Chery Group Percaya Diri Bakal Lebih Sukses di Indonesia
19 Oktober 2026, 08:24 WIB
Lepas L8 mengincar konsumen di segmen premium yang sedang mencari kendaraan tambahan, bukan mobil pertama
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Lepas L8 merupakan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dari sub merek Chery Group. Model ini mengincar konsumen yang berbeda dari Chery di Indonesia.
Meskipun sama-sama Sport Utility Vehicle (SUV) seperti seri Tiggo, Lepas L8 ditawarkan dalam varian warna yang lebih nyentrik dan bervariasi.
Beberapa opsi kelir itu tidak tersedia di produk-produk Chery Group lain termasuk Jaecoo.
“Melihat Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) kami, banyak pelanggan memilih warna-warna merah dan hijau,” kata Ricky He, Deputy Director of Lepas Business Unit di Sunter, Kamis (22/01).
Padahal di Indonesia, kelir hitam dan putih kerap jadi pilihan pertama konsumen karena mudah untuk dijual kembali.
Hal tersebut mengindikasikan adanya perbedaan kelas konsumen Lepas L8 dengan merek lain termasuk dari Chery Group itu sendiri.
“Dari mulai Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW), memang profil (konsumen) di diler kami itu yang jelas ini (Lepas L8) bukan mobil pertama, tetapi tambahan,” kata Junianto Naibaho, Chief Executive Officer Lepas SM Group dalam kesempatan sama.
Lebih lanjut dia mengungkapkan konsumen Lepas cenderung tak lagi menanyakan program penjualan namun ketersediaan unit serta waktu pengiriman kendaraan.
Tetapi satu hal jadi daya tarik Lepas L8 yakni opsi kustom nomor badge pada mobil. Ini berlaku untuk 100 pembeli pertama.
“Mereka bisa memilih nomor yang akan dipasang di mobil. Jadi (perpaduan) tiga angka mulai dari nol sampai 100. Itu memiliki satu nilai tersendiri,” tegas Junianto.
Hanya saja pihak Lepas masih menutup rapat informasi terkait angka pemesanan yang sudah diterima sejak L8 debut.
Sebagai informasi, prebook Lepas L8 sebelumnya sudah dibuka sejak GJAW 2025 dengan harga Rp 500 jutaan.
Sebagai PHEV, Lepas L8 punya daya jelajah ekstra berkat tambahan baterai. Tanpa mengandalkan bensin, mobil bisa menempuh jarak 100 kilometer dengan mengandalkan baterai.
Sementara secara komprehensif, perpaduan antara bensin dan baterai sebagai sumber daya mampu membuat mobil ini menjelajah sampai 1.300 kilometer.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Oktober 2026, 08:24 WIB
03 Oktober 2026, 15:50 WIB
17 September 2026, 11:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
11 September 2026, 18:03 WIB
Terkini
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Leapmotor berusaha mematuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia
21 Oktober 2026, 17:00 WIB
LCR Honda menunjuk David Alonso sebagai rekan Johann Zarco dan melengkapi susunan pembalap MotoGP 2027
21 Oktober 2026, 15:00 WIB
Bersamaan dengan acara Chery International User Summit 2026, iCar V25 resmi meluncur dan berpeluang masuk RI
21 Oktober 2026, 13:00 WIB
Pemesanan Chery Q yang tembus ribuan unit diyakini dapat berkontribusi dongkrak penjualan mereka di Indonesia
21 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil hybrid masih jadi satu opsi utama kendaraan ramah lingkungan yang praktis, catat penjualan positif
21 Oktober 2026, 09:00 WIB
Berkat penggunaan Blade Battery 2.0, BYD Atto 1 generasi kedua kini bisa diisi daya dalam waktu lebih singkat
21 Oktober 2026, 07:00 WIB
AiMOGA Robotic dikabarkan telah siap untuk memasarkan robot humanoid pendamping keluarga pertama di dunia
21 Oktober 2026, 06:39 WIB
DHL Express percayakan Wuling Mitra EV, langkah strategis mempercepat transisi kendaraan listrik komersial