Mobil Listrik Tetap Bebas Pajak dan Ganjil Genap di Jakarta
06 Mei 2026, 15:00 WIB
Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Penjualan mobil di Indonesia secara retail maupun wholesales mengalami kenaikan per Februari 2026. Di periode tersebut angkanya secara retail adalah 78.219 unit, naik 16,7 persen dari awal tahun (67.009 unit)
Namun capaian positif itu tak bisa dijadikan indikator akhir pulihnya daya beli masyarakat dan situasi ekonomi.
Pengamat menilai ada beberapa hal yang jadi faktor pendorong positifnya tren penjualan mobil Februari 2026.
“Lebih banyak berasal dari akumulasi penyelesaian pesanan pameran di akhir 2025 dan Februari 2026,” kata Yannes Martinus Pasaribu, Akademisi dan Pengamat Otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO belum lama ini.
Di samping itu, ada dorongan dari pemberian potongan harga atau diskon. Momentum Lebaran juga dimanfaatkan sejumlah konsumen untuk membeli kendaraan baru.
Kemudian terlihat ada lonjakan permintaan kendaraan niaga buat keperluan fleet perusahaan.
“Jadi angka ini (penjualan mobil Februari 2026) belum bisa langsung dijadikan indikator bahwa daya beli rumah tangga sudah pulih secara menyeluruh. Apalagi pola pemulihan saat ini masih terlihat asimetris,” kata Yannes.
Menurut Yannes, sektor korporat masih tetap dapat bergerak memenuhi kebutuhan operasional.
Sedangkan konsumen perorangan kelas menengah cenderung menahan belanja di tengah ketidakpastian situasi ekonomi.
Tidak dapat dipungkiri periode Lebaran berpeluang membantu mendongkrak angka penjualan mobil bulan ini.
“Tetapi memasuki kuartal kedua, kondisi pasar perlu diwaspadai. Validasi pemulihan daya beli yang lebih nyata baru akan terlihat jika segmen entry level bisa tumbuh secara berkelanjutan, tanpa bergantung pada promo jangka pendek,” tegas Yannes.
Memang di pameran otomotif seperti Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026,beberapa merek memberlakukan potongan harga buat lini kendaraan entry level seperti Low Cost Green Car (LCGC).
Lalu seperti Toyota dan Daihatsu misalnya, mereka memiliki program DP rendah yang dapat dimanfaatkan oleh konsumen selama masa pameran berlangsung.
Berdasarkan keterangan tenaga penjual di ajang tersebut, konsumen cukup menyiapkan dana sebesar Rp 3 juta untuk LCGC yang akan dibeli.
Namun unit tersedia buat program diskon lebih terbatas. Khusus Sigra, saat itu tersisa varian transmisi manual.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Mei 2026, 15:00 WIB
30 April 2026, 19:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
18 April 2026, 10:07 WIB
15 April 2026, 07:55 WIB
Terkini
12 Mei 2026, 22:00 WIB
Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan
12 Mei 2026, 21:22 WIB
InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal
12 Mei 2026, 06:06 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan untuk bisa mengurai sedikit kemacetan di Ibu Kota
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Kehadiran BYD M6 PHEV makin dekat ke Indonesia setelah kode mobilnya diduga terdaftar di dokumen Permendagri