Pabrikan China Diperkirakan Dominasi Pasar Mobil Dunia Pada 2030

Pasar mobil dunia akan didominasi oleh pabrikan asal China pada 2030 dengan pertumbuhan yang signifikan

Pabrikan China Diperkirakan Dominasi Pasar Mobil Dunia Pada 2030
Adi Hidayat

KatadataOTO – Satu dari tiap tiga unit yang terjual di dunia pada 2023 merupakan hasil produksi China. Ini adalah hasil studi AlixPartners beberapa waktu lalu.

Saat ini China sudah menguasai sedikitnya 21 persen pasar mobil dunia. Namun jumlah itu akan terus berkembang hingga mencapai 33 persen seiring dengan semakin masifnya kegiatan ekspor yang mereka lakukan.

Pertumbuhan terbesar pabrikan China diyakini datang dari dalam negeri. Sekarang 59 persen pasar China dikuasai oleh pabrikan dalam negeri dan bakal meningkat jadi 72 persen di 2030.

Namun pertumbuhan ekspor juga menjadi kekhawatiran bagi produsen kendaraan dunia lainnya. Pasalnya penjualannya diperkirakan bakal meledak ke angka 9 juta unit di 2030, naik signifikan dibanding kondisi pasar saat ini sebesar 3 juta unit.

Pabrik GAC Aion
Photo : KatadataOTO

Meskipun ada langkah proteksi oleh pemerintah Amerika Serikat tapi tetap saja tidak bisa membendung pertumbuhan. Diperkirakan penjualan mobil China di 2030 akan mencapai 3 persen, naik dari 2024 yang cuma 1 persen.

Walau pasar Eropa sekarang hanya dikuasai 6 persen tapi diperkirakan ada kenaikan hingga menjadi 12 persen di 2030.

Peningkatan signifikan akan hadir di pasar Rusia. Saat ini pasar kendaraan China di negeri Beruang Merah hanya 33 persen namun di akhir dekade bakal mencapai 69 persen.

Sementara penjualan di Asia Selatan dan Asia Tenggara termasuk Indonesia juga meningkat signifikan. Berdasarkan studi yang dikeluarkan terlihat bahwa China baru menguasai market share sebesar 3 persen.

Namun pada 2030, pangsa pasar di kedua wilayah tersebut akan meningkat jadi 31 persen.

Sementara penjualan di Timur Tengah serta Afrika diperkirakan tumbuh menjadi 39 persen. Sedangkan Amerika Tengah dan Selatan pun meningkat dari 7 ke 28 persen pada akhir dekade.

Ada banyak penyebab mengapa pabrikan asal China tumbuh signifikan. Salah satunya adalah strategi penetapan harga yang cukup agresif.

Indonesia dan Jepang kolaborasi dorong pertumbuhan mobil listrik
Photo : PT TAM

Tak hanya itu, mereka juga sangat cepat dalam mengembangkan sebuah teknologi, jauh melampaui negara lain. Sehingga modelnya bisa lebih menjawab kebutuhan pelanggannya.

“Pabrikan asal China fokus pada pengembangan fitur yang bisa dinikmati pelanggan seperti desain dan teknologi dalam kabin. Mereka juga sangat fokus mempertahankan harga agar kompetitif sehingga memikat pelanggan,” pungkas Andrew Bergbaum dari AlixPartners, dikutip dari Carscoops


Terkini

mobil
BYD Atto 1

Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat

BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif

otosport
MotoGP Catalunya 2026

Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi

Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta