Hyundai Alami Penurunan Laba di Kuartal Ketiga

Hyundai alami penurunan laba di kuartal ketiga akibat banyaknya tekanan di beberapa negara termasuk Amerika

Hyundai Alami Penurunan Laba di Kuartal Ketiga
Adi Hidayat

KatadataOTO – Hyundai Motor Company mengalami perlambatan permintaan sekaligus peningkatan persaingan. Situasi tersebut menyebabkan laba kuartal ketiga mengalami penurunan sebesar 7 persen dan nilai saham turun lebih dari 5 persen.

Meski demikian perusahaan asal Korea Selatan tersebut masih tetap mempertahankan target pendapatan mereka.

“Situasi bisnis untuk industri otomotif memburuk,” ungkap Lee Seung-jo, CFO Hyundai Motor beberapa waktu lalu.

Dilansir Reuters, Hyundai Motor bersama Kia Corporation saat ini telah menjadi produsen mobil terbesar ketiga di dunia dari sisi penjualan.

Sepanjang Juli hingga September 2024 mereka telah meraih laba operasional sebesar 3,6 triliun Won (Rp 40,7triliun) atau turun dibanding periode serupa tahun lalu yang mencapai 3,8 triliun Won (Rp 43 triliun).

Hyundai Beri Sinyal Kedatangan Mobil Listrik Inster di Akhir 2024
Photo : Hyundai Global

Angka tersebut pun bahkan lebih rendah dari perkiraan pendapatan rata-rata 3,9 triliun Won (Rp 44,1 triliun) yang sudah disusun pihak ketiga.

Terganggungnya laba perusahaan disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah biaya garansi sebesar 320 miliar Won untuk Hyundai Santa Fe di Amerka Serikat.

Selain itu perusahaan juga melakukan banyak insentif penjualan guna mengatasi perlambatan permintaan mobil global.

Situasi tersebut diperkirakan masih akan terus berlanjut hingga beberapa waktu ke depan. Tidak stabilnya kondisi politik di beberapa negara termasuk Amerika Serikat serta pecahnya perang di beberapa lokasi menyebabkan tekanan industri otomotif semakin besar.

Meski demikian pabrikan asal Korea Selatan tersebut tetap optimis bisa mencapai target penjualan mereka di akhir tahun nanti. Pasalnya saat ini mereka telah melakukan beragam pengembangan produk agar tetap menarik perhatian.

Hyundai Santa Fe
Photo : KatadataOTO

Salah satunya adalah dengan mulai menghadirkan mobil Hybrid di beberapa negara, termasuk Indonesia. Langkah itu sangat penting mengingat permintaan terhadai Battery Elecric Vehicle mengalami pelambatan.

Di Indonesia, Hyundai sudah menghadirkan Santa Fe Hybrid yang sudah diproduksi secara lokal. Meski masih diproduksi untuk keperluan pasar lokal tetapi pabrikan sudah mulai mempertimbangkan mengirimnya ke beberapa negara tetangga.

Langkah tersebut dipercaya bisa meningkatkan penjualan Hyundai secara keseluruhan hingga akhir 2024.


Terkini

komunitas
Motul

Motul Dukung Mozia MotoFest 2026 dan Rangkul Komunitas

Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia