Chery Q Debut di GIIAS 2026, Sudah Terpesan 3.000 Unit
19 Juli 2026, 12:00 WIB
Di tengah tantangan proses restrukturisasi, Neta memastikan tetap berkiprah dan melayani konsumen Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Start up mobil listrik asal Cina, Neta tengah mengalami berbagai tantangan khususnya di tengah proses restrukturisasi.
Imbas hal tersebut Neta melakukan penyesuaian jumlah outlet diler di Indonesia dan merombak ulang layanan purna jual yang ditawarkan ke konsumen Tanah Air.
Meskipun begitu, pihak Neta memastikan bahwa Hozon Auto sebagai prinsipal belum berencana hengkang dari pasar Indonesia.
“Sampai hari ini saya berkoordinasi dengan Cina dan manajemen Neta di Cina yang pegang pasar Indonesia, Neta tidak akan pergi,” kata Irvan Mustafa, Head of Marketing PT Neta Auto Indonesia kepada KatadataOTO, Kamis (22/01).
Harapannya konsumen tidak perlu khawatir sebab rangkaian layanan purna jual seperti servis dan suku cadang tetap akan disediakan oleh pihak Neta.
Saat ini Irvan menegaskan pihak Neta fokus untuk menyiapkan outlet pelayanan purna jual sesuai kebutuhan konsumen di dalam negeri.
Bicara soal penjualan, dia mengungkapkan belum ada unit terbaru untuk model mobil listrik Neta V-II maupun Neta X, tetapi tersisa stok tahun lalu.
Kemudian tampaknya belum ada rencana lagi untuk menghadirkan produk di masa mendatang.
“Memang fokusnya di after sales. Karena memang beberapa teman-teman pengguna Neta lebih fokus ke purna jual,” tegas Irvan.
Mobil listrik Neta mengawali debutnya di Tanah Air pada Agustus 2023, tepatnya di Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2023.
Model pertama mereka yakni Neta V, berstatus Completely Built Up (CBU) atau diimpor utuh dari negara asalnya.
Namun tahun berikutnya hadir Neta V-II, sebuah pembaruan yang sudah dirakit lokal di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor (HIM).
Mereka juga kemudian meluncurkan Sport Utility Vehicle (SUV) Neta X pada September 2024, tawarkan dimensi lebih besar dari Neta V-II.
Berbekal dua model, Neta mengakhiri 2025 dengan total penjualan retail sebanyak 406 unit dan wholesales 657 unit.
Distribusi mobil Neta dari diler ke konsumen mengalami penurunan tipis dari 2024, yakni 570 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Juli 2026, 12:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Terkini
23 Juli 2026, 18:32 WIB
BYD mengisi posisi teratas sebagai merek mobil Cina terlaris di Indonesia periode Juni 2026, Jaecoo tergeser
23 Juli 2026, 09:00 WIB
Changan berencana menghadirkan berbagai mobil baru mulai dari BEV, HEV, REEV sampai PHEV di Indonesia
23 Juli 2026, 07:00 WIB
TAF dan ACC telah menyiapkan banyak program spesial demi mendapatkan banyak konsumen selama GIIAS 2026
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Skema ganjil genap Jakarta masih berlaku esok hari mulai dari pukul 06.00 WIB, mobil pelat genap dibatasi
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum mendatangi SIM keliling Bandung hari ini, disarankan menyiapkan dana untuk mengurus dokumen berkendara
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, ini persyaratan lengkapnya
22 Juli 2026, 22:04 WIB
Geely Okavango sudah terdaftar di Indonesia, SUV bermesin bensin yang diyakini masuk setelah Coolray
22 Juli 2026, 19:13 WIB
DFSK E5 Plus resmi dijual dengan harga Rp 500 juta-550 jutaan, terpesan ribuan unit sejak dibuka kerannya