Forwot Car of The Year 2025 Siap Digelar, Cari Mobil Terbaik
14 Desember 2025, 15:00 WIB
Mitsubishi beli kembali saham yang dijual Nissan senilai Rp 7 trilun setelah perusahaan mengalami tekanan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Mitsubishi akan membeli kembali sebagian saham mereka dari Nissan yang dijual demi keberlangsungan perusahaan.
Pabrikan tersebut bakal membeli 149.028.300 lembar saham dengan harga US$ 3,01 per lembar atau sekitar US$ 448 juta. Jika di rupiahkan maka nilainya mencapai Rp 7 triliun.
Dilansir dari Car and Driver, jumlah itu setara 10,02 persen saham dan mengurangi kepemilikan Nissan terhadap perusahaan dari 34,07 persen menjadi hanya 24,05 persen. Meski demikian Mitsubishi menegaskan siap terus berkolaborasi dalam berbagai proyek demi kemajuan bersama.
Sebelumnya diberitakan bahwa saat ini Nissan berada dalam kondisi yang sulit. Pabrikan asal Jepang tersebut mengalami penurunan penjualan dan laba pun diperkirakan menurun. Bahkan pada kuartal ketiga 2024, Nissan mengalami kerugian 9,3 miliar yen atau setara Rp 945,1 miliar.
Padahal pada periode sebelumnya, perusahaan berhasil mendapat laba 191 miliar Yen atau Rp 19,4 triliun. Oleh sebab itu mereka pun memangkas perkiraan pendapatan sepanjang 2024 menjadi cuma 12,7 triliun Yen.
Pabrikan juga merevisi target penjualan dari 3,4 juta unit di tahun fiskal 2024 menjadi hanya 3,7 juta unit. Keputusan ini tentunya merupakan hal berat untuk diambil karena bakal mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan.
Selain itu perusahaan berencana merumahkan 9.000 pegawainya atau setara 6,7 persen dari total tenaga kerja perusahaan.
“Saya sangat menyesal menghadapi situasi ini namun kami harus membawa perusahaan tumbuh di masa depan. Hidup 130.000 karyawan Nissan serta keluarga mereka di seluruh dunia berada di pundak saya dan itu merupakan tanggung seorang pemimpin,” ungkap Makoto Uchida, CEO Nissan dilansir Carscoops.
Ia pun mengungkap bahwa penyebab Nissan mengalami tekanan. Menurutnya produk hybrid mereka tidak mencapai penjualan yang ditetapkan sebelumnya.
Oleh sebab itu perusahaan akan mempercepat waktu pengembangan sebuah model agar bisa lebih mudah dan beradaptasi terhadap kondisi pasar di masa depan.
Tak hanya itu, gaji para pimpinan Nissan juga dikabarkan bakal dipotong hingga waktu tertentu. Bahkan uang yang diterima Makoto Uchida dipotong hingga setengahnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Desember 2025, 15:00 WIB
14 Desember 2025, 09:00 WIB
12 Desember 2025, 14:40 WIB
11 Desember 2025, 21:30 WIB
11 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
14 Desember 2025, 19:00 WIB
Ada beragam tujuan touring motor yang bisa disambangi saat libur Nataru 2025-2026, seperti ke Ciwidey Bandung
14 Desember 2025, 17:00 WIB
Daihatsu Terios dimanfaatkan sebagai teman setia setiap perjalanan karena performanya yang bisa diandalkan
14 Desember 2025, 15:00 WIB
Forwot Car of The Year 2025 siap digelar dengan menilai lebih dari 50 mobil yang baru meluncur di Indonesia
14 Desember 2025, 13:00 WIB
Sebanyak 60 persen konsumen beli kendaraan secara kredit, BYD akan permudah lewat perusahaan leasing mandiri
14 Desember 2025, 11:00 WIB
BYD telah menerima masukan dari pemerintah Indonesia terkait pembangunan pabrik mereka di Subang, Jawa Barat
14 Desember 2025, 09:00 WIB
Di Vietnam Mitsubishi Destinator dibanderol mulai 780 juta VND atau setara Rp 493,9 jutaan untuk tipe terendah
13 Desember 2025, 22:00 WIB
Mitsubishi Fuso berharap pemerintah turun tangan untuk memperbaiki situasi pasar kendaraan niaga di Indonesia
13 Desember 2025, 21:00 WIB
Mobil rakyat memiliki konsep yang serupa dengan AMMDes, membantu mobilitas dan logistik masyarakat desa