Ini Fungsi Sensor LiDAR yang Banyak Dipakai di Mobil Listrik Cina
06 Januari 2026, 16:00 WIB
Penjualan mobil listrik global September 2024 naik berkat pertumbuhan pasar otomotif China yang cukup besar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan kendaraan listrik memang mulai melambat di 2024 namun di bulan lalu, permintaan mulai mengalami peningkatan. Bahkan pencapaiannya mencatatkan rekor terbesar pada sembilan bulan pertama.
Pencapaian itu bisa tercapai karena pasar China terhadap kendaraan listrik mengalami peningkatan tinggi. Padahal di beberapa kawasan lain, catatan buruk tengah menghantui.
Dilansir dari Carscoops, penjualan mobil listrik dan Plug-in Hybrid (PHEV) meningkat 30,5 persen secara global dibanding satu bulan sebelumnya. Dengan ini maka total pasar adalah sebesar 1,69 juta unit.
Namun dari hasil tersebut, 1,12 juta unit diantaranya berasal dari China atau meningkat 47,9 persen dibanding bulan sebelumnya.
Sementara untuk di kawasan lain peningkatan tidak terjadi secara signifikan. Di kawasan Amerika Utara misalnya, penjualan cuma mencapai 150.000 unit sementara di Eropa 300.000 unit.
Berkat catatan ini maka total penjualan mobil listrik secara global pada Januari hingga September 2024 adalah sebesar 11,5 juta unit. China menjadi penyumbang terbesar dengan permintaan mencapai 7,2 jutaa uni sementara Amerika Serikat dan Kanada adalah sebesar 1,3 juta unit.
Sementara di Indonesia penjualan mobil listrik di September 2024 sudah mencapai 4.329 unit. Dari jumlah itu, BYD menjadi yang paling banyak angka Whole Sales.
Pabrikan asal China tersebut tercatat berhasil mengirim 2.075 unit ke diler. Sementara Wuling berada di posisi kedua dengan pencapaian 1.176 unit.
MG menyusul diperingkat ketiga setelah mencatat Wholesales sebesar 321 unit. Sementara Hyundai sebanyak 206 unit.
Chery menjadi penutup lima besar pabrikan kendaraan listrik terbesar di Indonesia pada September 2024 dengan Wholesales 206 unit.
Sementara bila melihat dari Januari hingga September 2024, total penjualan mobil listrik adalah sebesar 27.547 unit.
Wuling menjadi perusahaan paling banyak mengirim kendaraan ke diler setelah berhasil meraih Wholesales 9.146 unit. Kemudian BYD berhasil meraih posisi kedua dengan pencapaian 8.536 unit.
Chery ada diurutan ketiga setelah mencatat Whole Sales 3.691 unit. Lalu MG meraih 2.707 unit dalam sembilan bulan.
Hyundai menjadi penutup lima besar pabrikan mobil listrik terlaris karena memperoleh 1.737 unit
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Januari 2026, 16:00 WIB
06 Januari 2026, 11:00 WIB
06 Januari 2026, 07:00 WIB
05 Januari 2026, 13:00 WIB
03 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
07 Januari 2026, 13:00 WIB
Segera meluncur di Indonesia, mobil listrik iCar V23 telah diuji tingkat keamanannya oleh ASEAN NCAP
07 Januari 2026, 12:00 WIB
Ekspor mobil Toyota buatan Indonesia terancam turun akibat kebijakan sistem proteksi yang dilakukan pemerintah Meksiko
07 Januari 2026, 11:00 WIB
Honda optimis penghapusan pajak penghasilan buat sebagian masyarakat bisa membuat pasar otomotif tumbuh
07 Januari 2026, 10:00 WIB
Subsidi motor listrik terbukti tidak hanya pemanis saja, namun menjadi penggerak bagi pasar EV di Tanah Air
07 Januari 2026, 09:00 WIB
Beberapa harga motor matic murah Yamaha terpantau mengalami kenaikan dengan besaran bervariasi di Januari
07 Januari 2026, 08:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid belum mengalami penyesuaian harga di Januari 2026, sudah mulai dikirim ke konsumen
07 Januari 2026, 07:00 WIB
Terlihat empat siluet mobil di laman resmi Omoda Indonesia, salah satunya diduga SUV hybrid Omoda O9
07 Januari 2026, 06:44 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini