebelumnya.

Kemudian bila melihat penjualan di Jepang, Suzuki berhasil mencatatkan angka positif yaitu 728.952 unit sepanjang tahun. Angkanya naik 1 persen dibanding catatan di 2024.

Penjualan Suzuki di Jepang didorong oleh besarnya pemintaan di segmen Minivehicle. Pada periode Januari sampai Desember 2025 mereka mengirim 568.547 unit ke seluruh provinsi.

Walau besar, pencapaiannya sebenarnya turun 3,6 persen dibanding periode serupa tahun lalu.

Sementara itu untuk standard and small vehicles, Suzuki mencatat pertumbuhan 21,6 persen menjadi 160.405 unit.

Ekspor Suzuki
Photo: Istimewa

Sedangkan Nissan kini harus puas duduk di posisi keempat pabrikan terbesar di Jepang. Perusahaan tercatat menjual 3.202.137 unit sepanjang 2025.

Jumlah itu turun 4,4 persen dibanding pencapaian mereka di tahun lalu yang sebesar 3.348.692 unit.

Sementara Toyota masih menjadi pabrikan terbesar dengan penjualan mencapai 11,3 juta sepanjang 2025. Sedangkan Honda ada di posisi kedua setelah melepas 3,5 jutaan unit diperiode serupa.


Terkini

komunitas
JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung

mobil
BYD Atto 1

Spesifikasi BYD Atto 1 Terbaru, Harga Rp 199 Jutaan

BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta

mobil
BYD Atto 1

Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat

BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif

otosport
MotoGP Catalunya 2026

Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi

Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru