BMW Mengaku Penjualannya Tidak Terganggu Kondisi Ekonomi
28 Juni 2026, 09:00 WIB
Pasar mobil dunia akan didominasi oleh pabrikan asal China pada 2030 dengan pertumbuhan yang signifikan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Satu dari tiap tiga unit yang terjual di dunia pada 2023 merupakan hasil produksi China. Ini adalah hasil studi AlixPartners beberapa waktu lalu.
Saat ini China sudah menguasai sedikitnya 21 persen pasar mobil dunia. Namun jumlah itu akan terus berkembang hingga mencapai 33 persen seiring dengan semakin masifnya kegiatan ekspor yang mereka lakukan.
Pertumbuhan terbesar pabrikan China diyakini datang dari dalam negeri. Sekarang 59 persen pasar China dikuasai oleh pabrikan dalam negeri dan bakal meningkat jadi 72 persen di 2030.
Namun pertumbuhan ekspor juga menjadi kekhawatiran bagi produsen kendaraan dunia lainnya. Pasalnya penjualannya diperkirakan bakal meledak ke angka 9 juta unit di 2030, naik signifikan dibanding kondisi pasar saat ini sebesar 3 juta unit.
Meskipun ada langkah proteksi oleh pemerintah Amerika Serikat tapi tetap saja tidak bisa membendung pertumbuhan. Diperkirakan penjualan mobil China di 2030 akan mencapai 3 persen, naik dari 2024 yang cuma 1 persen.
Walau pasar Eropa sekarang hanya dikuasai 6 persen tapi diperkirakan ada kenaikan hingga menjadi 12 persen di 2030.
Peningkatan signifikan akan hadir di pasar Rusia. Saat ini pasar kendaraan China di negeri Beruang Merah hanya 33 persen namun di akhir dekade bakal mencapai 69 persen.
Sementara penjualan di Asia Selatan dan Asia Tenggara termasuk Indonesia juga meningkat signifikan. Berdasarkan studi yang dikeluarkan terlihat bahwa China baru menguasai market share sebesar 3 persen.
Namun pada 2030, pangsa pasar di kedua wilayah tersebut akan meningkat jadi 31 persen.
Sementara penjualan di Timur Tengah serta Afrika diperkirakan tumbuh menjadi 39 persen. Sedangkan Amerika Tengah dan Selatan pun meningkat dari 7 ke 28 persen pada akhir dekade.
Ada banyak penyebab mengapa pabrikan asal China tumbuh signifikan. Salah satunya adalah strategi penetapan harga yang cukup agresif.
Tak hanya itu, mereka juga sangat cepat dalam mengembangkan sebuah teknologi, jauh melampaui negara lain. Sehingga modelnya bisa lebih menjawab kebutuhan pelanggannya.
“Pabrikan asal China fokus pada pengembangan fitur yang bisa dinikmati pelanggan seperti desain dan teknologi dalam kabin. Mereka juga sangat fokus mempertahankan harga agar kompetitif sehingga memikat pelanggan,” pungkas Andrew Bergbaum dari AlixPartners, dikutip dari Carscoops
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Juni 2026, 09:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
04 Juni 2026, 07:37 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 23:16 WIB
Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027
02 Juli 2026, 20:00 WIB
Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris
02 Juli 2026, 19:03 WIB
Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan
02 Juli 2026, 16:19 WIB
All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan
02 Juli 2026, 13:55 WIB
Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km
02 Juli 2026, 09:00 WIB
Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan