Penjualan Mobil Mewah Ikut Terganggu Imbas Melemahnya Ekonomi
03 Desember 2025, 17:25 WIB
Bos Ford menilai regulasi internasional jadi salah satu alasan konsumen mobil mewah menunda pembelian
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Di Indonesia, penjualan mobil mewah secara retail atau distribusi dari diler ke konsumen alami penurunan cukup tajam yakni 33 persen.
Sepanjang Oktober 2025, penjualan retail mobil mewah hanya 391 unit. Jika dibandingkan di September angkanya bisa tembus 588 unit.
Situasi ekonomi bukan jadi faktor utama yang menyebabkan penurunan penjualan mobil mewah, bahkan cenderung tidak terlalu berpengaruh di konsumen kelas atas.
Namun ada hal lain yang turut bermain. Menurut bos RMA Indonesia selaku Agen Pemegang Merek (APM) Ford di Indonesia, kebijakan internasional jadi salah satu biang keroknya.
“Jadi saya merasa ada sedikit keraguan di pasar (mobil mewah), karena orang mengatakan bahwa mungkin tarif (impor) akan turun untuk produk-produk yang datang dari Amerika Serikat,” kata Roelof Lamberts, Regional Director RMA Indonesia di Jakarta belum lama ini.
Menurut Roelof, hal tersebut turut berperan dalam penerimaan produk teranyar mereka yakni Ford Mustang di Indonesia.
Perlu diketahui, lini kendaraan Ford diimpor utuh atau berstatus Completely Built Up (CBU) dari Thailand. Misalnya Ford Ranger dan Everest.
Hanya mobil sport ikonik mereka, Ford Mustang dikirim langsung ke Indonesia dari Amerika Serikat.
Roelof mengungkapkan banyak orang menanti banderol mobil mewah dari AS seperti Ford Mustang bisa mengalami penurunan dan jadi opsi menarik buat konsumen.
Sehingga beberapa di antaranya memutuskan untuk melakukan penundaan pembelian sambil menunggu regulasi yang dimaksud berdampak ke harga mobil.
Dirinya pun mengaku tidak dapat memastikan apakah harga Ford Mustang di masa mendatang bisa turun imbas adanya perjanjian dagang baru.
“Ya saya masih perlu melihat lebih lanjut. Kami tidak tahu kapan ini akan terjadi, masih banyak spekulasi,” tegas Roelof.
Sama seperti Ford, pengumuman perjanjian IEU-CEPA yang mengatur tarif impor kendaraan dari Eropa ke Indonesia juga sempat jadi pembicaraan.
Meskipun merek seperti BMW menyambut baik keputusan tersebut, hingga sekarang belum ada pengumuman resmi soal penyesuaian harga mobil mewah BMW pasca perjanjian ini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Desember 2025, 17:25 WIB
22 November 2025, 09:00 WIB
13 November 2025, 21:30 WIB
12 November 2025, 18:14 WIB
12 November 2025, 11:00 WIB
Terkini
07 Desember 2025, 13:00 WIB
Vinfast menilai kesuksesan tujuh orang tersebut mampu menginspirasi banyak masyarakat yang ada di Tanah Air
07 Desember 2025, 11:00 WIB
Pihak Kalista siap membantu Transjakarta mencapai target 10.000 unit armada elektrifikasi per 2030 mendatang
07 Desember 2025, 09:00 WIB
Aplikasi Digiroom Auto2000 mengalami pembaruan dengan fokus pada enam jenis fitur yang memudahkan pelanggan
07 Desember 2025, 07:00 WIB
Chery Sales Indonesia menjadi official mobility partner para atlet NPC yang akan berkompetisi di Dubai
06 Desember 2025, 21:00 WIB
Aplikasi Digiroom milik Auto2000 diklaim mendapat respon positif dari para pelanggan setianya di Tanah Air
06 Desember 2025, 19:00 WIB
Perang harga mobil Cina semakin sengit di 2025, BMW menegaskan tak berminat ikut persaingan tersebut
06 Desember 2025, 17:00 WIB
Mobil pribadi diperkirakan masih menjadi kendaraan favorit masyarakat saat merayakan libur Nataru 2026
06 Desember 2025, 15:00 WIB
Daihatsu catatkan hasil positif penjualan sepanjang November 2025, Gran Max Series jadi kontributor utama