Cara Honda Menggoda Pengunjung IIMS 2026, Pamerkan Skuad Balap
06 Februari 2026, 08:04 WIB
Tingginya angka pajak kendaraan, akan membuat harga motor baru melambung dan tidak terjangkau masyarakat
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Permintaan motor baru di Indonesia masih akan stabil pada 2026. Bahkan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) telah menentukan target tahun ini.
Mereka ingin ada 6,4 juta unit sampai 6,7 juta unit berhasil dijual oleh Astra Honda Motor (AHM), Suzuki, Yamaha, Kawasaki sampai TVS.
Akan tetapi menurut AISI, ada beberapa hal yang menjadi faktor penentu dalam pertumbuhan pasar kendaraan roda dua anyar.
“Kalau buat industri motor bensin, perpajakan itu jangan sampai ada perubahan,” ungkap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Sigit menjelaskan, jika ada kenaikan pajak kendaraan bermotor (PKB) maka akan memengaruhi harga jual kendaraan.
Bila hal tersebut sampai terjadi, maka permintaan sepeda motor baru di Tanah Air pada 2026 bakal terdampak.
Masyarakat akan menunda pembelian terhadap kendaraan roda dua. Mereka memilih untuk menabungkan uangnya atau membeli motor bekas.
Di sisi lain penerapan opsen PKB dan BBNKB di sejumlah daerah berpotensi berubah. Sebab pada tahun lalu pemberian relaksasi hanya bersifat sementara.
“Jangan ada kenaikan (pajak) yang signifikan, karena setiap tahun itu sudah pasti ada kenaikan sekitar 10 persen dari penyesuaian harga motor baru,” Sigit melanjutkan.
Kalau bisa pemerintah melihat lebih jauh, dalam menetapkan sebuah kebijakan baru. Jangan sampai memberatkan masyarakat maupun pelaku industri.
Selain itu Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri juga diminta untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
“Kurs rupiah itu juga dapat menentukan harga jual, karena dalam situasi seperti ini kita berusaha menjaga ekosistem,” tegas Sigit.
Tingginya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat misal, bakal membawa dampak bagi belanja bahan baku para pabrikan.
Mengingat ada sejumlah komponen pada kendaraan roda dua yang tidak diproduksi di dalam negeri, seperti chip semikonduktor.
Sebagai informasi, penjualan motor baru turut berpengaruh oleh beberapa faktor. Semisal kondisi geopolitik global.
Harga komoditas serta kondisi cuaca juga akan memengaruhi stabilitas daya beli masyarakat terhadap kendaraan roda dua pada tahun ini.
AISI menilai, dukungan lembaga pembiayaan yang kuat dinilai mampu mendorong terjadinya realisasi penjualan di pasar sepeda motor domestik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Februari 2026, 08:04 WIB
05 Februari 2026, 13:07 WIB
05 Februari 2026, 12:00 WIB
04 Februari 2026, 14:00 WIB
04 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
08 Februari 2026, 12:00 WIB
Italjet memajang tiga motor matic mereka guna menggoda konsumen di IIMS 2026, salah satunya adalah R200
08 Februari 2026, 10:00 WIB
Rexco 18 Contact Cleaner hadir untuk memberikan kemudahan para pemilik kendaraan setrum melakukan perawatan
08 Februari 2026, 08:00 WIB
Mazda CX-60 Sport mendapat sentuhan ringan yang dipercaya bisa memberikan nilai lebih bagi para penggunanya
08 Februari 2026, 07:00 WIB
Kolaborasi Pindad dan Ashok Leyland saling memperkuat di bidang mobilitas dan teknologi pertahanan maju
07 Februari 2026, 20:00 WIB
Venom Purple hadir di IIMS 2026 dengan menawarkan beragam aksesoris menarik untuk dunia modifikasi kendaraan
07 Februari 2026, 16:24 WIB
Zeekr kembali mengaspal di Indonesia, jenama asal Cina ini langsung memboyong dua mobil dalam gelaran IIMS 2026
07 Februari 2026, 15:00 WIB
Tekiro kembali meramaikan ajang IIMS 2026 dengan memboyong berbagai produk unggulan hingga promo terbaik
07 Februari 2026, 14:00 WIB
Hyundai berharap ada peningkatan animo di IIMS 2026, sehingga bisa menjual lebih banyak mobil baru mereka