Penerapan Biodiesel B50 1 Juli Dipercaya Bawa Banyak Efek Positif
18 Juni 2026, 07:00 WIB
Toyota menilai implementasi bensin dengan etanol 10 persen harus dimulai dari kota besar, ini alasannya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Wacana pemerintah mewajibkan kandungan etanol 10 persen pada bahan bakar minyak di Indonesia bakal segera diterapkan.
Rencana tersebut mulai dibicarakan pasca sejumlah perusahaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) batal menggunakan base fuel dari Pertamina karena kandungan etanolnya.
Namun BBM dengan campuran etanol 10 persen atau E10 tetap memiliki pro dan kontranya sendiri.
Misalnya perubahan atau penyesuaian harga bensin campuran etanol, meskipun dinilai tidak akan signifikan.
Tidak sekadar bahan bakar, perlu diperhatikan tidak semua mobil kompatibel dalam menggunakan E10 terkhusus kendaraan lawas berumur di atas 10 tahun.
Oleh karena itu Toyota sebagai salah satu manufaktur kendaraan roda empat di dalam negeri menyarankan implementasi itu bisa dimulai di kota besar dan wilayah tertentu.
“Di kota-kota besar sudah harus mulai, misalnya daerah Pondok Indah (pengguna kendaraan) sudah harus pakai etanol,” kata Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Kamis (09/10).
Kota besar jadi sasaran utama sebab penduduknya banyak lalu memiliki kendaraan dengan spesifikasi sesuai. Dari sisi finansial juga diyakini lebih baik.
Sehingga mampu untuk mengakomodir kendaraan maupun bahan bakar yang sesuai, dalam hal ini etanol.
Sementara bahan bakar bersubsidi ataupun bensin RON 90 seperti Pertalite ditempatkan di area yang memang membutuhkan.
“Daerah-daerah yang sudah bagus, Produk Domestik Bruto-nya (PDB) jutaan harus mulai ada stasiun hidrogen, etanol 85. Pasti mobil-mobilnya menyesuaikan,” tegas Bob.
Terlepas dari hal-hal tersebut, Toyota menyebutkan lini kendaraannya kompatibel dengan spesifikasi bahan bakar E10 ke atas.
Pihak Toyota menegaskan hal itu dilakukan untuk mengikuti roadmap energi seperti dicanangkan pemerintah.
Salah satu inovasi dari Toyota yakni Kijang Innova Zenix Flexy Fuel, bahkan diklaim bisa meminum bahan bakar bensin campuran etanol sampai 85 persen.
Jadi lini kendaraan pabrikan asal Jepang itu disebut siap mengikuti regulasi baru yang akan diterapkan pemerintah di masa mendatang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Juni 2026, 07:00 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
10 Juni 2026, 07:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi
29 Juni 2026, 21:05 WIB
Veda Ega Pratama mengaku kecewa karena mengalami kecelakaan dan tidak menyelesaikan Moto3 Belanda 2026
29 Juni 2026, 16:00 WIB
Usai balapan di Belanda, Martin berhasil menempati puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin
29 Juni 2026, 15:36 WIB
Toyota Astra Motor melengkapi jajaran kendaraan komersial ringan dengan memboyong New Hilux ke Indonesia