Mobil Diduga BYD M6 Hybrid Mulai Wara-wiri di Jakarta
10 Maret 2026, 07:11 WIB
Lepas L8 mengincar konsumen di segmen premium yang sedang mencari kendaraan tambahan, bukan mobil pertama
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Lepas L8 merupakan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dari sub merek Chery Group. Model ini mengincar konsumen yang berbeda dari Chery di Indonesia.
Meskipun sama-sama Sport Utility Vehicle (SUV) seperti seri Tiggo, Lepas L8 ditawarkan dalam varian warna yang lebih nyentrik dan bervariasi.
Beberapa opsi kelir itu tidak tersedia di produk-produk Chery Group lain termasuk Jaecoo.
“Melihat Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) kami, banyak pelanggan memilih warna-warna merah dan hijau,” kata Ricky He, Deputy Director of Lepas Business Unit di Sunter, Kamis (22/01).
Padahal di Indonesia, kelir hitam dan putih kerap jadi pilihan pertama konsumen karena mudah untuk dijual kembali.
Hal tersebut mengindikasikan adanya perbedaan kelas konsumen Lepas L8 dengan merek lain termasuk dari Chery Group itu sendiri.
“Dari mulai Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW), memang profil (konsumen) di diler kami itu yang jelas ini (Lepas L8) bukan mobil pertama, tetapi tambahan,” kata Junianto Naibaho, Chief Executive Officer Lepas SM Group dalam kesempatan sama.
Lebih lanjut dia mengungkapkan konsumen Lepas cenderung tak lagi menanyakan program penjualan namun ketersediaan unit serta waktu pengiriman kendaraan.
Tetapi satu hal jadi daya tarik Lepas L8 yakni opsi kustom nomor badge pada mobil. Ini berlaku untuk 100 pembeli pertama.
“Mereka bisa memilih nomor yang akan dipasang di mobil. Jadi (perpaduan) tiga angka mulai dari nol sampai 100. Itu memiliki satu nilai tersendiri,” tegas Junianto.
Hanya saja pihak Lepas masih menutup rapat informasi terkait angka pemesanan yang sudah diterima sejak L8 debut.
Sebagai informasi, prebook Lepas L8 sebelumnya sudah dibuka sejak GJAW 2025 dengan harga Rp 500 jutaan.
Sebagai PHEV, Lepas L8 punya daya jelajah ekstra berkat tambahan baterai. Tanpa mengandalkan bensin, mobil bisa menempuh jarak 100 kilometer dengan mengandalkan baterai.
Sementara secara komprehensif, perpaduan antara bensin dan baterai sebagai sumber daya mampu membuat mobil ini menjelajah sampai 1.300 kilometer.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Maret 2026, 07:11 WIB
03 Maret 2026, 12:34 WIB
03 Maret 2026, 11:00 WIB
02 Maret 2026, 16:06 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
10 Maret 2026, 22:10 WIB
BYD masih menjadi merek mobil Cina terlaris di Indonesia pada periode Februari 2026 disusul Jaecoo dan Wuling
10 Maret 2026, 17:00 WIB
Daihatsu memamerkan kelengkapan fasilitas mereka termasuk Part Center yang betujuan untuk menyediakan suku cadang di Indonesia
10 Maret 2026, 15:00 WIB
Aito M9 menjadi salah satu kandidat kuat mobil baru DFSK yang segera dipasarkan di semester kedua tahun ini
10 Maret 2026, 11:00 WIB
Toyota merajai 10 merek mobil terlaris pada Februari 2026, mereka berhasil mencatatkan retail 44.878 unit
10 Maret 2026, 07:11 WIB
Satu unit mobil diyakini kuat merupakan BYD M6 Hybrid, dibalut kamuflase di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 10 Maret 2026 terus dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di Ibu Kota
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan pengendara, kepolisian mengoperasikan SIM keliling Bandung dari dua tempat berbeda hari ini
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima titik lokasi SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi Anda yang ingin melakukan perpanjangan SIM