Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Penjualan BYD lampaui Toyota di Singapura dengan selisih hingga ribuan unit pada periode Januari hingga April 2025
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan mobil di Indonesia pada Januari hingga April 2025 masih dipegang Toyota. Namun performa tersebut rupanya berbeda dibandingkan negara tetangga seperti Singapura.
Di negeri Singa, BYD berhasil menjadi merek terlaris mengalahkan Toyota yang selama beberapa tahun sudah mengusai pasar. Ini adalah pertama kalinya perusahaan asal Cina tersebut mendominasi pasar.
Dilansir Reuters, pada Januari hingga April 2025, BYD berhasil menjual sedikitnya 3.002 unit. Jumlah itu setara dengan 20 persen dari total penjualan mobil di Singapura,
Sementara itu Toyota hanya mampu melepas 2.050 unit sementara Tesla 525 unit di periode yang sama.
Catatan ini tentu menjadi perhatian sendiri karena sepanjang 2024, penjualan Toyota terbilang stabil dan mendominasi pasar Singapura. Padahal negara tersebut dikenal sangat ketat terhadap perizinan kepemilikan kendaraan.
Tercatat sepanjang 2024 Toyota berhasil menjual 7.876 unit, lebih banyak ketimbang BYD yang hanya 6.191 unit.
Keberhasilan BYD dalam mengambil alih posisi pabrikan terlaris di Singapura pada awal 2025 ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengembangkan pasar di Asia Tenggara. Langkah tersebut dilakukan karena persaingan kendaraan listrik di negara asalnya terbilang sangat ketat.
BYD bahkan dikabarkan memiliki target 50 persen penjualannya berasal dari luar Cina pada 2030. Bila benar tercapai maka bukan tidak mungkin mereka menjadi salah satu produsen terbesar di dunia.
Perlu diketahui bahwa BYD masuk ke Singapura pada 2022 atau satu tahun lebih lambat ketimbang Tesla.
Namun di 2023 penjualan mereka sudah jauh melampaui Tesla. Ketika itu BYD berhasil melepas 1.416 unit sementara pesaingnya hanya 941 unit.
Selain Singapura, penjualan BYD juga terbilang sangat kuat di beberapa negara Asia Tenggara. Di Indonesia mereka bahkan sudah menjadi pabrikan mobil listrik terlaris.
Tak berhenti di sana, perusahaan pun sudah mulai membangun pabrikan di kawasan Subang, Jawa Barat. Fasilitas produksi tersebut dipercaya bisa memperkuat posisi mereka di persaingan otomotif Tanah Air karena harganya dapat lebih terjangkau.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat