Tarif Tol Sedyatmo Naik Mulai 5 Januari 2026, Ini Harga Terbaru
04 Januari 2026, 09:00 WIB
Kemeterian PUPR gandeng perusahaan Hungaria untuk buat akhir tahun bayar tol tak perlu berhenti sehingga jalan tol lebih lancar
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) resmi menyiapkan teknologi transaksi pembayaran tol non-tunai nir sentuh Multi Lane Free Flow (MLFF). Dengan ini maka pada akhir tahun bayar tol tak perlu berhenti
Penegasan ini disampaikan melalui Surat Menteri PUPR Nomor : PB.02.01-Mn/132 tanggal 27 Januari 2021 yang menetapkan Roatex Ltd sebagai pemrakarsa proyek sebagai pemenang lelang. Oleh karenanya Roatex Ltd. Xrt membentuk perusahaan sebagai operatornya dengan nama PT Oratex Indonesia Toll System (RITS).
“Pemerintah melalui Kementerian PUPR terus meningkatkan tata kelola sistem layanan jalan tol melalui penerapan sistem transaksi Tol Nontunai Nirsentuh MLFF,” ungkap Basusi Hadimuljono, Menteri PUPR.
MLFF merupakan hasil dari kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Hungaria yang bertujuan untuk meningkatkan sistem pembayaran tol di Indonesia. Proyek ini diinisiasi saat kunjungan Victor Orban, Perdana Menteri Hungaria pada 2016.
Sistem ini menggunakan teknologi Global Bavigation Satellite System (GNSS) dan melakukan transaksi melalui aplikasi khusus jalan tol di smartphone pengendara. Selanjutnya GPS akan menentukan lokasi yang ditentukan oleh satelit dan proses map matching berlajalan di central system.
Dengan demikian saat kendaraan keluar tol dan proses map-matching berakhir maka sistem akan melakukan kalkulasi tarif. Teknologi GNSS telah berhasil diterapkan di negara-negara Eropa Timur termasuk Hungaria dalam 7 tahun terakhir.
Selain bisa meningkatkan efisiensi biaya operasional jalan tol, kecepatan kendaraan juga akan lebih stabil ketimbang sebelumnya. Pasalnya pengendara tidak perlu menghentikan kendaraan saat hendak melakukan transaksi sehingga waktu tempuh pengendara akan lebih optimal.
Pada Desember 2021, Kementerian PUPR menegaskan bahwa pihaknya akan mengejar program tersebut agar bisa diterapkan selambat-lambatnya pada akhir 2022. Jabidetabek dikabarkan akan menjadi wilayah pertama yang akan menerapkan sistem pembayaran MLFF.
Pengembangan kemudian akan terus dilakukan pada daerah-daerah lain sehingga diharapkan pada September 2023, layanan ini sudah tersebar ke seluruh Indonesia. Tentunya sistem MLFF akan menguntungkan bagi masyarakat yang memang sudah bosan untuk berhenti saat hendak membayar tol.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Januari 2026, 09:00 WIB
29 Desember 2025, 13:00 WIB
26 Desember 2025, 07:00 WIB
19 Desember 2025, 07:00 WIB
09 Desember 2025, 12:03 WIB
Terkini
09 Januari 2026, 19:00 WIB
Sejumlah komunitas motor berkumpul di kawasan Sentul, Jawa Barat untuk kamping bersama menyambut silahturahmi
09 Januari 2026, 18:00 WIB
Nama Hyundai Ioniq 5 N ramai jadi perbincangan pasca terbakar di Medan, diduga milik Gubernur Sumatera Utara
09 Januari 2026, 17:00 WIB
Hyundai mengalami penurunan penjualan mobil di penghujung tahun, menjadi capaian terendahnya sepanjang 2025
09 Januari 2026, 16:00 WIB
Ada syarat yang harus dipenuhi untuk memanfaatkan diskon Suzuki Jimny 5 pintu sebesar Rp 100 juta di awal 2026
09 Januari 2026, 15:00 WIB
Model edisi khusus Toyota GR Yaris Morizo RR hanya bisa dibeli melalui aplikasi GR App, unitnya terbatas
09 Januari 2026, 14:00 WIB
Demi mengurai kemacetan yang sering terjadi, kepolisian menyiapkan ganjil genap Puncak Bogor dan one way
09 Januari 2026, 13:00 WIB
Motul mendukung pembalap Indonesia dan para pembalap yang ikut serta dalam ajang balap Rally Dakar 2026
09 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki Indonesia mulai waspadai potensi penurunan ekspor kendaraan akibat adanya sistem proteksi di Meksiko