Cara Ford Dukung Aktivitas Pelanggan di Tengah Kenaikan Harga BBM
08 Mei 2026, 19:00 WIB
Bos Ford menilai regulasi internasional jadi salah satu alasan konsumen mobil mewah menunda pembelian
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Di Indonesia, penjualan mobil mewah secara retail atau distribusi dari diler ke konsumen alami penurunan cukup tajam yakni 33 persen.
Sepanjang Oktober 2025, penjualan retail mobil mewah hanya 391 unit. Jika dibandingkan di September angkanya bisa tembus 588 unit.
Situasi ekonomi bukan jadi faktor utama yang menyebabkan penurunan penjualan mobil mewah, bahkan cenderung tidak terlalu berpengaruh di konsumen kelas atas.
Namun ada hal lain yang turut bermain. Menurut bos RMA Indonesia selaku Agen Pemegang Merek (APM) Ford di Indonesia, kebijakan internasional jadi salah satu biang keroknya.
“Jadi saya merasa ada sedikit keraguan di pasar (mobil mewah), karena orang mengatakan bahwa mungkin tarif (impor) akan turun untuk produk-produk yang datang dari Amerika Serikat,” kata Roelof Lamberts, Regional Director RMA Indonesia di Jakarta belum lama ini.
Menurut Roelof, hal tersebut turut berperan dalam penerimaan produk teranyar mereka yakni Ford Mustang di Indonesia.
Perlu diketahui, lini kendaraan Ford diimpor utuh atau berstatus Completely Built Up (CBU) dari Thailand. Misalnya Ford Ranger dan Everest.
Hanya mobil sport ikonik mereka, Ford Mustang dikirim langsung ke Indonesia dari Amerika Serikat.
Roelof mengungkapkan banyak orang menanti banderol mobil mewah dari AS seperti Ford Mustang bisa mengalami penurunan dan jadi opsi menarik buat konsumen.
Sehingga beberapa di antaranya memutuskan untuk melakukan penundaan pembelian sambil menunggu regulasi yang dimaksud berdampak ke harga mobil.
Dirinya pun mengaku tidak dapat memastikan apakah harga Ford Mustang di masa mendatang bisa turun imbas adanya perjanjian dagang baru.
“Ya saya masih perlu melihat lebih lanjut. Kami tidak tahu kapan ini akan terjadi, masih banyak spekulasi,” tegas Roelof.
Sama seperti Ford, pengumuman perjanjian IEU-CEPA yang mengatur tarif impor kendaraan dari Eropa ke Indonesia juga sempat jadi pembicaraan.
Meskipun merek seperti BMW menyambut baik keputusan tersebut, hingga sekarang belum ada pengumuman resmi soal penyesuaian harga mobil mewah BMW pasca perjanjian ini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Mei 2026, 19:00 WIB
05 Mei 2026, 20:37 WIB
21 April 2026, 09:00 WIB
20 April 2026, 21:20 WIB
17 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
24 Mei 2026, 19:00 WIB
16 ribu unit mobil listrik Jaecoo J5 EV terkirim ke konsumen sejak awal peluncurannya jelang akhir 2025
24 Mei 2026, 18:03 WIB
Trimegah Group yang sebelumnya diler Honda kini beralih memasarkan Chery dan Lepas di kawasan BSD City
24 Mei 2026, 17:10 WIB
Biaya perawatan rutin BYD M6 DM diklaim lebih murah dari mobil bermesin bensin dengan kapasitas 1.500 cc
24 Mei 2026, 15:13 WIB
PT HPM resmi menyerahkan 20 unit Honda Prelude ke konsumen di Indonesia dari total alokasi 150 unit di 2026
23 Mei 2026, 09:57 WIB
Setelah membela Honda selama beberapa tahun, Joan Mir memutuskan untuk berganti seragam pada musim depan
22 Mei 2026, 19:00 WIB
Suku cadang alternatif Toyota, T-OPT hadir di Indonesia International Trade Show for Automotive Industry
22 Mei 2026, 16:17 WIB
Daihatsu kumpul sahabat 2026 menampilkan banyak promo-promo menarik dan unit lawas yang langka di pasaran
22 Mei 2026, 13:00 WIB
Astra UD Trucks tidak hanya memasarkan produk-produk truk ramah lingkungan, namun juga ikut memelihara lingkungan