Bukan Insentif, Haka Auto Sebut yang Dibutuhkan Pasar EV
04 Maret 2026, 11:00 WIB
MG bangun pengisian daya mobil listrik di seluruh dilernya guna memberi ketenangan konsumen di Indonesia
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Guna memudahkan pelanggannya, Morris Garages atau MG bangun pengisian daya mobil listrik di seluruh diler resminya. Langkah ini dilakukan sebagai bukti komitmen pabrikan dalam mengembangkan eksosistem kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.
Selama ini ketersediaan lokasi pengisian daya selalu menjadi salah satu tantangan utama. Oleh karena itu pembangunan fasilitas akan menjadi sangat penting mengingat MG telah memiliki mobil listrik untuk ditawarkan.
“Kami memiliki impian memimpin perubahan di sektor mobil listrik guna memenuhi kebutuhan pasar. Mulai dari edukasi kesadaran teknologi, berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan hingga menyediakan beragam pilihan model,” ungkap Arief Syarifudin, Marketing & PR Director MG Motor Indonesia di ICE BSD (20/08).
Komitmen tersebut pun disambut positif oleh Asosiasi Ekosistem Mobilitas Listrik (AEML). Dengan pembangunan tempat pengisian daya maka pengguna electric vehicle bisa lebih tenang saat berkendara.
“Saat ini Jumlah SPKLU dan SPBKLU di Indonesia baru mencatatkan angka 842 unit SPKLU yang tersebar di 488 lokasi. Padahal targetnya adalah 3.000 unit di akhir 2023,” ungkap Anugraha Dezmercoledi, Direktur Eksekutif AEML.
Tak hanya berkomitmen untuk membangun tempat pengisian daya, MG Motors Indonesia juga akan merakit mobil listrik di Tanah Air. Kebijakan tersebut diambil untuk memastikan model yang dijual akan sesuai kebutuhan pasar.
Rencananya pabrik perakitan itu akan dilengkapi teknologi baru berstandar global. Tujuannya adalah memastikan kualitas kendaraan yang dihasilkan sejalan dengan standar internasional.
MG pun optimis bahwa kegiatan perakitan sudah bisa dimulai pada kuartal I 2024 sehingga bisa segera berkompetisi lebih optimal. Mereka juga berambisi menciptakan lapangan pekerjaan dan membuka peluang kerjasama dengan vendor-vendor lokal untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
MG pun sebenarnya sudah cukup aktif mengenalkan kendaraan listrik di Tanah Air. Pada pertengahan 2023, mereka resmi menjual MG 4 EV seharga Rp649.9 juta.
Kemudian di GIIAS, perusahaan tersebut juga kembali membawa MG ZS EV yang diklaim sudah terpesan sebanyak 191 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Maret 2026, 11:00 WIB
02 Maret 2026, 14:00 WIB
24 Februari 2026, 11:01 WIB
23 Februari 2026, 17:00 WIB
23 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
06 Maret 2026, 22:30 WIB
Jaecoo Indonesia terus menambah jumlah diler untuk bisa lebih maksimal dalam menghadirkan layanan terbaik
06 Maret 2026, 22:00 WIB
Inovasi terbaru dari Otospector untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat membeli mobil bekas berkualitas
06 Maret 2026, 20:00 WIB
Guna menjangkau lebih banyak konsumen, Ford memperluas jaringan diler dan membuka perdana outlet FEC
06 Maret 2026, 16:00 WIB
BAIC Indonesia berencana untuk meningkatkan penjualan dengan menambah lini produk ramah lingkungan mereka
06 Maret 2026, 14:00 WIB
Xpeng menyambut musim mudik Lebaran 2026 dengan memberikan beragam kemudahan purna jual untuk pelanggan
06 Maret 2026, 12:00 WIB
Kemenhub menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan saat mudik Lebaran 2026 mendatang
06 Maret 2026, 10:00 WIB
RMA sebagai distributor merek Mahindra di dalam negeri siap membantu layanan aftersales pikap yang diimpor
06 Maret 2026, 08:11 WIB
Harga mobil listrik bekas yang ada di Tanah Air saat ini terdepresiasi cukup besar, bisa menyentuh 50 persen