Merasakan Performa Ban Bridgestone Turanza 6 di Trek

Produk terbaru Bridgestone Turanza 6 siap memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia, berikut kelebihannya

Merasakan Performa Ban Bridgestone Turanza 6 di Trek
Serafina Ophelia

KatadataOTO – PT Bridgestone Tire Indonesia baru saja meluncurkan produk terkini mereka yakni Turanza 6. Ban tersebut diklaim memiliki beberapa keunggulan, salah satunya adalah dapat digunakan untuk mobil listrik.

Kami berkesempatan untuk mencoba langsung perbedaan antara ban Turanza 6 dengan produk kompetitor yang serupa di Proving Ground Bridgestone, Karawang, Jawa Barat.

Bridgestone Turanza 6 sendiri dihadirkan dalam 34 ukuran, bisa dipilih sesuai kebutuhan konsumen, baik pengguna hatchback, sedan, MPV (Multi Purpose Vehicle) sampai SUV (Sport Utility Vehicle).

Kendaraan yang digunakan buat mencoba performa Turanza 6 adalah Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid tipe Q. KatadataOTO bersama sejumlah media lain mencoba secara taxi ride, didampingi test driver dari Bridgestone.

Bridgestone Turanza 6
Photo : KatadataOTO

Tahap pertama kami dibawa mencoba trek basah menggunakan Turanza 6. Perlu diketahui, ban dipakai berukuran 225/50 dengan pelek 18 inci dan kendaraan diisi empat orang dewasa termasuk test driver.

Di area wet circle kami mengitari trek dengan kecepatan maksimum dibatasi 60 km/jam. Mobil terasa tidak limbung dan kokoh karena ban mampu mencengkeram aspal, jadi salah satu pembeda utama dari ban milik kompetitor.

Hal ini didukung alur tapak ban yang dirancang supaya bisa mengalirkan air ketika berada di kecepatan tinggi mulai 60 km/jam. Sehingga harapannya dapat meminimalisir peluang terjadinya aquaplanning di musim hujan.

Kemudian di permukaan jalan berbatu dengan kecepatan sama ban mampu membantu meredam guncangan di kabin.

Kami juga diberi kesempatan untuk menilai langsung tingkat kebisingan ban yang diklaim rendah, terkhusus dari kabin mobil. 

Bridgestone Turanza 6
Photo : KatadataOTO

Sayangnya, tidak ada DB meter buat membantu mengukur kebisingan ban secara objektif, karena keterbatasan waktu. Namun berdasarkan penilaian KatadataOTO, tingkat noise Turanza 6 memang baik jika dibandingkan kompetitornya di kesempatan sama.

“Pengetesan noise secara objektif sudah kita lakukan karena kita punya alat untuk mengukur. Sudah dipakai, kalibrasi purpose dan measurement-nya telah terstandarisasi,” tegas Ahmad Nuril Mujahidin, OE Technical Service Manager PT Bridgestone Tire Indonesia di Karawang, Jawa Barat, Selasa (4/2).

Sebagai informasi, Bridgestone Turanza 6 sudah bisa dibeli bagi konsumen yang berminat. Namun harganya bervariasi tergantung toko.


Terkini

mobil
BYD Dolphin PHEV

BYD Dolphin PHEV Resmi Meluncur, Segini Harganya

BYD Dolphin PHEV merupakan salah satu strategi BYD menembus pasar Eropa, tawarkan alternatif EV yang menarik

motor
Kawasaki

Alasan Nama Kawasaki Absen di Modenas Brusky 125

Menurut Kawasaki, proses perancangan dan pengembangan Brusky 125 sepenuhnya dilakukan oleh Modenas Malaysia

otosport
AHRT

Dua Rider Astra Honda Racing Team Naik Podium di ARRC Motegi

Astra Honda Racing Team sukses di race pertama ARRC Motegi, Jepang dengan membawa dua podium via Herjun dan Irfan

mobil
Hyundai Staria Hybrid Terdaftar, Incar Pasar MPV yang Tumbuh

Hyundai Staria Hybrid Terdaftar di RI, Incar Pasar MPV Premium

Nama Hyundai Staria Hybrid telah terdaftar di laman Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026

mobil
Pindad

Jawaban Pindad Soal Atap Mobil Maung Prabowo yang Bocor

Menurut Pindad, masalah yang terjadi pada mobil kepresidenan Prabowo terjadi pada awal-awal penggunaan

mobil
Daihatsu

Pendaftaran Daihatsu National SMK Skill Contest ke-9 Dibuka

Ajang Daihatsu National SMK Skill Contest merupakan kompetisi untuk menyiapkan generasi mendatang tahan banting

mobil
BYD M6 DM

Harga BYD M6 DM Mulai Rp 298 Juta, Bisa Tempuh 1.800 KM

BYD M6 DM akan bersaing di kelas MPV ramah lingkungan lain di Indonesia mengandalkan harga dan teknologinya

mobil
MPMX

Upaya MPMX Berdayakan SDM Disabilitas di Indonesia

MPMX kembali menggelar program MPM Bisa untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas di Indonesia