Purbaya Kembali Pertimbangkan Insentif Kendaraan Listrik

Insentif kendaraan listrik kembali dipertimbangkan untuk bisa menarik minat para pelanggan di Indonesia

Purbaya Kembali Pertimbangkan Insentif Kendaraan Listrik
Adi Hidayat

KatadataOTO – Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan mempertimbangkan untuk memberikan kembali insentif kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Ia bahkan mengaku tengah melakukan kajian dengan otoritas dan pelaku industri terkait.

Ada pun pembicaraan tersebut sudah dilakukan bersama Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Sehingga diharapkan hasilnya bisa segera disampaikan kepada masyarakat.

“Gaikindo mengundang mau pameran tapi juga diskusi misalnya kalau perlu insentif. Dukungan seperti apa untuk mobil listrik dan lain-lain,” kata Purbaya dilansir Antara (13/04).

Meski demikian dirinya mengaku bahwa pembahasan bersama Gaikindo belum rampung. Sehingga masih diperkukan pertemuan lanjutan agar semua bisa rampung.

Wuling Air ev
Photo: KatadataOTO

Hal ini sedikit berbeda dibanding motor listrik yang sedikit lebih jelas arahnya. Ia mengungkap bahwa dirinya tengah berkoordinasi dengan Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian.

Ia menjelaskan bahwa insentif tersebut nantinya diarahkan kepada motor listrik baru.

“Saya masih akan bicarakan dengan Menteri Perindustrian, kira-kira akan ada insentif untuk motor listrik yang baru,” tuturnya.

Sementara itu Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkap bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi terkait insentif motor listrik. Hanya saja besarannya masih dalam pembahasan dengan Kementerian Keuangan.

"Masih dibicarakan," tegas Menperin.

Meski demikian dirinya menegaskan bahwa pemerintah sedang menyiapkan regulasi untuk mendukung percepatan adopsi EV khususnya sepeda motor. Hal ini penting karena Presiden Prabowo Subianto ingin seluruh kendaraan ke depan akan berbasis listrik

“Ya, karena memang sekarang semakin kelihatan kepentingannya untuk itu, untuk mengurangi ketergantungan kita terhadap bahan bakar fosil. Jadi memang tidak ada pilihan lain bahwa kita harus convert ke listrik,” katanya.

Meski demikan, produksi motor konvensional dipastikan tidak akan dihentikan. Namun sasarannya bakal sedikit berubah karena bakal lebih fokus untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor, terutama ke kawasan baru.

Dorong Kemajuan Industri EV

Prabowo
Photo: Antara

Sebelumnya diberitakan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengungkap bahwa Indonesia sudah memiliki kemampuan untuk memproduksi kendaraan komersial listrik seperti bus dan truk. Ini dinilai merupakan langkah penting dalam pengembangan ekosistem EV.

Oleh sebab itu, dirinya pun tengah mempersiapkan pembentukan perusahaan pemerintah agar bisa memproduksi kendaraan listrik khususnya di segmen sedan.

"Kita juga sedang bentuk perusahaan untuk memproduksi sedan dari listrik," tegasnya.


Terkini

mobil
BYD

Krisis Energi, PM Thailand Pilih Pergi Naik BYD Sealion 7

BYD Sealion 7 mulai menuai respons positif di tengah krisis energi, jadi mobil operasional pilihan PM Thailand

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 13 April 2026, Ada di ITC Kebon Pala

Demi memfasilitasi para pengendara motor dan mobil, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta di Awal Pekan, Hari Ini 13 April 2026

Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali tersedia untuk perpanjangan hari ini, simak informasi lengkapnya

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 13 April 2026, Jangan Salah Pilih Rute Jalan

Ganjil genap Jakarta pada 13 April 2026 diterapkan pada puluhan ruas jalan sehingga masyarakat tidak bisa asal melintas

mobil
BYD

BYD Respon Akbar Faisal, Prioritas Kepuasaan Pelanggan

BYD Indonesia menanggapi keluhan Akbar Faisal yang mengatakan mobil listrik miliknya mengalami masalah

mobil
Jaecoo J5 SHS

Jaecoo Tepis Rumor Kehadiran J5 Hybrid di RI

Krisis energi dan kemungkinan kenaikan harga bensin jadi alasan Jaecoo enggan membawa J5 versi hybrid

mobil
Foton

Foton Dorong Adopsi EV di Indonesia, Sasar Industri Pertambangan

Foton Indonesia berencana untuk melebarkan fokus pasar mereka, demi mendorong adopsi kendaraan listrik

mobil
Toyota Kijang Innova diesel bekas

Toyota Kijang Innova Diesel Bekas 2023, Ada Paket TDP Rp 15 Juta

Toyota Kijang Innova Diesel bekas lansiran 2023 ditawarkan dengan beragam paket untuk menarik pelanggan