Penjualan Mobil Bekas Tumbuh 12 Persen di GIIAS 2026
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
Harga mobil baru berpotensi meningkat dalam waktu dekat jika terus menerus tertekan karena rupiah melemah
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus melemah. Bahkan pada Kamis (04/06) sempat menyentuh angka Rp 18 ribuan.
Tentu kondisi ini cukup mengkhawatirkan para pelaku di industri otomotif. Sebab harga mobil baru berpotensi melambung tinggi.
“Jadi pricing kami itu menyesuaikan lagi dengan (kondisi) lapangan dan market,” ungkap Anton Jimmi Suwandy, Chief Executive Auto2000 di Pantai Indah Kapuk (PIK).
Lebih jauh dijelaskan bahwa Auto2000 melihat beberapa faktor, dalam menentukan banderol kendaraan roda empat yang mereka niagakan.
Seperti contoh situasi geopolitik hingga naiknya harga plastik dalam beberapa waktu belakangan. Selain itu, nilai tukar rupiah juga menjadi pertimbangan.
Meski begitu sampai sekarang, Anton menjelaskan bahwa Auto2000 belum berniat menaikkan harga Toyota Avanza, Agya dan produk lain.
Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada para konsumen untuk memanfaatkan kondisi harga mobil baru yang masih dipertahankan.
“Imbauan kami mumpung harga penyesuaian belum maksimal, jadi ini kesempatan baik kalau mau beli mobil sekarang,” lanjut Anton.
Anton menuturkan bahwa dia tidak bisa memperkirakan sampai kapan Auto2000, mampu menahan banderol kendaraan roda empat anyar.
Sebab menurut ia, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar cepat atau lambat pasti akan membawa dampak pada harga mobil baru.
“Karena kalau dolar naik, historinya harga mobil akan naik,” tegas Anton.
Di sisi lain, Auto2000 juga masih menahan harga komponen kendaraan di tengah melemahnya nilai tukar rupiah.
“Untuk oli sampai sekarang belum ada kenaikan. Tapi saya enggak tahu ke depannya bagaimana, apalagi sekarang dolar sudah Rp 18 ribu,” pungkas Anton.
Hal serupa terjadi pada biaya servis rutin kendaraan. Auto2000 diklaim belum menaikkan harga jasa mereka.
Pengguna Toyota Avanza, Rush hingga Agya yang berniat melakukan perawatan di bengkel Auto2000 tidak perlu ditunda-tunda lagi.
“Saya juga mengimbau teman-teman di cabang, kalau butuh pembelian mobil dan servis, ya jangan ditunda-tunda karena kalau melihat kondisi sekarang kan tidak bisa dikontrol,” tutur Anton.
Pemerintah pun harus bergerak secepatnya, untuk menangani situasi pelemahan nilai tukar rupiah agar tidak berlangsung lama.
Pasalnya jika terjadi terus-menerus, maka akan memengaruhi banyak hal. Termasuk pada sektor industri otomotif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
Terkini
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana
25 Agustus 2026, 08:57 WIB
Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan
24 Agustus 2026, 18:54 WIB
FIFGroup rayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara melakukan perjalanan panjang dan bermakna
24 Agustus 2026, 18:22 WIB
Avatr 07L siap menjadi rival setara buat Denza, tawarkan kendaraan premium ramah lingkungan di Indonesia
24 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pergeseran minat pelaku usaha menuju kendaraan elektrifikasi, khususnya hybrid, sudah mulai terlihat
24 Agustus 2026, 06:20 WIB
Untuk bisa nyaman menggunakan kendaraan pribadi di Ibu Kota, Ikuti aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini