Lepas L8 Berkelir Merah dan Hijau Mendominasi Pemesanan

Lepas L8 mengincar konsumen di segmen premium yang sedang mencari kendaraan tambahan, bukan mobil pertama

Lepas L8 Berkelir Merah dan Hijau Mendominasi Pemesanan

KatadataOTO – Lepas L8 merupakan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dari sub merek Chery Group. Model ini mengincar konsumen yang berbeda dari Chery di Indonesia.

Meskipun sama-sama Sport Utility Vehicle (SUV) seperti seri Tiggo, Lepas L8 ditawarkan dalam varian warna yang lebih nyentrik dan bervariasi.

Beberapa opsi kelir itu tidak tersedia di produk-produk Chery Group lain termasuk Jaecoo.

“Melihat Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) kami, banyak pelanggan memilih warna-warna merah dan hijau,” kata Ricky He, Deputy Director of Lepas Business Unit di Sunter, Kamis (22/01).

Diler Lepas
Photo: KatadataOTO

Padahal di Indonesia, kelir hitam dan putih kerap jadi pilihan pertama konsumen karena mudah untuk dijual kembali.

Hal tersebut mengindikasikan adanya perbedaan kelas konsumen Lepas L8 dengan merek lain termasuk dari Chery Group itu sendiri.

“Dari mulai Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW), memang profil (konsumen) di diler kami itu yang jelas ini (Lepas L8) bukan mobil pertama, tetapi tambahan,” kata Junianto Naibaho, Chief Executive Officer Lepas SM Group dalam kesempatan sama.

Lebih lanjut dia mengungkapkan konsumen Lepas cenderung tak lagi menanyakan program penjualan namun ketersediaan unit serta waktu pengiriman kendaraan.

Tetapi satu hal jadi daya tarik Lepas L8 yakni opsi kustom nomor badge pada mobil. Ini berlaku untuk 100 pembeli pertama.

“Mereka bisa memilih nomor yang akan dipasang di mobil. Jadi (perpaduan) tiga angka mulai dari nol sampai 100. Itu memiliki satu nilai tersendiri,” tegas Junianto.

Hanya saja pihak Lepas masih menutup rapat informasi terkait angka pemesanan yang sudah diterima sejak L8 debut.

Showroom Lepas
Photo: Istimewa

Sebagai informasi, prebook Lepas L8 sebelumnya sudah dibuka sejak GJAW 2025 dengan harga Rp 500 jutaan.

Sebagai PHEV, Lepas L8 punya daya jelajah ekstra berkat tambahan baterai. Tanpa mengandalkan bensin, mobil bisa menempuh jarak 100 kilometer dengan mengandalkan baterai.

Sementara secara komprehensif, perpaduan antara bensin dan baterai sebagai sumber daya mampu membuat mobil ini menjelajah sampai 1.300 kilometer.


Terkini

mobil
BYD

Kehadiran BYD di Indonesia, Bangkitkan Pasar EV dan Ekosistem RI

BYD Indonesia mampu memberi dampak langsung bagi kelangsungan industri dan ekosistem mobil listrik nasional

mobil
BYD

BYD Tuai Hasil Manis Dalam Percepatan NEV di Tanah Air

BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu

mobil
BYD

BYD Perkuat Identitas sebagai Pionir Teknologi Platform NEV

Keahlian BYD di bidang teknologi diterapkan pada lini kendaraan ramah lingkungan yang dijual di pasar global

mobil
BYD

Deretan Produk Unggulan BYD di Indonesia: Isi Berbagai Segmen

Berbagai model BYD dihadirkan memenuhi kebutuhan konsumen, mobilitas area kota sampai perjalanan jarak jauh

mobil
Denza B5

Denza B5 Siap Dijual di Indonesia, Ini Catatan Kemampuan Off-roadnya

Setelah terima banyak pemesanan dari Australia, Denza B5 siap dijual di Indonesia. Berikut salah satu daya tariknya yaitu off-road

mobil
BYD

Komitmen Jangka Panjang BYD di RI, Terus Ekspansi Lini Produk

BYD hadirkan berbagai lini produk lintas segmen untuk konsumen Indonesia dari hatchback, sedan sampai SUV

mobil
Wholesales LMPV November 2025, Daihatsu Xenia Naik 14 Persen

Trac Siapkan Promo Sewa Mobil buat Mudik Lebaran, Ada Diskon

Trac menyiapkan setidaknya 1.500 unit untuk armada sewa mobil selama musim mudik Lebaran dari LCGC sampai MPV

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak 13 Februari 2026, Siapkan Jalur Alternatif

Ganjil genap Puncak digelar kembali untuk atasi kepadatan sehingga pengunjung disarankan siapkan jalur alternatif