Jetour T2 i-DM Segera Masuk Indonesia, Menambah Opsi Mobil PHEV
06 Juni 2026, 19:00 WIB
Lepas L8 mengincar konsumen di segmen premium yang sedang mencari kendaraan tambahan, bukan mobil pertama
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Lepas L8 merupakan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dari sub merek Chery Group. Model ini mengincar konsumen yang berbeda dari Chery di Indonesia.
Meskipun sama-sama Sport Utility Vehicle (SUV) seperti seri Tiggo, Lepas L8 ditawarkan dalam varian warna yang lebih nyentrik dan bervariasi.
Beberapa opsi kelir itu tidak tersedia di produk-produk Chery Group lain termasuk Jaecoo.
“Melihat Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) kami, banyak pelanggan memilih warna-warna merah dan hijau,” kata Ricky He, Deputy Director of Lepas Business Unit di Sunter, Kamis (22/01).
Padahal di Indonesia, kelir hitam dan putih kerap jadi pilihan pertama konsumen karena mudah untuk dijual kembali.
Hal tersebut mengindikasikan adanya perbedaan kelas konsumen Lepas L8 dengan merek lain termasuk dari Chery Group itu sendiri.
“Dari mulai Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW), memang profil (konsumen) di diler kami itu yang jelas ini (Lepas L8) bukan mobil pertama, tetapi tambahan,” kata Junianto Naibaho, Chief Executive Officer Lepas SM Group dalam kesempatan sama.
Lebih lanjut dia mengungkapkan konsumen Lepas cenderung tak lagi menanyakan program penjualan namun ketersediaan unit serta waktu pengiriman kendaraan.
Tetapi satu hal jadi daya tarik Lepas L8 yakni opsi kustom nomor badge pada mobil. Ini berlaku untuk 100 pembeli pertama.
“Mereka bisa memilih nomor yang akan dipasang di mobil. Jadi (perpaduan) tiga angka mulai dari nol sampai 100. Itu memiliki satu nilai tersendiri,” tegas Junianto.
Hanya saja pihak Lepas masih menutup rapat informasi terkait angka pemesanan yang sudah diterima sejak L8 debut.
Sebagai informasi, prebook Lepas L8 sebelumnya sudah dibuka sejak GJAW 2025 dengan harga Rp 500 jutaan.
Sebagai PHEV, Lepas L8 punya daya jelajah ekstra berkat tambahan baterai. Tanpa mengandalkan bensin, mobil bisa menempuh jarak 100 kilometer dengan mengandalkan baterai.
Sementara secara komprehensif, perpaduan antara bensin dan baterai sebagai sumber daya mampu membuat mobil ini menjelajah sampai 1.300 kilometer.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Juni 2026, 19:00 WIB
04 Juni 2026, 09:00 WIB
03 Juni 2026, 14:03 WIB
02 Juni 2026, 07:00 WIB
29 Mei 2026, 18:08 WIB
Terkini
12 Juni 2026, 09:00 WIB
Yamaha MX King 150 Prima Pramac livery hadir untuk memenuhi kebutuhan para penggemar Toprak di MotoGP
12 Juni 2026, 07:00 WIB
Penjualan mobil kembali mengalami penurunan di Mei 2026, lonjakan harga BBM bakal ikut memberikan tekanan
12 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tidak mengendurkan layanan seperti SIM keliling Bandung, hal ini dilakukan demi melayani pengendara
12 Juni 2026, 06:00 WIB
Denda Ganjil Genap Jakarta cukup besar, sehingga para pengguna jalan protokol khususnya harus lebih waspada
12 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini 12 Juni 2026, jangan sampai terlewat
11 Juni 2026, 21:52 WIB
Kawasaki memboyong dua motor baru di PRJ 2026, yakni Brusky 125 sampai KLX 150 XLP guna menggoda para konsumen
11 Juni 2026, 11:50 WIB
Veda Ega Pratama kerap menghabiskan waktu luang, meskipun dirinya menjalani profesi pembalap profesional
11 Juni 2026, 09:30 WIB
IDRS hadir sebagai salah satu inisiator keselamatan deretan produk kendaraan roda dua di dalam negeri