Setelah Lombok, Toyota Perkuat Pendidikan Vokasi di Bali
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota berkolaborasi dengan CATL untuk membangun fasilitas produksi baterai mobil hybrid di Karawang, Jabar
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Toyota terus berakselerasi dalam dunia elektrifikasi. Saat ini mereka tidak hanya membuat mobil listrik dan hybrid saja.
Namun jenama asal Jepang tersebut turut memproduksi baterai secara lokal di Karawang, Jawa Barat pada 2026.
“Hari ini kami dengan bangga mengumumkan kolaborasi strategis dengan CATL di Indonesia,” ungkap Nandi Julyanto, Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di PIK 2, Tangerang, Senin (20/04).
Nandi menjelaskan dengan berkolaborasi bersama CATL, mereka akan memperdalam lokalisasi lini mobil hybrid Toyota.
Sebab Toyota bakal memproduksi sel maupun modul baterai, yang selama ini masih didatangkan dari luar negeri.
“TMMIN melakukan investasi sebesar Rp 1,3 triliun untuk aktivitas ini (memproduksi baterai),” ia melanjutkan.
Lebih jauh disebutkan bahwa, lokalisasi penampung daya merupakan perjalanan yang tidak bisa dicapai secara instan.
Sebab harus dilakukan secara bertahap, melalui proses yang membutuhkan waktu serta kolaborasi kuat dari seluruh pemangku kebijakan.
Selain itu, mereka tidak hanya meningkatkan kandungan lokal saja, namun sebagai fondasi penting dalam membangun ekosistem kendaraan roda empat ramah lingkungan.
“Ini merupakan bagian dari tindak lanjut atas pertemuan antara Bapak Presiden Prabowo Subianto beserta dengan jajaran manajemen Toyota di Tokyo,” tegas Nandi.
Ia pun berharap dengan memproduksi baterai di dalam negeri, dapat memberikan dampak positif bagi negara. Seperti membuka banyak lapangan pekerjaan.
Kemudian dapat memperkenalkan berbagai inovasi dalam hal produksi baterai mobil hybrid. Sehingga semakin beragam teknologi yang mereka pakai.
Lalu mampu berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Tidak lupa meningkatkan nilai komponen lokal.
“Dan ketahanan energi yang seluruhnya sejalan dengan visi pembangunan nasional,” pungkas dia.
Sebagai informasi, baterai hasil kolaborasi Toyota dan CATL akan diproduksi secara massal pada semester dua 2026.
Perlu diketahui, CATL yang menjadi rekan kolaborasi Toyota adalah manufaktur asal Tiongkok berfokus pada produksi baterai bermaterial lithium-ion.
CATL merupakan produsen penampung daya terbesar, berada tepat di atas LG Energy Solution dengan kapasitas produksi baterai 57,1 GWh.
Di Indonesia, CATL akan menggandeng PT Aneka Tambang atau Antam bersama PT Industri Baterai Indonesia dengan nilai proyek sekitar Rp 85 triliun.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 Juli 2026, 22:44 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
20 Juli 2026, 20:33 WIB
15 Juli 2026, 20:00 WIB
Terkini
27 Juli 2026, 06:39 WIB
SIM keliling Bandung bisa memudahkan Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara untuk golongan A dan C
27 Juli 2026, 06:38 WIB
Tersebar di lima lokasi berbeda, berikut informasi tempat, persyaratan dan biaya SIM keliling Jakarta
27 Juli 2026, 06:00 WIB
KadatadataOTO merangkum jadwal dan lokasi ganjil genap Jakarta hari ini lengkap hingga gerbang tolnya
26 Juli 2026, 22:05 WIB
IDRS ingin meningkatkan standar keselamatan pengujian pada setiap motor baru yang ada dipasarkan di Tanah Air
26 Juli 2026, 16:28 WIB
Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia