MG Tunggu Aturan Teknis Insentif Mobil Listrik 2026
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Insentif kendaraan listrik kembali dipertimbangkan untuk bisa menarik minat para pelanggan di Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan mempertimbangkan untuk memberikan kembali insentif kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Ia bahkan mengaku tengah melakukan kajian dengan otoritas dan pelaku industri terkait.
Ada pun pembicaraan tersebut sudah dilakukan bersama Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Sehingga diharapkan hasilnya bisa segera disampaikan kepada masyarakat.
“Gaikindo mengundang mau pameran tapi juga diskusi misalnya kalau perlu insentif. Dukungan seperti apa untuk mobil listrik dan lain-lain,” kata Purbaya dilansir Antara (13/04).
Meski demikian dirinya mengaku bahwa pembahasan bersama Gaikindo belum rampung. Sehingga masih diperkukan pertemuan lanjutan agar semua bisa rampung.
Hal ini sedikit berbeda dibanding motor listrik yang sedikit lebih jelas arahnya. Ia mengungkap bahwa dirinya tengah berkoordinasi dengan Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian.
Ia menjelaskan bahwa insentif tersebut nantinya diarahkan kepada motor listrik baru.
“Saya masih akan bicarakan dengan Menteri Perindustrian, kira-kira akan ada insentif untuk motor listrik yang baru,” tuturnya.
Sementara itu Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkap bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi terkait insentif motor listrik. Hanya saja besarannya masih dalam pembahasan dengan Kementerian Keuangan.
"Masih dibicarakan," tegas Menperin.
Meski demikian dirinya menegaskan bahwa pemerintah sedang menyiapkan regulasi untuk mendukung percepatan adopsi EV khususnya sepeda motor. Hal ini penting karena Presiden Prabowo Subianto ingin seluruh kendaraan ke depan akan berbasis listrik
“Ya, karena memang sekarang semakin kelihatan kepentingannya untuk itu, untuk mengurangi ketergantungan kita terhadap bahan bakar fosil. Jadi memang tidak ada pilihan lain bahwa kita harus convert ke listrik,” katanya.
Meski demikan, produksi motor konvensional dipastikan tidak akan dihentikan. Namun sasarannya bakal sedikit berubah karena bakal lebih fokus untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor, terutama ke kawasan baru.
Sebelumnya diberitakan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengungkap bahwa Indonesia sudah memiliki kemampuan untuk memproduksi kendaraan komersial listrik seperti bus dan truk. Ini dinilai merupakan langkah penting dalam pengembangan ekosistem EV.
Oleh sebab itu, dirinya pun tengah mempersiapkan pembentukan perusahaan pemerintah agar bisa memproduksi kendaraan listrik khususnya di segmen sedan.
"Kita juga sedang bentuk perusahaan untuk memproduksi sedan dari listrik," tegasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
06 Mei 2026, 15:00 WIB
24 April 2026, 15:00 WIB
06 April 2026, 08:37 WIB
Terkini
31 Mei 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik kompak Changan Nevo Q05 baru-baru ini debut lebih dulu di Thailand dengan harga kompetitif
30 Mei 2026, 20:44 WIB
Raul Fernandez berhasil menjadi pemenang sesi sprint race MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello hari ini
30 Mei 2026, 13:03 WIB
Honda Racing Indonesia kedatangan satu pembalap baru untuk menyambut musim balap 2026 agar kompetitif
29 Mei 2026, 21:16 WIB
Teaser Mitsubishi Pajero generasi terbaru dibagikan, pakai bahasa desain serupa Xforce dan Destinator
29 Mei 2026, 21:12 WIB
iCAR V23 merupakan SUV listrik yang berkarakter dan memiliki berbagai kelebihan untuk menggoda konsumen
29 Mei 2026, 18:08 WIB
Jetour T1 i-DM mengisi kelas di bawah T2, sudah dibekali teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV)
29 Mei 2026, 13:00 WIB
Marc Marquez bertekad tampil maksimal saat menjalani MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello akhir pekan ini
29 Mei 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi Destinator sebagai SUV 7 penumpang menawarkan banyak kemudahan dalam perjalanan sehari-hari