Daftar 10 Tol Fungsional yang Beroperasi Saat Mudik Lebaran 2026
21 Februari 2026, 19:00 WIB
Kemeterian PUPR gandeng perusahaan Hungaria untuk buat akhir tahun bayar tol tak perlu berhenti sehingga jalan tol lebih lancar
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) resmi menyiapkan teknologi transaksi pembayaran tol non-tunai nir sentuh Multi Lane Free Flow (MLFF). Dengan ini maka pada akhir tahun bayar tol tak perlu berhenti
Penegasan ini disampaikan melalui Surat Menteri PUPR Nomor : PB.02.01-Mn/132 tanggal 27 Januari 2021 yang menetapkan Roatex Ltd sebagai pemrakarsa proyek sebagai pemenang lelang. Oleh karenanya Roatex Ltd. Xrt membentuk perusahaan sebagai operatornya dengan nama PT Oratex Indonesia Toll System (RITS).
“Pemerintah melalui Kementerian PUPR terus meningkatkan tata kelola sistem layanan jalan tol melalui penerapan sistem transaksi Tol Nontunai Nirsentuh MLFF,” ungkap Basusi Hadimuljono, Menteri PUPR.
MLFF merupakan hasil dari kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Hungaria yang bertujuan untuk meningkatkan sistem pembayaran tol di Indonesia. Proyek ini diinisiasi saat kunjungan Victor Orban, Perdana Menteri Hungaria pada 2016.
Sistem ini menggunakan teknologi Global Bavigation Satellite System (GNSS) dan melakukan transaksi melalui aplikasi khusus jalan tol di smartphone pengendara. Selanjutnya GPS akan menentukan lokasi yang ditentukan oleh satelit dan proses map matching berlajalan di central system.
Dengan demikian saat kendaraan keluar tol dan proses map-matching berakhir maka sistem akan melakukan kalkulasi tarif. Teknologi GNSS telah berhasil diterapkan di negara-negara Eropa Timur termasuk Hungaria dalam 7 tahun terakhir.
Selain bisa meningkatkan efisiensi biaya operasional jalan tol, kecepatan kendaraan juga akan lebih stabil ketimbang sebelumnya. Pasalnya pengendara tidak perlu menghentikan kendaraan saat hendak melakukan transaksi sehingga waktu tempuh pengendara akan lebih optimal.
Pada Desember 2021, Kementerian PUPR menegaskan bahwa pihaknya akan mengejar program tersebut agar bisa diterapkan selambat-lambatnya pada akhir 2022. Jabidetabek dikabarkan akan menjadi wilayah pertama yang akan menerapkan sistem pembayaran MLFF.
Pengembangan kemudian akan terus dilakukan pada daerah-daerah lain sehingga diharapkan pada September 2023, layanan ini sudah tersebar ke seluruh Indonesia. Tentunya sistem MLFF akan menguntungkan bagi masyarakat yang memang sudah bosan untuk berhenti saat hendak membayar tol.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Februari 2026, 19:00 WIB
04 Januari 2026, 09:00 WIB
29 Desember 2025, 13:00 WIB
26 Desember 2025, 07:00 WIB
19 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
12 April 2026, 18:27 WIB
BYD Indonesia menanggapi keluhan Akbar Faisal yang mengatakan mobil listrik miliknya mengalami masalah
12 April 2026, 15:00 WIB
Krisis energi dan kemungkinan kenaikan harga bensin jadi alasan Jaecoo enggan membawa J5 versi hybrid
12 April 2026, 13:00 WIB
Foton Indonesia berencana untuk melebarkan fokus pasar mereka, demi mendorong adopsi kendaraan listrik
12 April 2026, 11:00 WIB
Toyota Kijang Innova Diesel bekas lansiran 2023 ditawarkan dengan beragam paket untuk menarik pelanggan
12 April 2026, 09:00 WIB
Impor kendaraan niaga terkhusus truk, disebut Gaikindo sebagai biang kerok lesunya penjualan di Indonesia
12 April 2026, 07:00 WIB
Menurut data AISI, wholesales motor baru turun 23,6 persen di Maret 2026 dibandingkan satu bulan sebelumnya
11 April 2026, 21:57 WIB
Yadea OSta memiliki keunggulan fitur keselamatan dan jarak tempuh yang cukup jauh hingga 150 kilometer
11 April 2026, 17:28 WIB
Festival otomotif dan lifestyle Jaecoo Land digelar 11-12 April 2026 di One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan