Cek Daftar Harga BBM September 2026, Diesel Melambung Tinggi
01 September 2026, 20:09 WIB
Ratusan ribu mobil diduga melakukan kecurangan saat membeli BBM subsidi di SPBU Pertamina beberapa waktu lalu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Bahan bakar minyak (BBM) subsidi masih banyak disalahgunakan. Terutama oleh para pengendara roda empat yang tidak bertanggung jawab.
Hal tersebut tentu bisa merugikan negara. Sebab Pertalite serta solar subsidi digunakan oleh orang yang tidak berhak.
Oleh sebab itu, Pertamina melakukan penertiban pemilik mobil yang melakukan kecurangan dalam pembelian BBM subsidi.
Hal ini dilakukan sebagai upaya memperkuat pengawasan, memastikan ketepatan penyaluran serta menjaga keadilan bagi masyarakat berhak.
"Dari sisi pengawasan sistem subsidi, (Pertamina Patra Niaga) telah melakukan identifikasi fraud terhadap 394 ribu nomor kendaraan yang telah kita blokir," ungkap Mars Ega Legowo Putra, Direktur Utama Patra Niaga di Antara, Senin (17/11).
Ega mengatakan, pemblokiran nomor polisi para pelanggan karena ditemukan dugaan kecurangan ketika membeli BBM subsidi.
Namun Ega tidak merinci mengenai kecurangan yang Pertamina temukan, dalam beberapa waktu belakangan.
Hanya saja ia menyampaikan, pemblokiran dilakukan untuk mencegah agar mereka tidak melakukan pembelian BBM subsidi di kemudian hari.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga sudah melakukan pembinaan terhadap 544 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) hingga pertengahan November 2025.
Dengan berbagai upaya di atas, ia berharap pelayanan Pertamina kepada para konsumen bisa lebih baik.
Apalagi perusahaan pelat merah itu juga telah memastikan, distribusi energi hingga pelosok Indonesia melalui 231 fasilitas.
Mencakup terminal BBM, LPG serta depo pengisian pesawat udara yang beroperasi di berbagai wilayah.
Sekadar mengingatkan, dalam pembelian BBM subsidi tidak bisa sembarangan. Hanya kendaraan-kendaraan tertentu yang dapat memboyong Pertalite dan Solar.
Pemerintah telah membuat aturan tersebut dan berlaku sejak 1 Oktober 2024. Jadi masyarakat pemilik barcode yang dapat menikmati BBM subsidi.
Namun beberapa waktu lalu Indah Amperawati, Bupati Lumajang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap terduga pelaku penimbunan solar subsidi.
Kegiatan tersebut dilakukan 200 meter dari sisi selatan SPBU Desa Labruk Lor Kecamatan Lumajang. Indah mendapati ada 10 barcode yang dikuasai oleh sopir truk berinisial UP.
Pertamina pun sudah memblokir barcode serta nomor polisi yang digunakan untuk menimbul 1.000 liter solar subsidi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 September 2026, 20:09 WIB
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Terkini
01 September 2026, 20:11 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI baru-baru ini diketahui membeli MPV bertenaga listrik Xpeng X9
01 September 2026, 20:09 WIB
Baik Pertamina, Shell hingga Vivo kompak menaikan harga BBM jenis diesel mereka dengan besaran bervariasi
01 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid akan menjadi salah satu daya tarik dalam acara Kumpul Sahabat yang digelar di Batam
01 September 2026, 07:00 WIB
Robot Mobo buatan AiMoga berbabis Embodied Intelligence dan diperkenalkan dalam ajang atau pameran WRC 2026
01 September 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta berada di lima lokasi berbeda setiap hari, simak informasi biaya dan syaratnya
01 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik ketika Anda ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
01 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta tetap diandalkan pemerintah Ibu Kota untuk setidaknya mencegah kebuntuan di jam sibuk
31 Agustus 2026, 21:00 WIB
Indonesia Autovaganza 2026 tempat berkumpulnya komunitas para pencinta otomotif sekaligus bersilaturahmi