Mobil Listrik Terbakar, Masyarakat Panik Jual Kendaraannya

Kebakaran mobil listrik di Korea Selatan sebabkan masyarakat panik dan jual kendaraannya di sejumlah platform

Mobil Listrik Terbakar, Masyarakat Panik Jual Kendaraannya
Adi Hidayat

KatadataOTO – Kepercayaan masyarakat Korea Selatan terhadap kendaraan listrik sedang diuji setelah terbakarnya Mercedes-Benz EQE beberapa waktu lalu. Hal ini terlihat dari banyaknya pemilik yang menjualnya di berbagai platform.

Tak tanggung-tanggung, ada ratusan Mercedes-Benz EQE yang dijual di sebuah platform jual beli setelah kejadian kebakaran. Padahal mobil terbilang masih baru sehingga fenomena tersebut cukup unik.

Selain itu, jumlah mobil listrik bekas yang dijual secara online pun dikabarkan meningkat signifikan. Sebuah platform jual beli mengaku jumlah unit mengalami peningkatan stok hingga 184 persen di pekan pertama Agustus 2024 dibanding periode sebelumnya

Harga jual kembali kendaraan listrik pun dikabarkan mengalami penurunan signifikan. Sebelum insiden terjadi, Mercedes-Benz EQE bekas dijual antara 60-70 juta Won atau sekitar Rp 699 juta hingga Rp 815,5 juta.

Masyarakat Korea Selatan panik jual mobil listrik
Photo : Istimewa

Sekarang untuk model EQE 300 lansiran 2023 hanya dijual 59 juta Won atau sekitar Rp 687,4 juta. Padahal unit baru ditawarkan 92 juta won, setara Rp 1,071 miliar.

Situasi ini mempengaruhi industri otomotif Korea Selatan secara keseluruhan hingga pemerintah melakukan pertemuan darurat dengan para produsen kendaraan listrik. Dalam rapat tersebut disepakati beberapa hal termasuk memastikan pabrikan otomotif menyampaikan merek baterai yang dipakai.

Agar pasar otomotif tidak menurun maka sejumlah pabrikan otomotif pun melakukan beragam promo. Hyundai misalnya memberikan diskon hingga 5 juta Won atau Rp 58,2 juta pada Kona Electric.

Selain itu mereka juga memberi potongan harga 10 persen pada Ioniq 5. Sedangkan Genesis, diskonnya adalah 5 persen untuk semua model.

Langkah serupa juga dirasakan pabrikan Eropa seperti BMW karena menawarkan diskon 12 persen untuk i7 dan 1X. Sedangkan Audi memangkas hampir 30 persen pada seluruh jajaran Electric Vehicle mereka.

Hyundai Kona Electric N Line
Photo : Hyundai UK

Meski ada promo menarik keraguan konsumen masih tetap ada. Bahkan beberapa diler melaporkan sudah ada pelanggan membatalkan pesanan setelah adanya isu potensi peraturan baru yang membatasi penggunaan mobil listrik khususnya di lokasi parkir bawah tanah.

Hal ini tentunya menjadi sebuah tantangan nyata untuk dipikirkan oleh banyak pihak sebelum kekhawatiran semakin meluas.


Terkini

motor
Yadea GT80

Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh

Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh

mobil
BYD Atto 1

10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati

Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales

mobil
New Danza D9

BYD Bersiap Hadapi Mandatori TKDN 60 Persen di 2027

BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan

otosport
BYD

Selain Atto 2, BYD M6 EV Bakal Pakai Blade Battery Generasi Kedua

BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit

otosport
Marc Marquez

Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika

Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi

mobil
Baterai Mobil Listrik

BYD Bakal Produksi Blade Baterai Generasi Kedua di Subang

Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan

mobil
Wuling Aira ev

10 Merek Mobil Cina Terlaris September 2026: Wuling Bertumbuh

BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026

mobil
BYD

Flash Charging BYD Hanya Ekstra Cepat Untuk Model Terbaru

Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama