Nissan Fairlady Z Sukses Jadi Bintang di GIIAS 2026
02 Agustus 2026, 20:00 WIB
Nissan rumahkan ribuan karyawan dan lepas sebagian saham Mitsubishi setelah alami tekanan dari pasar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Nissan mengumumkan telah melakukan beragam perubahan guna memastikan perusahaan bisa melewati kondisi sulit. Salah satunya adalah dengan merumahkan sekitar 9.000 karyawan, mengurangi produksi dan melepas sebagian saham Mitsubishi.
Kemudian para petinggi perusahaan termasuk Makoto Uchida, CEO Nissan akan menerima potongan gaji. Dengan demikian diharapkan perusahaan bisa terus berjalan secara optimal melewati masa sulit.
Besarannya pun beragam namun untuk Makoto Uchida, mulai bulan ini ia cuma akan menerima setengah dari gaji.
Dilansir dari Carscoops, pemotongan 9.000 karyawan tersebut setara dengan 6,7 persen dari total tenaga kerja Nissan. Situasi ini dipastikan bakal mempengaruhi banyak sektor termasuk kapasitas produksi.
Perusahaan sendiri memang berencana mengurangi produksi globalnya sebesar 20 persen sebagai bagian dari restrukturisasi.
Sebagian saham Mitsubishi yang dikuasai Nissan pun dikabarkan bakal dijual. Kemudian mereka juga akan menunda beberapa peluncuran model baru sehingga diharapkan perusahaan bisa lebih stabil.
Seluruh langkah berat tersebut diambil sebagai respon atas penurunan penjualan dan perkiraan laba yang berkurang. Pada kuartal ketiga 2024, Nissan mengalami kerugian sebesar 9,3 miliar Yen atau setara Rp 945,1 miliar.
Pendapataan tersebut berbanding terbalik dengan capaian di periode yang sama tahun lalu. Ketika itu perusahaan berhasil mendapat laba 191 miliar Yen atau Rp 19,4 triliun.
Beratnya situasi perusahaan juga membuat mereka memangkas perkiraan pendapatan sepanjang 2024 menjadi cuma 12,7 triliun Yen. Pabrikan pun merevisi target penjualan dari 3,4 juta unit di tahun fiskal 2024 menjadi hanya 3,7 juta unit.
“Saya sangat menyesal menghadapi situasi ini namun kami harus membawa perusahaan tumbuh di masa depan. Hidup 130.000 karyawan Nissan serta keluarga mereka di seluruh dunia berada di pundak saya dan itu merupakan tanggung jawab besar sebagai seorang pemimpin,” ungkap Makoto Uchida dilansir Carscoops (08/11)
Menurutnya penyebab Nissan tertinggal adalah karena produk hybrid yang penjualannya kurang memenuhi harapan. Oleh sebab itu perusahaan akan memangkas waktu pengembangan kendaraan agar bisa lebih fleksibel dan bereaksi terhadap kondisi pasar di masa depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Agustus 2026, 20:00 WIB
16 Juni 2026, 10:00 WIB
02 Juni 2026, 09:00 WIB
20 Mei 2026, 13:55 WIB
12 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
02 Oktober 2026, 14:26 WIB
Diyakini kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, BYD mengumumkan pergantian nama Denza jadi Danza
02 Oktober 2026, 08:13 WIB
AHM baru saja memberikan opsi warna maupun grafis baru pada moge mereka, yakni Honda CRF1100L Africa Twin
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan salah satu fasilitas untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
Setelah dievaluasi, kebijakan Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas di Ibu Kota
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta di akhir pekan beroperasi di lima lokasi terbatas, layani perpanjangan masa berlaku kartu
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
Belum diumumkan besarannya, namun tarif Transjakarta serta Transjabodetabek dipastikan naik mulai 2027
01 Oktober 2026, 19:00 WIB
Teknologi REEV Light jadi terobosan Suzuki hadapi persaingan sengit dengan merek Cina di era elektrifikasi
01 Oktober 2026, 18:13 WIB
AiMOGA Robotics dari Chery Group terus kembangkan teknologi robotika yang bisa membantu tugas manusia