Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Penjualan BYD lampaui Toyota di Singapura dengan selisih hingga ribuan unit pada periode Januari hingga April 2025
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan mobil di Indonesia pada Januari hingga April 2025 masih dipegang Toyota. Namun performa tersebut rupanya berbeda dibandingkan negara tetangga seperti Singapura.
Di negeri Singa, BYD berhasil menjadi merek terlaris mengalahkan Toyota yang selama beberapa tahun sudah mengusai pasar. Ini adalah pertama kalinya perusahaan asal Cina tersebut mendominasi pasar.
Dilansir Reuters, pada Januari hingga April 2025, BYD berhasil menjual sedikitnya 3.002 unit. Jumlah itu setara dengan 20 persen dari total penjualan mobil di Singapura,
Sementara itu Toyota hanya mampu melepas 2.050 unit sementara Tesla 525 unit di periode yang sama.
Catatan ini tentu menjadi perhatian sendiri karena sepanjang 2024, penjualan Toyota terbilang stabil dan mendominasi pasar Singapura. Padahal negara tersebut dikenal sangat ketat terhadap perizinan kepemilikan kendaraan.
Tercatat sepanjang 2024 Toyota berhasil menjual 7.876 unit, lebih banyak ketimbang BYD yang hanya 6.191 unit.
Keberhasilan BYD dalam mengambil alih posisi pabrikan terlaris di Singapura pada awal 2025 ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengembangkan pasar di Asia Tenggara. Langkah tersebut dilakukan karena persaingan kendaraan listrik di negara asalnya terbilang sangat ketat.
BYD bahkan dikabarkan memiliki target 50 persen penjualannya berasal dari luar Cina pada 2030. Bila benar tercapai maka bukan tidak mungkin mereka menjadi salah satu produsen terbesar di dunia.
Perlu diketahui bahwa BYD masuk ke Singapura pada 2022 atau satu tahun lebih lambat ketimbang Tesla.
Namun di 2023 penjualan mereka sudah jauh melampaui Tesla. Ketika itu BYD berhasil melepas 1.416 unit sementara pesaingnya hanya 941 unit.
Selain Singapura, penjualan BYD juga terbilang sangat kuat di beberapa negara Asia Tenggara. Di Indonesia mereka bahkan sudah menjadi pabrikan mobil listrik terlaris.
Tak berhenti di sana, perusahaan pun sudah mulai membangun pabrikan di kawasan Subang, Jawa Barat. Fasilitas produksi tersebut dipercaya bisa memperkuat posisi mereka di persaingan otomotif Tanah Air karena harganya dapat lebih terjangkau.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta