Penjualan Mobil Agustus 2026 Sentuh Angka Tertinggi Tahun Ini
11 September 2026, 16:01 WIB
Penjualan mobil elektrifikasi Toyota 2023 naik signifikan bila dibandingkan dengan penjualan tahun sebelumnya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan mobil elektrifikasi Toyota 2023 naik signifikan dibandingkan pencapaiannya di 2022. Tercatat mereka berhasil melepas sedikitnya 37.738 unit xEV jauh meninggalkan pencapaian di tahun sebelumnya yang hanya 4.436 unit.
Pencapaian Toyota tersebut juga berhasil membuatnya menguasai 52,8 persen wholesales kendaraan elektrifikasi nasional yang mencapai 71.510 unit.
Meski demikian pencapaian tersebut masih didominasi oleh Hybrid Electric Vehicle yang terjual 36.911 unit. Kemudian untuk Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) adalah 110 unit Battery Electric Vehicle menyumbang sebesar 715 unit.
Toyota Kijang Innova Zenix menjadi tulang punggung dengan perolehan sebesar 27.750 unit disusul oleh Yaris Cross hybrid sebanyak 5.476 unit. Sedangkan peringkat ketiga diisi oleh Corola Cross hybrid 1.216 unit.
Sementara untuk total penjualan kendaraan listrik Toyota bZ4X masih menjadi andalan dengan perolehan sebesar 479 unit.
Peningkatan tidak hanya terjadi pada kendaraan listrik. Pasalnya pabrikan asal Jepang tersebut berhasil mencatatkan angka wholesales sebesar 339.292 unit atau naik dibanding pencapaian tahun sebelumnya yang cuma 332.443 unit.
Market share Toyota juga mengalami peningkatan menjadi 33,7 persen dari sebelumnya cuma 31,7 persen.
Tingginya angka penjualan mobil elektrifikasi tersebut pun membuat Toyota berencana untuk memperkuat line upnya. Mereka bahkan sudah memastikan bakal meluncurkan satu kendaraan hybrid lagi di Indonesia.
“Akan ada model hybrid baru di tahun ini. Tapi modelnya apa, nanti saja tunggu dulu,” ungkap Hendry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM).
Toyota optimis bahwa pemerintah akan memberikan insentif terhadap kendaraan hybrid. Pasalnya model tersebut cukup ramah lingkungan dan 40 persen lebih hemat bahan bakar dibandingkan teknologi konvensional.
“Kami terus berdiskusi dengan semua pihak khususnya pemerintah. Harapannya tidak hanya BEV tetapi juga hybrid dan PHEV mendapat support dari pemerintah agar bisa diterima masyarakat,” ungkap Anton Jimmi Suwandy selaku Marketing Director PT TAM.
Ia pun mencontohkan Thailand yang memberi insentif pada mobil hybrid berhasil membuat perkembangan kendaraan elektrifikasi meningkat. Sehingga bukan tidak mungkin Indonesia bisa menirunya.
“Toyota Yaris Cross Hybrid di Thailand itu harganya sama dengan yang bensin. Jadi akhirnya mereka merasa tidak perlu menjual lagi mobil konvensional, hybrid saja 100 persen,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 September 2026, 16:01 WIB
10 September 2026, 07:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Terkini
20 September 2026, 21:41 WIB
Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia
20 September 2026, 20:03 WIB
Pedro Acosta bayar kesalahannya di balapan sprint, mempertahankan posisi pertama di MotoGP Austria 2026
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial
19 September 2026, 20:02 WIB
ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia