Kenaikan Penjualan Mobil Bukan Indikator Pulihnya Ekonomi RI

Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini

Kenaikan Penjualan Mobil Bukan Indikator Pulihnya Ekonomi RI
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Penjualan mobil di Indonesia secara retail maupun wholesales mengalami kenaikan per Februari 2026. Di periode tersebut angkanya secara retail adalah 78.219 unit, naik 16,7 persen dari awal tahun (67.009 unit)

Namun capaian positif itu tak bisa dijadikan indikator akhir pulihnya daya beli masyarakat dan situasi ekonomi.

Pengamat menilai ada beberapa hal yang jadi faktor pendorong positifnya tren penjualan mobil Februari 2026.

“Lebih banyak berasal dari akumulasi penyelesaian pesanan pameran di akhir 2025 dan Februari 2026,” kata Yannes Martinus Pasaribu, Akademisi dan Pengamat Otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO belum lama ini.

LCGC
Photo: KatadataOTO

Di samping itu, ada dorongan dari pemberian potongan harga atau diskon. Momentum Lebaran juga dimanfaatkan sejumlah konsumen untuk membeli kendaraan baru.

Kemudian terlihat ada lonjakan permintaan kendaraan niaga buat keperluan fleet perusahaan.

“Jadi angka ini (penjualan mobil Februari 2026) belum bisa langsung dijadikan indikator bahwa daya beli rumah tangga sudah pulih secara menyeluruh. Apalagi pola pemulihan saat ini masih terlihat asimetris,” kata Yannes.

Menurut Yannes, sektor korporat masih tetap dapat bergerak memenuhi kebutuhan operasional.

Sedangkan konsumen perorangan kelas menengah cenderung menahan belanja di tengah ketidakpastian situasi ekonomi.

Tidak dapat dipungkiri periode Lebaran berpeluang membantu mendongkrak angka penjualan mobil bulan ini.

“Tetapi memasuki kuartal kedua, kondisi pasar perlu diwaspadai. Validasi pemulihan daya beli yang lebih nyata baru akan terlihat jika segmen entry level bisa tumbuh secara berkelanjutan, tanpa bergantung pada promo jangka pendek,” tegas Yannes.

Usaha Manufaktur Dongkrak Penjualan

Memang di pameran otomotif seperti Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026,beberapa merek memberlakukan potongan harga buat lini kendaraan entry level seperti Low Cost Green Car (LCGC).

Mobil LCGC
Photo: Toyota

Lalu seperti Toyota dan Daihatsu misalnya, mereka memiliki program DP rendah yang dapat dimanfaatkan oleh konsumen selama masa pameran berlangsung.

Berdasarkan keterangan tenaga penjual di ajang tersebut, konsumen cukup menyiapkan dana sebesar Rp 3 juta untuk LCGC yang akan dibeli.

Namun unit tersedia buat program diskon lebih terbatas. Khusus Sigra, saat itu tersisa varian transmisi manual.


Terkini

mobil
Daihatsu

Peminat Mobil Daihatsu Bertumbuh 9,1 Persen saat Pasar Lesu

Menurut catatan, Daihatsu berhasil meniagakan hingga 97 ribu mobil baru sejak Januari hingga Agustus 2026

mobil
Hyundai

Hyundai dan Shell Kembali Berkolaborasi Layani Konsumen

Hyundai dan Shell resmi melanjutkan kerja sama di Indonesia, untuk memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan

review
Toyota Lan Cruiser

Toyota Land Cruiser 300 HEV, Test di Medan Mini Dakar

KatadataOTO berkesempatan untuk menguji kemampuan SUV mewah Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir

mobil
Industri komponen

EV Menjamur, Nyawa Industri Komponen Masih 20 Tahun Lagi

Tingginya jumlah mobil bensin yang beredar, bisa membuat industri komponen bisa terus bertahan cukup lama

news
Ganjil Genap Jakarta

Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 21 September 2026 Kembali Dimulai

Agar lebih nyaman dalam berkendara di jalan-jalan protokol Ibu Kota, patuhi aturan Ganjil Genap Jakarta

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 September

SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, simak persyaratan dan biayanya

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 21 September, Beroperasi Sejak Pagi

SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua lokasi berbeda, agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat

news
Polytron

Polytron Fest 51: Makin Serius di Industri Otomotif Tanah Air

Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia