Nama Wuling Eksion Terdaftar di RI, Begini Perkiraan Wujudnya

Wuling Eksion berpeluang kembali menggunakan basis salah satu model dari seri Starlight yang dijual di Cina

Nama Wuling Eksion Terdaftar di RI, Begini Perkiraan Wujudnya

KatadataOTO – Setelah Almaz Darion EV dan PHEV terdaftar di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI), Wuling kembali mendaftarkan satu merek baru yakni Eksion.

Ini merupakan nama baru yang sebelumnya tidak pernah digunakan oleh Wuling untuk lini produk di negara asalnya.

Jika Almaz Darion EV dan PHEV diyakini menggunakan basis Starlight 560, ada peluang Eksion jadi nama baru buat lini Starlight lain yang potensial dipasarkan di Indonesia.

Perlu diketahui Wuling pertama kali memboyong Starlight 730 ke konsumen Tanah Air di 2025, tetapi dipasarkan dengan nama Cortez Darion.

Wuling Eksion, Nama Mobil Baru Wuling
Photo : Screenshot PDKI

Selain Starlight 730 dan 560, model di seri Starlight yang tersedia dalam opsi tenaga listrik murni dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) adalah Starlight S.

Wuling Starlight S berpeluang dipasarkan sebagai Eksion dan menambah lagi pilihan Sport Utility Vehicle (SUV) crossover buat para konsumen.

Berkonfigurasi 5-seater, Wuling Eksion diyakini pakai basis Starlight S buat mengisi segmen di bawah Almaz, kemudian memiliki dimensi lebih kecil.

Bicara soal ukuran, Eksion bakal memiliki panjang 4.745 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.685 mm dan jarak sumbu roda 2.800 mm. Sedangkan bobotnya ada di kisaran 1.680 kg sampai 1.790 kg.

Menariknya model tersebut diklaim memiliki 19 fitur aerodinamika pada bagian eksterior sehingga mobil punya drag coefficient 0,277 Cd. Hal ini berperan menambah daya jelajah sampai 20 km.

Varian listrik dari calon model baru Wuling memiliki motor elektrik penggerak roda depan bertenaga 150 kW atau setara 201 hp. Lalu torsi puncaknya 310 Nm.

Berkat baterai LFP Shenlian 2C berkapasitas 60 kWh, mobil dapat menjelajah sampai 510 km dalam satu kali pengisian daya penuh berdasarkan metode pengujian CLTC.

Sedangkan versi PHEV-nya dilengkapi mesin berkapasitas 1.500 cc bertenaga 78 kW (105 hp) dengan torsi puncak 130 Nm.

Wuling Starlight S
Photo : Carnewschina

Output itu diperkuat dengan motor elektrik yang hasilkan tenaga ekstra 150 kW (201 hp) dan torsi 310 Nm.

Dua opsi baterai tersedia yakni 9,5 kWh dan 20,5 kWh. Tanpa bantuan bensin, mobil tersebut punya jarak tempuh listrik murni 60 km sampai 130 km.

Wuling Eksion bisa menjadi penantang baru mobil listrik Chery E5 dan BYD Atto 3. Tetapi harga perlu jadi perhatian sebab keduanya dilego kompetitif mulai Rp 300 jutaan.


Terkini

mobil
BYD

Tanpa Insentif, Harga BYD Atto 1 Dipertahankan Rp 199 Juta

Harga BYD Atto 1 disebut masih akan bertahan mulai dari Rp 199 jutaan meskipun statusnya diimpor utuh

mobil
GWM

GWM Perluas Jaringan Diler, Manjakan Konsumen di Kelapa Gading

Diler GWM Kelapa Gading hadir di lokasi strategis, sehingga memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen

mobil
Insentif Otomotif

Ekonom Sebut Insentif Masih Dibutuhkan buat Pertahankan Penjualan

Insentif otomotif jadi salah satu daya tarik utama, perlu diterapkan agar penjualan bisa bertahan konsisten

news
Bridgestone

Penjualan Mobil Baru Lesu, Pasar Bridgestone Naik 8 Persen di 2025

Bridgestone Indonesia berhasil mencatat perkembangan pasar yang positif pada tahun lalu di tengah tantangan

mobil
Mobil hybrid murah

Opsi Mobil Hybrid Murah di IIMS 2026, Suzuki Ertiga Rp 200 Jutaan

Ada sejumlah pilihan mobil hybrid murah mulai dari Rp 200 juta-Rp 300 jutaan di IIMS 2026, simak daftarnya

mobil
lepas L8

Lepas L8 Tawarkan Kemudahan Kepada Konsumen di IIMS 2026

Lepas L8 hadir di IIMS 2026 dengan menawarkan beragam penawaran menarik, sehingga bisa dimanfaatkan pengunjung

mobil
VinFast Limo Green

VinFast Pede Jual Mobil Listrik Tanpa Insentif Pemerintah

Vinfast menilai mobil listrik yang sudah diproduksi di Subang memiliki harga yang kompetitif di pasar EV

mobil
VinFast Limo Green

VinFast Masih Andalkan Segmen Fleet Buat Dorong Penjualan di 2026

Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia