Penjualan Hyundai Oktober 2025, Terendah sejak Januari
11 November 2025, 11:00 WIB
Penjualan Hyundai 2023 di Indonesia naik menjadi 35.000 unit atau naik sekitar 18 persen dibanding tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Hyundai 2023 di Indonesia meningkat hingga 18 persen bila dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya. Tercatat mereka berhasil melepas lebih dari 35.000 unit ke masyarakat sepanjang tahun.
Jumlah itu dinilai sangat baik karena pada 2020 retailsales Hyundai cuma mencapai 200 unit. Kemudian baru mengalami perbaikan di 2021 yang berhasil mencatatkan angka 3.000 unit.
“Kemudian di 2022 penjualan mengalami peningkatan kembali menjadi 30.000 unit sementara di 2023 kami meraih angka 35.000 unit,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, COO PT Hyundai Motors Indonesia (HMID).
Hasil tersebut membuat Hyundai duduk di posisi keenam penjualan kendaraan di Indonesia dengan market share hampir 4 persen. Sementara untuk di Jabodetabek pabrikan asal Korea Selatan duduk di peringkat keempat.
“Kalau dilihat lagi maka pasar nasional paling besar ada di Jabodetabek sehingga kami all out di kawasan tersebut. Perolehan ini pun menjadi sebuah prestasi luar biasa karena persaingannya sangat ketat,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto.
Dari jumlah itu, Stargazer menjadi tulang punggung disusul Creta dan Ioniq 5. Model-model tersebut diharapkan bisa terus meningkat di 2024.
“Hyundai Stargazer berhasil kami jaga penjualannya di sekitar 1.000 unit per bulan pada 2023. Kemudian Hyundai Creta juga mencatatkan posisi nomor dua di segmen compact SUV meski semakin banyak pendatang baru,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, COO PT Hyundai Motors Indonesia (HMID).
Menariknya lagi Hyundai Ioniq 5 juga telah menorehkan hasil optimal di Indonesia. Sepanjang 2023 wholesales mencapai lebih dari 7.000 unit dan menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia.
Untuk mempertahankannya, Hyundai akan melakukan beragam strategi. Termasuk dengan meluncurkan lima model baru termasuk kendaraan listrik.
Selain itu mereka juga memperkuat ekosistem kendaraan listrik. Pada 2024 PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) berencana meningkatkan kapasitas produksi EV hingga 70.000 unit per tahun.
Mereka juga berencana mengoperasikan pabrik sistem baterai dan sel baterai di Indonesia. Beroperasinya tiga pabrik Hyundai di Indonesia diproyeksikan bisa memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri serta membuka peluang ekspor ke negara-negara Asia Tenggara.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 November 2025, 11:00 WIB
13 Desember 2024, 13:00 WIB
28 Oktober 2024, 14:00 WIB
29 Agustus 2024, 08:00 WIB
01 Juli 2024, 16:00 WIB
Terkini
19 Mei 2026, 13:29 WIB
Harga BBM non subsidi yang terus meroket tajam membuat banyak konsumen yang beralih ke kendaraan hybrid
19 Mei 2026, 12:02 WIB
Veda Ega Pratama menilai hasil di Moto3 Catalunya 2026 sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang
19 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini 19 Mei 2026 kembali dimulai sejak pagi hingga pukul 10.00 WIB, perhatikan titiknya
19 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
19 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak syaratnya
18 Mei 2026, 22:39 WIB
BYD M6 DM hadir meramaikan opsi mobil keluarga berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di RI
18 Mei 2026, 21:00 WIB
Xpeng kembali menunjukkan komitmen jangka panjangnya dalam menjual kendaraan roda empat di pasar Indonesia
18 Mei 2026, 19:19 WIB
BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Indonesia pada April 2026 disusul Jaecoo dan Wuling