Mazda CX-6e Debut Global, Calon Pengganti MX-30 di Indonesia
14 Januari 2026, 16:12 WIB
Mazda6 disuntik mati mulai April 2024 di pasar Jepang agar pabrikana lebih fokus ke segmen gemuk seperti SUV
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Mazda6 disuntik mati untuk pasar Jepang mulai April 2024. Keputusan ini diambil setelah sebelumnya mobil juga dihapus dari beberapa kawasan seperti Amerika Utara dan Inggris.
Mazda6 generasi ketiga telah 12 tahun menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat di sana dan telah terjual sebanyak 226.437 unit. Meski memiliki desain apik tetapi tetap saja mulai terasa tua serta dinilai tidak kompetitif.
Dilansir Carscoops, keputusan Mazda6 disuntik mati membuat pabrikan bisa makin fokus mengembangkan kendaraan di lain. Terlebih pasar otomotif kini sudah banyak perubahan sehingga perlu mendapat perhatian lebih agar tetap bertahan.
“Mazda6 telah sukses mendapatkan tempat di hati masyarakat dan sekarang SUV CX akan menggantikannya. Kami tetap menyediakan pengalaman berkendara menyenangkan pada pelanggan serta mengikuti perkembangan zaman,” ungkap Kazuyoshi Todo, Executive Officer Domestic Sales Mazda Jepang.
Meski demikian Mazda6 belum sepenuhnya hilang karena masih ada pabrik di luar Jepang yang memproduksi model tersebut. Namun bukan tidak mungkin keputusan penghentian produksi akan diambil agar bisa fokus memproduksi SUV.
Sementara itu di Indonesia Mazda6 masih bisa dibeli dengan harga mulai dari Rp695.5 juta.
“Saat ini Mazda6 masih dijual di Indonesia dan diimpor langsung dari Jepang,” tegas Ricky Thio, Managing Director PT Eurokars Group Indonesia pada KatadataOTO (22/01).
Sayangnya ia tidak menjelaskan apakah mobil tersebut akan dihentikan juga penjualannya di Indonesia atau tidak.
Mazda6 hadir menggunakan desain menarik yang sudah dilengkapi lampu LED with Automatic Leveling serta Daytime Running Lamp sehingga membuatnya terkesan modern.
Mobil dilengkapi mesin SkyActiv-G berkapasitas 2.488 cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 187 hp di 6.000 rpm dan torsi 252 Nm pada 4.000 RPM. Mobil ini juga mampu menampung bensin sebanyak 62 liter serta dianggap cukup dalam memenuhi berkendara.
Mazda6 berhasil mendapatkan lima bintang keselamatan dari Euro NCAP. Hasil ini sangat memuaskan terlebih pabrikan sudah memasangkan i-Activesense yang merupakan gabungan dari beragam fitur keselamatan Mazda.
Mulai dari Smart Brake Support system (SBS), Mazda Radar Cruise Control (MRCC), Smart City Brake Support (SCBS) and Pre-collision Throttle Control (PTC), Blind Spot Monitoring (BSM), High Beam Control (HBM) dan Lane Departure Warning System (LDWS) siap memudahkan pengemudi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Januari 2026, 16:12 WIB
07 Januari 2026, 14:00 WIB
18 Desember 2025, 11:00 WIB
11 Desember 2025, 21:30 WIB
24 November 2025, 21:00 WIB
Terkini
03 Februari 2026, 21:00 WIB
Changan resmikan tiga diler yang tersebar di Jakarta dan Tangerang untuk mudahkan pelanggan melakukan pembelian
03 Februari 2026, 20:41 WIB
Pelanggan mobil listrik Aletra bisa menikmati layanan after sales memadai di sejumlah outlet Geely di Indonesia
03 Februari 2026, 18:00 WIB
Belum dikirim ke pelanggan, mobil PHEV Lepas L8 jadi sorotan karena insiden CV Joint patah belum lama ini
03 Februari 2026, 17:00 WIB
Tingginya penggunaan mobil listrik di Indonesia, mendorong Massiv meluncurkan aki khusus EV di Indonesia
03 Februari 2026, 16:00 WIB
Meskipun belum ada kesepakatan, Fabio Quartararo tak menampik Honda jadi salah satu tim yang dia pertimbangkan
03 Februari 2026, 15:00 WIB
Merek mobil mewah seperti Mercedes-Benz menilai konsumen tunda pembelian karena ketidakstabilan ekonomi
03 Februari 2026, 14:00 WIB
Di awal Februari 2026, harga motor matic murah terpantau stabil tidak mengalami kenaikan seperti di Januari
03 Februari 2026, 13:00 WIB
Jetour T2 dilalap si jago merah akibat menghantam pembatas jalan di tol Jagorawi KM 31 pada Minggu (01/02)