Ganjil Genap Jakarta 7 April 2026, Siapkan Jalur Alternatif
07 April 2026, 06:00 WIB
Dishub DIY memperkirakan ada 8 juta mobilitas saat arus mudik Lebaran 2026 sehingga mereka siapkan rekayasa lalu lintas
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Daerah Istimewa Yogyakarta diyakini masih menjadi salah satu tujuan utama para pemudik pada Lebaran 2026. Dinas Perhubungan DIY memperkirakan bakal ada 8 juta orang yang keluar-masuk provinsi tersebut.
Jumlah tersebut merupakan estimasi mobilitas orang di seluruh kabupaten/kota di DIY selama periode Lebaran. Besarnya angka itu membuat mereka mempersiapkan diri agar kelancaran arus lalu lintas tetap terjaga.
"Kurang lebih sekitar 8 jutaan orang berkendara di DIY saat libur Lebaran 2026," ujar Chrestina Erni Widyastuti, Kepala Dinas Perhubungan DIY (27/02).
Estimasi itu mengacu pada pola mobilitas orang di sejumlah jalur masuk utama ke wilayah DIY, mulai dari kawasan Prambanan, Jalan Godean, Jalan Wates, serta jalur-jalur alternatif yang selama ini digunakan pemudik.
Informasi terkait jalur alternatif tersebut, kata dia, bakal disosialisasikan kembali kepada masyarakat untuk membantu kelancaran arus mudik.
Berdasarkan evaluasi yang mereka lakukan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, kepadatan kemungkinan terjadi di Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman.
"Saat Nataru kemarin kami mengira kepadatan terjadi di Prambanan, ternyata salah. Karena biaya tol agak mahal, jadi cenderung tidak menggunakan tol," tambahnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama arus mudik 2026, Dishub DIY akan berkoordinasi dengan kepolisian serta pemangku kepentingan terkait.
Mereka bahkan berencana memperpanjang durasi lampu lalu lintas di simpang-simpang yang berpotensi padat.
Selain itu, pemantauan arus kendaraan akan dilakukan melalui back office Smart Province yang terintegrasi dengan Polda DIY.
"Kita bersama kepolisian dan stakeholder lain akan melakukan pengaturan lalu lintas. Pengaturan traffic light nanti juga diperpanjang durasinya di simpang-simpang dengan tingkat kepadatan tinggi," ujar Chrestina.
Sebelumnya diberitakan bahwa diprediksi akan ada 144 juta orang melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026. Perkiraan ini merupakan hasil survei nasional dengan potensi kenaikan jumlah pemudik dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Untuk menghindari kepadatan lalu lintas, pemerintah telah menyiapkan beragam langkah antisipasi, mulai dari pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas, contraflow, sistem satu arah (one way), hingga ganjil genap di sejumlah ruas tol yang berpotensi padat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 April 2026, 06:00 WIB
06 April 2026, 06:01 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
02 April 2026, 06:00 WIB
Terkini
14 April 2026, 19:30 WIB
Libur lebaran disebut menjadi salah satu alasan jebloknya penjualan mobil baru di RI pada periode Maret 2026
14 April 2026, 16:40 WIB
Kini akbar Faizal dan diler telah berkomunikasi guna melakukan perbaikan pada BYD Seal yang alamii kerusakan
14 April 2026, 13:00 WIB
Setelah proses road test selesai, Mitsubishi Fuso akan melihat dampak penggunaan B50 untuk kendaraan mereka
14 April 2026, 11:00 WIB
Jaecoo J5 EV berhasil menjadi mobil terlaris Maret 2026 dengan mencatatkan angka wholesales sebesar 2.959 unit
14 April 2026, 09:00 WIB
Menurut Chery, kerja sama antar merek untuk ekspansi global akan menjadi tren baru di kalangan manufaktur
14 April 2026, 07:00 WIB
BYD diketahui sedang melakukan uji jalan sebuah double cabin baru versi terjangkau untuk pasar di dalam negeri
14 April 2026, 06:01 WIB
Pemilik mobil dan motor bisa memanfaatkan SIM keliling Bandung hari ini untuk mengurus dokumen berkendara
14 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta diterapkan di puluhan ruas jalan utama yang kerap terjadi kemacetan tiap harinya