BYD Berniat Gabung ke Formula 1, Bakal Akuisisi Salah Satu Tim
11 Maret 2026, 17:00 WIB
Kehadiran mobil listrik baru Polytron, diharapkan bisa menggairahkan pasar kendaraan roda empat di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Saat ini banyak opsi mobil listrik di Indonesia. Salah satunya yang ditawarkan oleh Polytron.
Mereka telah memasarkan Polytron G3 dan G3+ kepada para konsumen di Tanah Air.
Namun mereka tidak mau berpuas diri. Kini Polytron tengah bersiap meluncurkan Electric Vehicle (EV) baru.
"Jadi saat ini memang kita ada rencana untuk mengeluarkan update mobil lagi ya," ungkap Philip Samuel Tandio, Product Specialist EV 4-Wheels Polytron di Jakarta, Selasa (10/03).
Menurut dia, keputusan Polytron meluncurkan mobil listrik baru adalah untuk menggairahkan pasar.
Kemudian menggoda masyarakat guna berpindah, memboyong kendaraan roda empat setrum.
Sayang ia belum mau membocorkan informasi soal produk anyar Polytron, termasuk mengenai segmen yang bakal disasar.
"Kita belum bisa membukanya saat ini. Yang pasti next bukan SUV lagi," tegas Philip.
Memang isu peluncuran mobil baru Polytron sudah tersiar sejak awal tahun ini.
Ketika itu kabar tersebut diaminkan oleh Tekno Wibowo, Direktur Komersial Polytron. Ia menyampaikan kalau mereka terus berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami berencana untuk meluncurkan mobil listrik baru di 2026. Model tersebut nantinya akan dirakit secara lokal karena sudah tidak ada insentif untuk CBU,” kata Tekno.
Akan tetapi, Tekno juga masih enggan menjelaskan kapan waktu produk anyarnya dipasarkan kepada para konsumen.
Meski demikian, dia mengungkap bahwa mobil yang bakal dibawa masih merupakan rebadge dari merek lain.
Hanya saja, ia tidak bisa menyampaikan dengan merek apa mereka berkolaborasi untuk model tersebut.
"Kami tidak hanya bekerjasama dengan satu brand saja karena memang tidak membatasinya. Yang penting mereka memiliki produk sesuai market di Indonesia,” tegas Tekno.
Ia bahkan membuka kemungkinan untuk membawa kendaraan di luar Cina, sehingga produk yang ditampilkan bisa lebih beragam.
“Bisa dari India atau kawasan lain selama sesuai kebutuhan pasar di Indonesia,” pungkasnya.
Jadi patut ditunggu bagaimana kelanjutan EV baru Polytron di tahun ini. Apakah akan dipasarkan pada kuartal pertama atau kedua.
Mengingat pasar mobil listrik Indonesia cukup menantang saat ini, sebab pemerintah belum memberi lampu hijau soal insentif pembelian EV.
Dengan begitu para pabrikan harus memutar otak buat menentukan strategi yang akan dipilih.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Maret 2026, 17:00 WIB
11 Maret 2026, 13:00 WIB
11 Maret 2026, 07:00 WIB
09 Maret 2026, 15:00 WIB
09 Maret 2026, 11:26 WIB
Terkini
11 Maret 2026, 18:00 WIB
Penjualan motor listrik Alva diklaim mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya meski harganya lebih tinggi
11 Maret 2026, 17:00 WIB
Keinginan BYD untuk bergabung dengan Formula 1 demi semakin memperkenalkan brand mereka ke seluruh dunia
11 Maret 2026, 15:00 WIB
Diler Xpeng Pluit jadi salah satu strategi pabrikan untuk memperluas jangkauan pasar dan permudah konsumen
11 Maret 2026, 13:00 WIB
Tanpa insentif mobil listrik impor, harga BYD Atto 1 dipertahankan di bawah Rp 200 jutaan di Maret 2026
11 Maret 2026, 11:00 WIB
Jetour T2 buktikan kekuatan rangka dengan menopang bobot lebih dari 300 kg dan juga terdapat fitur terkini
11 Maret 2026, 09:00 WIB
Fatalitas dalam kecelakaan di jalan raya dapat ditekan dengan sinergitas beberapa pihak dan peran publik
11 Maret 2026, 07:00 WIB
Lebih dari sekadar mobil listrik secara umum di pasar otomotif Indonesia, Changan Deepal S07 lebih unggul
11 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta di Ibu Kota kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran mobilitas warga