Mitsubishi Destinator, SUV 7 Seater Teman Berbagai Aktivitas
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi beli kembali saham yang dijual Nissan senilai Rp 7 trilun setelah perusahaan mengalami tekanan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Mitsubishi akan membeli kembali sebagian saham mereka dari Nissan yang dijual demi keberlangsungan perusahaan.
Pabrikan tersebut bakal membeli 149.028.300 lembar saham dengan harga US$ 3,01 per lembar atau sekitar US$ 448 juta. Jika di rupiahkan maka nilainya mencapai Rp 7 triliun.
Dilansir dari Car and Driver, jumlah itu setara 10,02 persen saham dan mengurangi kepemilikan Nissan terhadap perusahaan dari 34,07 persen menjadi hanya 24,05 persen. Meski demikian Mitsubishi menegaskan siap terus berkolaborasi dalam berbagai proyek demi kemajuan bersama.
Sebelumnya diberitakan bahwa saat ini Nissan berada dalam kondisi yang sulit. Pabrikan asal Jepang tersebut mengalami penurunan penjualan dan laba pun diperkirakan menurun. Bahkan pada kuartal ketiga 2024, Nissan mengalami kerugian 9,3 miliar yen atau setara Rp 945,1 miliar.
Padahal pada periode sebelumnya, perusahaan berhasil mendapat laba 191 miliar Yen atau Rp 19,4 triliun. Oleh sebab itu mereka pun memangkas perkiraan pendapatan sepanjang 2024 menjadi cuma 12,7 triliun Yen.
Pabrikan juga merevisi target penjualan dari 3,4 juta unit di tahun fiskal 2024 menjadi hanya 3,7 juta unit. Keputusan ini tentunya merupakan hal berat untuk diambil karena bakal mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan.
Selain itu perusahaan berencana merumahkan 9.000 pegawainya atau setara 6,7 persen dari total tenaga kerja perusahaan.
“Saya sangat menyesal menghadapi situasi ini namun kami harus membawa perusahaan tumbuh di masa depan. Hidup 130.000 karyawan Nissan serta keluarga mereka di seluruh dunia berada di pundak saya dan itu merupakan tanggung seorang pemimpin,” ungkap Makoto Uchida, CEO Nissan dilansir Carscoops.
Ia pun mengungkap bahwa penyebab Nissan mengalami tekanan. Menurutnya produk hybrid mereka tidak mencapai penjualan yang ditetapkan sebelumnya.
Oleh sebab itu perusahaan akan mempercepat waktu pengembangan sebuah model agar bisa lebih mudah dan beradaptasi terhadap kondisi pasar di masa depan.
Tak hanya itu, gaji para pimpinan Nissan juga dikabarkan bakal dipotong hingga waktu tertentu. Bahkan uang yang diterima Makoto Uchida dipotong hingga setengahnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
13 Oktober 2026, 18:03 WIB
05 Oktober 2026, 21:00 WIB
04 Oktober 2026, 22:30 WIB
03 Oktober 2026, 21:00 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan