Spesifikasi Toyota Hilux BEV, Pikap Listrik Harga Rp 1 M
03 Juli 2026, 13:41 WIB
Harga mobil baru berpotensi meningkat dalam waktu dekat jika terus menerus tertekan karena rupiah melemah
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus melemah. Bahkan pada Kamis (04/06) sempat menyentuh angka Rp 18 ribuan.
Tentu kondisi ini cukup mengkhawatirkan para pelaku di industri otomotif. Sebab harga mobil baru berpotensi melambung tinggi.
“Jadi pricing kami itu menyesuaikan lagi dengan (kondisi) lapangan dan market,” ungkap Anton Jimmi Suwandy, Chief Executive Auto2000 di Pantai Indah Kapuk (PIK).
Lebih jauh dijelaskan bahwa Auto2000 melihat beberapa faktor, dalam menentukan banderol kendaraan roda empat yang mereka niagakan.
Seperti contoh situasi geopolitik hingga naiknya harga plastik dalam beberapa waktu belakangan. Selain itu, nilai tukar rupiah juga menjadi pertimbangan.
Meski begitu sampai sekarang, Anton menjelaskan bahwa Auto2000 belum berniat menaikkan harga Toyota Avanza, Agya dan produk lain.
Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada para konsumen untuk memanfaatkan kondisi harga mobil baru yang masih dipertahankan.
“Imbauan kami mumpung harga penyesuaian belum maksimal, jadi ini kesempatan baik kalau mau beli mobil sekarang,” lanjut Anton.
Anton menuturkan bahwa dia tidak bisa memperkirakan sampai kapan Auto2000, mampu menahan banderol kendaraan roda empat anyar.
Sebab menurut ia, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar cepat atau lambat pasti akan membawa dampak pada harga mobil baru.
“Karena kalau dolar naik, historinya harga mobil akan naik,” tegas Anton.
Di sisi lain, Auto2000 juga masih menahan harga komponen kendaraan di tengah melemahnya nilai tukar rupiah.
“Untuk oli sampai sekarang belum ada kenaikan. Tapi saya enggak tahu ke depannya bagaimana, apalagi sekarang dolar sudah Rp 18 ribu,” pungkas Anton.
Hal serupa terjadi pada biaya servis rutin kendaraan. Auto2000 diklaim belum menaikkan harga jasa mereka.
Pengguna Toyota Avanza, Rush hingga Agya yang berniat melakukan perawatan di bengkel Auto2000 tidak perlu ditunda-tunda lagi.
“Saya juga mengimbau teman-teman di cabang, kalau butuh pembelian mobil dan servis, ya jangan ditunda-tunda karena kalau melihat kondisi sekarang kan tidak bisa dikontrol,” tutur Anton.
Pemerintah pun harus bergerak secepatnya, untuk menangani situasi pelemahan nilai tukar rupiah agar tidak berlangsung lama.
Pasalnya jika terjadi terus-menerus, maka akan memengaruhi banyak hal. Termasuk pada sektor industri otomotif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Juli 2026, 13:41 WIB
01 Juli 2026, 09:51 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
Terkini
13 Juli 2026, 06:00 WIB
Jelang akhir pekan, pengguna kendaraan roda empat tetap patut waspada dengan aturan ganjil genap Jakarta
13 Juli 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dimanfaatkan hari ini di fasilitas SIM keliling Jakarta, simak lokasinya
12 Juli 2026, 20:01 WIB
Marc Marquez kembali membuktikan performanya di MotoGP Jerman 2026, duo rider satelit Aprilia naik podium
12 Juli 2026, 14:44 WIB
Changan Indonesia menggelar Media Test Drive produk mereka yang terbaru yakni Deepal S05 BEV dan REEV
11 Juli 2026, 21:00 WIB
Data terbaru dari Gaikindo menunjukkan angka wholesales PHEV berhasil mencapai 2.402 unit sepanjang Juni 2026
11 Juli 2026, 20:48 WIB
Marc dan Alex Marquez berhasil menjadi yang terdepan dalam balapan di sesi sprint race MotoGP Jerman 2026
11 Juli 2026, 09:00 WIB
REEV menjadi satu alternatif teknologi ramah lingkungan baru yang bakal ditawarkan oleh berbagai merek Cina
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Kecelakaan McLaren kembali menjadi pengingat tentang pentingnya kesadaran keselamatan berkendara sportscar