BYD Atto 2 Terdaftar di Indonesia, Versi Terbarunya Debut
22 September 2026, 07:00 WIB
Pemerintah Korea Selatan gelar rapat darurat terkait kebakaran EV yang mengakibatkan ratusan orang mengungsi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kebakaran Mercedes-Benz EQE di Korea Selatan berdampak besar terhadap cara pandang masyarakat terhadap kendaraan listrik. Bagaimana tidak, insiden tersebut telah mengakibatkan puluhan mobil ikut hangus dan warga yang tinggal di apartemen itu pun harus diungsikan guna menghindari hal terburuk.
Kejadian itu membuat masyarakat di Korea Selatan panik karena kebanyakan warga Seoul tinggal Apartemen. Mobil mereka pun umumnya diparkirkan di basement sehingga risiko terjadinya hal serupa tentu besar.
Oleh sebab itu pejabat langsung melakukan pertemuan darurat dengan para produsen kendaraan listrik. Kegiatan tersebut diikuti Wakil Menteri Lingkungan Hidup Korea Selatan, Kementerian Transportasi dan Industri serta Badan Pemadan Kebakaran Nasional.
Sementara pelaku industri yang hadir adalah Hyundai Motor Group, Mercedes-Benz Korea dan Volkswagen Group Korea.
Menariknya dalam pertemuan juga disampaikan laporan dari Markas Besar Kebakaran & Bencana Metropolitan Seoul pada Februari 2024. Mereka menyebut bahwa ada 1.399 kebakaran terjadi di tempat parkir bawah tanah di Korea Selatan antara tahun 2013 dan 2022 dengan 43,7 persen diantaranya disebabkan berawal dari kendaraan.
Sementara kebakaran yang disebabkan oleh adanya kesalahan kelistrikan mencapai 53 persen dari total insiden.
Pemerintah pun akan mewajibkan produsen menyampaikan lebih detail terkait baterai. Selama ini mereka hanya menjelaskan kapasitas dan jarak tempuh namun merek tidak disampaikan secara terbuka.
Tak lama setelah itu, Hyundai pun menyampaikan bahwa mereka menggunakan baterai dari perusahaan lokal yaitu LG Energy Solution. Selain itu mereka juga memanfaatkan hasil produksi SK On dan CATL dari China.
Sementara itu Moon Hak-hoon, Profesor Teknik Otomotif Universitas Osan menilai aturan tersebut kurang optimal. Menurutnya dengan menyampaikan merek baterai memang membuat masyarakat lebih mudah memilih tapi tidak mengurangi risiko kebakaran EV.
Menurutnya lebih efektif bila masing-masing kendaraan diberi peringatan terkait pemicu kebakaran. Dengan demikian masyarakat bisa berhati-hati.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
17 September 2026, 13:00 WIB
Terkini
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya
24 September 2026, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung hari ini
23 September 2026, 22:39 WIB
Pertamina Lubricants dan Telkomsel berkolaborasi untuk menghadirkan Promo Gokil untuk para ojek online