Amerika Kian Lantang Tolak Mobil Listrik Cina, Tutup Semua Akses
04 April 2026, 09:00 WIB
Bakal resmi diluncurkan pada 10 Juni mendatang, mobil listrik Toyota bZ5 pakai baterai dan motor elektrik BYD
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Toyota segera luncurkan mobil listrik bZ5 secara resmi pada 10 Juni 2025. Model tersebut sebelumnya telah mulai diproduksi di Tianjin, Cina.
Masih seperti EV (Electric Vehicle) Toyota lain yakni bZ4X, bZ5 dibangun di atas platform e-TNGA yang telah dioptimalkan buat mobil listrik.
Lahir sebagai purwarupa pada 2022, terungkap bahwa Toyota menggunakan komponen baterai dari BYD yaitu Blade Battery. Sedangkan motor elektrik bertenaga 200 kW atau 268 hp disuplai oleh subsidiari BYD, FinDreams.
Toyota bZ5 bakal saingi berbagai lini SUV (Sport Utility Vehicle) lain di Tiongkok dan ditawarkan dengan harga kompetitif, namun diimbangi teknologi serta jarak tempuh mumpuni.
Desain Toyota bZ5 sekilas tampak seperti bZ4X, namun diberikan sudut-sudut yang lebih tajam di bagian belakang. Lalu tampilannya lebih minimalis, tidak banyak tambahan bodykit atau aksen hitam.
Fascia depan telah mengadopsi konsep hammerhead yang jadi ciri khas mobil keluaran terkini dari Toyota. Kemudian kesan mewah diperkuat lewat penggunaan door handle model flush.
Dilansir dari Carnewschina, Sabtu (07/05) bZ5X ditawarkan dalam dua pilihan jarak tempuh yakni 550 km dan 630 km berdasarkan metode pengetesan CLTC.
Bicara soal harga, Toyota bZ5 dilego di kisaran 130.000 yuan sampai 160.000 yuan. Angka tersebut setara Rp 295 jutaan-Rp 363,1 jutaan.
Diyakini fokus penjualan bZ5 adalah pasar Tiongkok. Belum diketahui jika hasil kolaborasi dengan FAW Group ini bakal diekspor ke negara lain.
Menurut penjelasan Toyota Indonesia, produk buatan lokal Cina dirancang dengan memperhatikan kebutuhan konsumen setempat.
Sehingga belum tentu nanti cocok jika dibawa ke dalam negeri. Hingga sekarang, Toyota baru punya satu model mobil listrik dari seri bZ (Beyond Zero) yaitu bZ4X.
Berbeda dari mayoritas EV Cina lain, bZ4X masih diimpor utuh alias CBU (Completely Built Up) dari Jepang dan berstatus spot order, harga sekitar Rp 1,1 miliar.
PT TAM (Toyota Astra Motor) lebih gencar memasarkan mobil hybrid sebab diyakini sebagai solusi yang sesuai buat pelanggan Tanah Air. Keunggulan ditawarkan adalah efisiensi bahan bakar dan tidak tergantung dengan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 April 2026, 09:00 WIB
02 April 2026, 13:00 WIB
02 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 15:00 WIB
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Terkini
04 April 2026, 09:00 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina
04 April 2026, 07:38 WIB
Warna baru Honda Stylo 160 yakni Burgundy tampil mewah, ada sejumlah pembaruan pada bagian desain bodi
03 April 2026, 18:43 WIB
Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System
03 April 2026, 15:39 WIB
Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh