Penyebab Pabrik Toyota Tutup Karena Server Penuh

Penyebab pabrik Toyota tutup ternyata cukup sepele namun sangat merugikan dan perlu waktu untuk perbaikan

Penyebab Pabrik Toyota Tutup Karena Server Penuh

TRENOTO – Penyebab pabrik Toyota tutup pekan lalu akhirnya disampaikan secara terbuka. Dihentikannya kegiatan produksi di Jepang karena pemesanan suku cadang tidak bisa dijalankan setelah dilakukan pemeliharaan.

Dilansir dari Reuters, kesalahan disebabkan kapasitas server terlalu penuh dan bukan karena adanya serangan siber. Meski terdengar sepele namun diperlukan waktu untuk bisa memperbaikinya sehingga menyebabkan berhentinya proses pembuatan.

“Sistem dipulihkan setelah data dipindahkan ke server dengan kapasitas lebih besar,” tulis Toyota dalam keterangan tertulisnya.

Pabrik Toyota kembali beroperasi
Photo : Reuters

Mereka pun menambahkan bahwa gangguan terjadi setelah pemeliharaan terjadi. Oleh karena itu perusahaan akan meninjau kembali prosedur pemeliharaan dan harapannya masalah serupa tidak terjadi.

Sebelumnya diberitakan bahwa seluruh pabrik Toyota di Jepang tutup imbas kerusakan sistem komputer. Awalnya kerusakan hanya berpengaruh terhadap 12 fasilitas produksi tetapi bertambah di siang hari.

Tak beroperasinya pabrik diyakini akan berpengaruh ke seluruh jaringan Toyota di dunia, karena sepertiga dari total produksi global dibuat di negara tersebut. Untungnya perbaikan bisa segera dilakukan dan berjalan normal di keesokan harinya.

Toyota Indonesia pun menegaskan kepada TrenOto bahwa situasi tersebut terkendali dan masyarakat yang memesan mobil CBU tidak perlu cemas. Hal ini disampaikan Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director Toyota Astra Motor.

“Pengaruhnya akan minim sekali karena produksi sudah kembali berlanjut di hari ini di hampir semua pabrik terkait,” tegas Anton Jimmi.

Selain karena hanya terhenti selama satu hari, penjualan kendaraan di Indonesia pun lebih ditopang oleh model yang telah diproduksi secara lokal. Hal ini tercermin dari jumlah pemesanan pada ajang GIIAS 2023.

Berdasarkan data resmi, kedua model berhasil dipesan 1.213 unit atau setara 20.9 persen dari total SPK Toyota selama pameran berlangsung. Kemudian peringkat kedua diisi Kijang Innova Zenix yang mencatatkan angka sebanyak 823 unit atau 14.2 persen.

Pabrik Toyota di Jepang Tutup
Photo : Reuters

Selanjutnya ada Calya diperingkat ketiga setelah dipesan 816 unit atau 14.1 persen. Sementara Agya meraih posisi keempat berkat total SPK 648 unit atau 11.2 persen.

Toyota Alphard pun menjadi penutup lima besar sekaligus mobil CBU paling banyak dipesan. Model yang didatangkan langsung dari Jepang itu mencatatkan pemesanan sebanyak 382 unit atau menguasai 6.6 persen dari total pemesanan.


Terkini

mobil
Vinfast

Vinfast Apresiasi 7 Figur Inspiratif Dalam Mengejar Passion

Vinfast menilai kesuksesan tujuh orang tersebut mampu menginspirasi banyak masyarakat yang ada di Tanah Air

news
Kalista Siap Tambah Suplai Armada Bus Listrik Transjakarta

Kalista Siap Tambah Suplai Armada Bus Listrik Transjakarta

Pihak Kalista siap membantu Transjakarta mencapai target 10.000 unit armada elektrifikasi per 2030 mendatang

mobil
Auto2000 Digiroom

Booking Service Lewat Digiroom Auto2000 Bakal Terasa Istimewa

Aplikasi Digiroom Auto2000 mengalami pembaruan dengan fokus pada enam jenis fitur yang memudahkan pelanggan

mobil
Chery Lepas 89 Atlet NPC Menuju ke Asian Youth Para Games 2025

Chery Lepas 89 Atlet NPC Menuju ke Asian Youth Para Games 2025

Chery Sales Indonesia menjadi official mobility partner para atlet NPC yang akan berkompetisi di Dubai

mobil
Auto2000

Auto2000 Sempurnakan Aplikasi Digiroom, Lebih Informatif

Aplikasi Digiroom milik Auto2000 diklaim mendapat respon positif dari para pelanggan setianya di Tanah Air

mobil
BMW Tak Minat Ikut Perang Harga Mobil Cina yang Menggila

BMW Tak Minat Ikut Perang Harga Mobil Cina yang Menggila

Perang harga mobil Cina semakin sengit di 2025, BMW menegaskan tak berminat ikut persaingan tersebut

news
Libur Nataru

Mobil Pribadi Diperkirakan Jadi Kendaraan Favorit Saat Libur Nataru

Mobil pribadi diperkirakan masih menjadi kendaraan favorit masyarakat saat merayakan libur Nataru 2026

mobil
Kendaraan Niaga Sumbang 55 Persen Penjualan Daihatsu di November

Kendaraan Niaga Sumbang 55 Persen Penjualan Daihatsu di November

Daihatsu catatkan hasil positif penjualan sepanjang November 2025, Gran Max Series jadi kontributor utama