Menilik Penjualan Merek Jepang-Korea Pasca Kehadiran Mobil Cina
14 Januari 2026, 15:00 WIB
Hyundai mengalami penurunan penjualan mobil di penghujung tahun, menjadi capaian terendahnya sepanjang 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Penjualan mobil di Desember 2025 ditutup positif dengan pertumbuhan 18,3 persen dari bulan sebelumnya. Tercatat secara retail (distribusi dari diler ke konsumen) ada 93.833 mobil baru terjual.
Sebagai gambaran, pada November 2025 angkanya adalah 79.348 unit. Dilihat dari sisi wholesales capaiannya juga naik dari 74.131 unit ke 94.100 unit.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menilai kenaikan pesat itu dipicu oleh beberapa hal.
“Semua ngebut di Desember. Mungkin promosi habis-habisan, diskon besar,” kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo saat dihubungi KatadataOTO, Jumat (09/01).
Kemudian berakhirnya sejumlah insentif otomotif juga berpeluang memantik minat konsumen untuk melakukan pembelian kendaraan.
Dilihat secara rinci, Toyota masih memimpin dengan penjualan retail 25.268 unit atau naik 4,1 persen dari November.
Mitsubishi ikut menorehkan hasil positif. Kehadiran Mitsubishi Destinator tampaknya berkontribusi besar menaikkan penjualan retail brand ini menjadi 7.008 unit di Desember.
Chery mengalami kenaikan tipis, catatkan penjualan retail 1.414 unit. Sementara VinFast tampak mengalami kenaikan paling pesat dari 168 unit ke 7.673 unit.
Merek mobil Cina, Aion turut mengantongi hasil positif di akhir tahun. Penjualan retail mereka tembus 1.501 unit, di November hanya 377 unit.
Sementara itu manufaktur asal Korea Selatan, Hyundai masih mengalami tantangan penjualan jelang tutup tahun.
Angka penjualan retail Hyundai terus mengalami penurunan sejak Oktober. Di Desember 2025 capaiannya 1.200 unit.
Penjualan Hyundai di Desember merupakan catatan terendah PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) sepanjang tahun lalu.
Berbagai merek memang mengalami tantangan berat di 2025 imbas gempuran mobil Cina yang rutin menghadirkan produk baru, ditawarkan dengan harga kompetitif dan cenderung jauh lebih rendah dari model lain di kelasnya.
Daihatsu berhasil mempertahankan capaian 12.000-an unit per bulan, namun alami penurunan tipis dari 12.750 unit di November ke`1.555 unit di Desember.
Lebih lengkap, berikut rapor penjualan mobil baru di Indonesia pada Desember 2025, retail maupun wholesales.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Januari 2026, 15:00 WIB
14 Januari 2026, 14:00 WIB
14 Januari 2026, 12:00 WIB
14 Januari 2026, 11:00 WIB
14 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
14 Januari 2026, 21:20 WIB
Kia Sales Indonesia ingin menunjukkan komitmen jangka panjang di Tanah Air dengan prisipal turun langsung
14 Januari 2026, 19:00 WIB
Diskon Suzuki Fronx dari tenaga penjual bisa dimanfaatkan siapa saja dan untuk pembelian kredit serta tunai
14 Januari 2026, 17:00 WIB
Ada dua warna baru Yamaha Xmax yang mampu memancarkan kesan sporti serta elegan ketika digunakan di jalan
14 Januari 2026, 16:12 WIB
Produk hasil kolaborasi dengan Changan, SUV Mazda CX-6e resmi dihadirkan ke pasar global mulai tahun ini
14 Januari 2026, 15:00 WIB
Peta persaingan otomotif di RI berubah sejak kehadiran mobil Cina, catatkan pertumbuhan pesat sejak 2023
14 Januari 2026, 14:00 WIB
Tidak ada merek asal Korea Selatan Hyundai dalam 20 mobil listrik terlaris di Indonesia pada tahun ini
14 Januari 2026, 13:00 WIB
Insentif otomotif untuk 2026 masih abu-abu, namun ada sejumlah alternatif lain seperti kepastian regulasi
14 Januari 2026, 12:00 WIB
Penjualan truk 2025 di Indonesia turun signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sehingga perlu dapat perhatian