CATL Kembangkan Baterai Berbahan Garam, Gandeng HyperStrong
28 April 2026, 13:31 WIB
Pabrik CATL di Indonesia diharapkan bisa beroperasi mulai Maret 2026 dengan konsumendari berbagai negara
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Perkembangan mobil listrik di Indonesia diperkirakan bakal makin cepat di tahun depan. Hal ini karena Contemporary Amperex Technology (CATL), produsen baterai kendaraan listrik asal Cina akan mulai beroperasi.
Yuliot Tanjung, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral mengungkap bahwa fasilitas produksi tersebut akan mulai beroperasi di Maret 2026.
“Mereka (CATL) mengharapkan itu paling lambat Maret 2026 sudah berproduksi di Indonesia,” ungkap Yuliot, dilansir Antara (16/05).
Nantinya perusahaan tersebut akan bekerjasama dengan Indonesia Battery Corporation (IBC) untuk membangun pabrik sel baterai di Indonesia.
Yuliot menyampaikan bahwa investasi CATL tetap berlanjut di Indonesia dengan kapasitas sebesar 15 GWh. Namun anga itu akan dicapai secara bertahap karena produksi perdana di 2026 baru memiliki kapasitas sebesar 7,5 GWh atau setengah dari yang direncanakan.
“Ini tahap pertama sudah mendapat persetujuan (dari Pemerintah China) 7,5 GWh,” tambah Yuliot kemudian.
Sementara sisanya baru dibangun setelah mendapatkan pendanaan dari hasil IPO atau Initial Public Offering (Penawaran Umum Perdana).
Menariknya lagi, walau belum resmi beroperasi tetapi CATL sudah memiliki pembeli hasil produksi yang berasal dari beberapa negara seperti Eropa dan Amerika Serikat. Sayangnya perusahaan belum menyampaikan siapa konsumennya tersebut.
Selain buat keperluan ekspor, pabrikan mobil listrik Indonesia juga diperkirakan bakal memanfaatkannya. Dengan ini maka TKDN bakal meningkat dan bukan tidak mungkin harga EV di masa depan bakal lebih kompetitif dibanding sekarang.
Sebelumnya diberitakan bahwa CATL sudah berniat untuk membangun pabrik sejak akhir 2024. Tak tanggung-tanggung mereka dikabarkan siap menggelontorkan dana sebesar US$ 1,2 miliar atau sekitar Rp 18,66 triliun.
Uang tersebut nantinya akan dipakai guna membangun pabrik di Karawang, Jawa Barat.
Keputusan itu diambil karena mereka melihat tingginya potensi perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. Terlebih pemerintah terus memberikan beragam insentif untuk mempercepat adopsi EV di Tanah Air.
Bukan tidak mungkin ke depannya pasar kendaraan listrik di Tanah Air bisa berkompetisi dengan mobil konvensional.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 April 2026, 13:31 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
20 April 2026, 21:19 WIB
29 Januari 2026, 20:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda