Daftar Lengkap Harga BBM September 2026 Usai Pertamax Green Naik
02 September 2026, 19:52 WIB
Kandungan etanol pada bahan bakar murni bukannya tanpa alasan, Pertamina memberikan penjelasan berikut
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Belum lama ini, seluruh badan usaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta batal membeli bahan bakar minyak atau BBM murni milik PT Pertamina (Persero).
Salah satu alasan yang mendasari keputusan tersebut adalah ditemukannya kandungan etanol pada base fuel dari Pertamina.
Meskipun secara regulasi kandungan etanol pada BBM tetap diperbolehkan, hal itu tidak sesuai dengan spesifikasi BBM SPBU swasta.
Menanggapi hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga memberikan penjelasan terkait kandungan etanol pada BBM yang ditolak oleh SPBU swasta.
“Penggunaan etanol dalam BBM bukanlah hal baru melainkan praktik yang sudah mapan secara global,” kata Roberth MV Dumatubun, Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga seperti dikutip dari Antara, Minggu (05/10).
Lebih lanjut disebutkan bahwa penggunaan etanol pada BBM sebenarnya bukanlah hal baru. Bahkan sudah diterapkan secara internasional untuk membantu menekan emisi karbon dan meningkatkan kualitas udara.
Menurut Roberth, etanol pada BBM mengurangi emisi gas buang kendaraan. Kemudian terbukti menjadi standar di berbagai negara termasuk Amerika Serikat.
Kandungan etanol pada BBM berasal dari material tumbuhan misalnya tebu ataupun jagung. Ini diklaim lebih ramah lingkungan ketimbang bahan bakar fosil murni.
Penggunaan etanol juga disebut menekan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil murni. Kemudian mendukung peningkatan perekonomian masyarakat karena memanfaatkan bahan baku pertanian.
Di negara lain seperti Brasil, pencampuran etanol telah diatur dalam Renewable Energy Directive atau RED II dengan persentase blending 10 persen atau E10.
E10 telah menjadi standar di negara-negara Eropa termasuk Prancis, Jerman dan Inggris. Sedangkan di Asia yakni India program E20 tengah didorong agar terealisasi optimal per 2030.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam menurunkan emisi karbon sesuai target Net Zero Emission 2060,” tegas dia.
Sebagai informasi, sebelumnya SPBU swasta Vivo dikabarkan batal membeli base fuel Pertamina imbas ditemukannya kandungan etanol sekitar 3,5 persen berdasarkan hasil uji lab bahan bakar impor tersebut.
Kesepakatan terdahulu, Vivo akan membeli BBM murni Pertamina dengan jumlah 40 ribu barel dari total 100 ribu barel yang telah diimpor.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 September 2026, 19:52 WIB
01 September 2026, 20:09 WIB
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
03 September 2026, 16:46 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat menyambangi kota Batam dengan segala keunggulan masyarakat untuk bermobilitas
03 September 2026, 16:02 WIB
Pabrik BYD di Subang resmi beroperasi dengan investasi Rp11,7 triliun dengan kapasitas maksimal 150 ribu per tahun.
03 September 2026, 09:00 WIB
Jika dilihat Marc Marquez memang belum pernah menyelesaikan satu pun balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok
03 September 2026, 07:00 WIB
Pemberian insentif motor listrik masih belum menemui kepastian di September 2026, Kementerian ESDM buka suara
03 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa dimanfaatkan jika Anda ingin memperpanjang masa berlaku dokumen berkendara hari ini
03 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan sistem hadir kembali sore 16.00 WIB
03 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, berikut lokasinya
02 September 2026, 19:52 WIB
Pertamina menaikan harga BBM jenis Pertamax Green menjadi Rp 19.150 per liter yang berlaku mulai hari ini