GWM Gandeng BMW Bikin Mobil Listrik Ora 7
17 Juni 2026, 07:00 WIB
Kehadiran mobil listrik baru Polytron, diharapkan bisa menggairahkan pasar kendaraan roda empat di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Saat ini banyak opsi mobil listrik di Indonesia. Salah satunya yang ditawarkan oleh Polytron.
Mereka telah memasarkan Polytron G3 dan G3+ kepada para konsumen di Tanah Air.
Namun mereka tidak mau berpuas diri. Kini Polytron tengah bersiap meluncurkan Electric Vehicle (EV) baru.
"Jadi saat ini memang kita ada rencana untuk mengeluarkan update mobil lagi ya," ungkap Philip Samuel Tandio, Product Specialist EV 4-Wheels Polytron di Jakarta, Selasa (10/03).
Menurut dia, keputusan Polytron meluncurkan mobil listrik baru adalah untuk menggairahkan pasar.
Kemudian menggoda masyarakat guna berpindah, memboyong kendaraan roda empat setrum.
Sayang ia belum mau membocorkan informasi soal produk anyar Polytron, termasuk mengenai segmen yang bakal disasar.
"Kita belum bisa membukanya saat ini. Yang pasti next bukan SUV lagi," tegas Philip.
Memang isu peluncuran mobil baru Polytron sudah tersiar sejak awal tahun ini.
Ketika itu kabar tersebut diaminkan oleh Tekno Wibowo, Direktur Komersial Polytron. Ia menyampaikan kalau mereka terus berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami berencana untuk meluncurkan mobil listrik baru di 2026. Model tersebut nantinya akan dirakit secara lokal karena sudah tidak ada insentif untuk CBU,” kata Tekno.
Akan tetapi, Tekno juga masih enggan menjelaskan kapan waktu produk anyarnya dipasarkan kepada para konsumen.
Meski demikian, dia mengungkap bahwa mobil yang bakal dibawa masih merupakan rebadge dari merek lain.
Hanya saja, ia tidak bisa menyampaikan dengan merek apa mereka berkolaborasi untuk model tersebut.
"Kami tidak hanya bekerjasama dengan satu brand saja karena memang tidak membatasinya. Yang penting mereka memiliki produk sesuai market di Indonesia,” tegas Tekno.
Ia bahkan membuka kemungkinan untuk membawa kendaraan di luar Cina, sehingga produk yang ditampilkan bisa lebih beragam.
“Bisa dari India atau kawasan lain selama sesuai kebutuhan pasar di Indonesia,” pungkasnya.
Jadi patut ditunggu bagaimana kelanjutan EV baru Polytron di tahun ini. Apakah akan dipasarkan pada kuartal pertama atau kedua.
Mengingat pasar mobil listrik Indonesia cukup menantang saat ini, sebab pemerintah belum memberi lampu hijau soal insentif pembelian EV.
Dengan begitu para pabrikan harus memutar otak buat menentukan strategi yang akan dipilih.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 Juni 2026, 07:00 WIB
16 Juni 2026, 10:00 WIB
16 Juni 2026, 08:02 WIB
12 Juni 2026, 13:00 WIB
06 Juni 2026, 08:54 WIB
Terkini
17 Juni 2026, 18:37 WIB
Pada Juni 2026 beberapa pabrikan melakukan penyesuaian harga motor matic murah, seperti dialami oleh Yamaha
17 Juni 2026, 11:00 WIB
Jaecoo menjadi merek mobil Cina dengan penjualan retail terlaris sepanjang Mei 2026, berada di atas BYD
17 Juni 2026, 09:00 WIB
E5 Plus jadi SUV PHEV perdana DFSK di pasar Indonesia, klaim daya jelajah komprehensifnya 1.300 kilometer
17 Juni 2026, 07:00 WIB
GWM Ora 7 merupakan mobil listrik hasil kolaborasi dengan BMW, ubah arah desain seri Ora di masa mendatang
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan mengincar mobil dengan pelat nomor berakhiran genap terutama di jam sibuk
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Setelah libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat hari ini
16 Juni 2026, 19:00 WIB
Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta