GR Garage Auto2000 Kenalkan Skuad Musim 2026, Incar Gelar Juara
05 Juni 2026, 09:00 WIB
Harga mobil baru berpotensi meningkat dalam waktu dekat jika terus menerus tertekan karena rupiah melemah
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus melemah. Bahkan pada Kamis (04/06) sempat menyentuh angka Rp 18 ribuan.
Tentu kondisi ini cukup mengkhawatirkan para pelaku di industri otomotif. Sebab harga mobil baru berpotensi melambung tinggi.
“Jadi pricing kami itu menyesuaikan lagi dengan (kondisi) lapangan dan market,” ungkap Anton Jimmi Suwandy, Chief Executive Auto2000 di Pantai Indah Kapuk (PIK).
Lebih jauh dijelaskan bahwa Auto2000 melihat beberapa faktor, dalam menentukan banderol kendaraan roda empat yang mereka niagakan.
Seperti contoh situasi geopolitik hingga naiknya harga plastik dalam beberapa waktu belakangan. Selain itu, nilai tukar rupiah juga menjadi pertimbangan.
Meski begitu sampai sekarang, Anton menjelaskan bahwa Auto2000 belum berniat menaikkan harga Toyota Avanza, Agya dan produk lain.
Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada para konsumen untuk memanfaatkan kondisi harga mobil baru yang masih dipertahankan.
“Imbauan kami mumpung harga penyesuaian belum maksimal, jadi ini kesempatan baik kalau mau beli mobil sekarang,” lanjut Anton.
Anton menuturkan bahwa dia tidak bisa memperkirakan sampai kapan Auto2000, mampu menahan banderol kendaraan roda empat anyar.
Sebab menurut ia, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar cepat atau lambat pasti akan membawa dampak pada harga mobil baru.
“Karena kalau dolar naik, historinya harga mobil akan naik,” tegas Anton.
Di sisi lain, Auto2000 juga masih menahan harga komponen kendaraan di tengah melemahnya nilai tukar rupiah.
“Untuk oli sampai sekarang belum ada kenaikan. Tapi saya enggak tahu ke depannya bagaimana, apalagi sekarang dolar sudah Rp 18 ribu,” pungkas Anton.
Hal serupa terjadi pada biaya servis rutin kendaraan. Auto2000 diklaim belum menaikkan harga jasa mereka.
Pengguna Toyota Avanza, Rush hingga Agya yang berniat melakukan perawatan di bengkel Auto2000 tidak perlu ditunda-tunda lagi.
“Saya juga mengimbau teman-teman di cabang, kalau butuh pembelian mobil dan servis, ya jangan ditunda-tunda karena kalau melihat kondisi sekarang kan tidak bisa dikontrol,” tutur Anton.
Pemerintah pun harus bergerak secepatnya, untuk menangani situasi pelemahan nilai tukar rupiah agar tidak berlangsung lama.
Pasalnya jika terjadi terus-menerus, maka akan memengaruhi banyak hal. Termasuk pada sektor industri otomotif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Juni 2026, 09:00 WIB
04 Juni 2026, 19:34 WIB
03 Juni 2026, 20:37 WIB
26 Mei 2026, 20:30 WIB
25 Mei 2026, 19:00 WIB
Terkini
05 Juni 2026, 09:00 WIB
GR Garage Auto2000 perkenalkan skuad untuk ambil bagian dalam ajang Kejurnas Mandalika Festival of Speed 2026
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali menjadi andalan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Masyarakat di Kota Kembang bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi pada hari ini
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Wuling Eksion dikatakan mendapat antuasiasme positif dari masyarakat Indonesia karena sejumlah kelebihannya
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat melayani prosedur perpanjangan SIM yang aktif
04 Juni 2026, 19:34 WIB
Toyota Kijang Innova Ambulans diharapkan dapat mempermudah mobilitas layanan kesehatan masyarakat Aceh Tamiang
04 Juni 2026, 11:00 WIB
Perusahaan asuransi sebut klaim kerusakan mobil listrik atau EV lebih tinggi dari kendaraan konvensional
04 Juni 2026, 09:00 WIB
Jetour T1 i-DM hadir untuk memenuhi kebutuhan mobilitas para konsumen yang tengah mencari mobil PHEV