Flash Charging BYD Hanya Ekstra Cepat Untuk Model Terbaru
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Di tengah tantangan proses restrukturisasi, Neta memastikan tetap berkiprah dan melayani konsumen Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Start up mobil listrik asal Cina, Neta tengah mengalami berbagai tantangan khususnya di tengah proses restrukturisasi.
Imbas hal tersebut Neta melakukan penyesuaian jumlah outlet diler di Indonesia dan merombak ulang layanan purna jual yang ditawarkan ke konsumen Tanah Air.
Meskipun begitu, pihak Neta memastikan bahwa Hozon Auto sebagai prinsipal belum berencana hengkang dari pasar Indonesia.
“Sampai hari ini saya berkoordinasi dengan Cina dan manajemen Neta di Cina yang pegang pasar Indonesia, Neta tidak akan pergi,” kata Irvan Mustafa, Head of Marketing PT Neta Auto Indonesia kepada KatadataOTO, Kamis (22/01).
Harapannya konsumen tidak perlu khawatir sebab rangkaian layanan purna jual seperti servis dan suku cadang tetap akan disediakan oleh pihak Neta.
Saat ini Irvan menegaskan pihak Neta fokus untuk menyiapkan outlet pelayanan purna jual sesuai kebutuhan konsumen di dalam negeri.
Bicara soal penjualan, dia mengungkapkan belum ada unit terbaru untuk model mobil listrik Neta V-II maupun Neta X, tetapi tersisa stok tahun lalu.
Kemudian tampaknya belum ada rencana lagi untuk menghadirkan produk di masa mendatang.
“Memang fokusnya di after sales. Karena memang beberapa teman-teman pengguna Neta lebih fokus ke purna jual,” tegas Irvan.
Mobil listrik Neta mengawali debutnya di Tanah Air pada Agustus 2023, tepatnya di Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2023.
Model pertama mereka yakni Neta V, berstatus Completely Built Up (CBU) atau diimpor utuh dari negara asalnya.
Namun tahun berikutnya hadir Neta V-II, sebuah pembaruan yang sudah dirakit lokal di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor (HIM).
Mereka juga kemudian meluncurkan Sport Utility Vehicle (SUV) Neta X pada September 2024, tawarkan dimensi lebih besar dari Neta V-II.
Berbekal dua model, Neta mengakhiri 2025 dengan total penjualan retail sebanyak 406 unit dan wholesales 657 unit.
Distribusi mobil Neta dari diler ke konsumen mengalami penurunan tipis dari 2024, yakni 570 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan