Penjualan Mobil Listrik Bekas Masih Kecil di OLXmobbi

Angka penjualan mobil listrik bekas di OLXmobbi dikatakan masih kecil dibandingkan model konvensional

Penjualan Mobil Listrik Bekas Masih Kecil di OLXmobbi
Denny Basudewa

KatadataOTO – Penjualan mobil listrik bekas di OLXmobbi terbilang masih sangat kecil. Meskipun populasi kendaraan ramah lingkungan tersebut terus berkembang di Indonesia.

Namun kondisi di pasaran mobil bekas berbanding terbalik. Walaupun sudah ada yang menjual namun masih terlalu mungil.

“Tren mobil bekas itu umurnya 3 sampai 7 tahun. Sedangkan mobil listrik mulai masuk (Indonesia) mungkin 2 – 2.5 tahun lalu,” kata Agung Iskandar, Direktur Tokobagus Indonesia dalam acara Media Gathering OLXmobbi di Jakarta (15/05).

Sekadar informasi bahwa penjualan mobil listrik di Tanah Air baru dimulai pada 2022. Kala itu Wuling Motors baru memasarkan produk setrum berdimensi mungil yakni Air ev.

Biaya ganti baterai mobil listrik setara harga unit bekasnya
Photo : TrenOto

Pasca Wuling Air ev dipasarkan kemudian bermunculan kendaraan ramah lingkungan dari pabrikan lain. Bahkan manufaktur asal China lain belakangan masuk Indonesia.

Sebut saja DFSK, Chery, BYD, BAIC, Neta, Jetour, Seres, MG hingga GAC AION. Tidak ketinggalan pabrikan Korea Selatan seperti Hyundai dan Kia sampai Toyota sudah meniagakan mobil listrik.

Menurut Agung penetrasi mobil bekas sudah mulai tumbuh. Namun dikatakan jumlah listing di OLXmobbi baru mencapai 1 persen dari keseluruhan.

“Kalau dilihat lebih dalam lagi sesuai dinamika pasar hanya di kota besar seperti Jakarta, Surabaya. Kota-kota kecil belum ada,” jelas Agung kemudian.

Potensi Mobil Listrik Bekas di Indonesia

Disebutkan bahwa potensi mobil listrik bekas cukup menjanjikan di Tanah Air. Namun membutuhkan waktu untuk hingga mulai ramai di bursa jual beli mobil bekas online.

Berkaca dari penjualan mobil baru sempat tren beberapa waktu lalu. Unit bekasnya baru bermunculan di pasaran setelah bertahun-tahun.

Chery Akan Suplai Platform buat Mobil Listrik Jaguar Land Rover
Photo : JLR

“Prediksi saya itu (mobil listrik bekas) akan mengikuti perkembangan zaman. Contoh Xpander yang sempat tren 5 tahun lalu, membutuhkan waktu 2 – 3 tahun kemudian untuk masuk listing,” ungkap Agung.

Ia menjelaskan bahwa orang Indonesia memiliki kebiasaan untuk mengganti mobil pada periode 3 – 7 tahun.

Artinya pasar mobil listrik bekas baru akan ramai di situs jual beli paling cepat 2025. Dengan catatan penjualan kendaraan setrum terus bergairah.


Terkini

mobil
Wuling Aira ev

Wuling Aira ev Edisi Khusus di GIIAS 2026 Terbatas 300 Unit

Edisi terbatas dari Wuling Aira ev debut di GIIAS 2026, hanya bisa dibeli selama masa pameran berlangsung

mobil
Isuzu di GIIAS 2026

Isuzu Bawa Traga Modifikasi Mobile Beauty Salon di GIIAS 2026

Isuzu manfaatkan momentum GIIAS 2026 untuk menghadirkan Mobile Beauty Salon modifikasi di GIIAS 2026

mobil
HIno GIIAS 2026

Hino Kenalkan Bus RM 280 ABS Retarder di GIIAS 2026

Bus Hino RM 280 ABS Retarder hadir di ajang GIIAS 2026, dilengkapi sejumlah pembaruan di sistem keselamatan

news
BlackVue

BlackVue Hadirkan Dashcam yang Dilengkapi AI di GIIAS 2026

BlackVue Elite 10-2CH resmi dipasarkan dan dilengkapi AI untuk membantu pengguna memahami data berkendara

mobil
Toyota

Toyota Pertegas Strategi Multi-Pathway, Ada Produk Baru di GIIAS

Toyota terus menghadirkan berbagai model kendaraan, mulai dari bermesin bensin, BEV hingga hybrid di GIIAS

mobil
iCar V27 REEV

iCar V27 REEV Diperkenalkan di GIIAS 2026, Bisa Dipesan

Chery Group kembali membawa opsi baru kendaraan ramah lingkungan di GIIAS 2026, iCar V27 berteknologi REEV

mobil
All New Seltos Resmi Dipasarkan Dengan Harga Rp359 Juta

Umumkan Harga Resmi, All New Kia Seltos Tantang Mitsubishi XForce

All New Kia Seltos resmi dipasarkan dengan harga Rp 359 juta yang membuatnya lebih murah daripada Xforce

mobil
Changan Umumkan Harga Resmi Nevo

Gebrak GIIAS Changan Nevo Q05 Umumkan Harga Rp 300 Jutaan

Changan Nevo Q05 dirancang untuk menjadi SUV listrik kompak yang praktis, lincah, namun tetap kaya akan fitur