Mazda CX-6e Debut Global, Calon Pengganti MX-30 di Indonesia

Produk hasil kolaborasi dengan Changan, SUV Mazda CX-6e resmi dihadirkan ke pasar global mulai tahun ini

Mazda CX-6e Debut Global, Calon Pengganti MX-30 di Indonesia
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Mazda CX-6e resmi diluncurkan untuk pasar global melalui ajang otomotif Brussels Motor Show belum lama ini. 

Jadi hal menarik sebab sebelumnya, model itu hanya dipasarkan di Cina dan merupakan hasil kolaborasi dengan merek Tiongkok yang juga sudah menjual kendaraan di Indonesia, yakni Changan.

Perlu diketahui, di negara asalnya mobil listrik satu ini dijual menggunakan nama Mazda EZ-60.

Mazda CX-6e pertama kali diperkenalkan ke publik di pameran Shanghai Motor Show. Changan ikut ambil bagian mengembangkan teknologi elektrifikasi dan performa pada model tersebut.

Mazda CX-6e
Photo: Mazda

“Mazda CX-6e dijadwalkan meluncur di Eropa pada musim panas ini dengan rencana perkenalan di Australia,” tulis keterangan resmi Mazda dikutip Rabu (14/01).

Dari segi desain, Mazda CX-6e berusaha untuk tetap mempertahankan bahasa desain dan bentuk gril yang khas meskipun dengan sentuhan lebih modern di area gril.

Pada bagian depan, terlihat ada LED bar membingkai gril dan area lampu yang menjadi karakter baru mobil listrik Mazda.

Bahasa desain serupa sebelumnya juga digunakan pada sedan listrik EZ-6 atau Mazda 6e, model yang digadang sebagai penerus Mazda 6 sedan.

Pihak Mazda Indonesia belum mengkonfirmasi kehadiran model tersebut di dalam negeri, namun kehadirannya tampak semakin dekat.

Mazda CX-6e versi setir kanan bakal mulai dijual di Australia dalam waktu dekat. Di sana, CX-6e digadang sebagai pesaing BYD Sealion 7.

Bicara soal spesifikasi teknis, Mazda CX-6e dibenamkan baterai bermaterial LFP dengan kapasitas 77,94 kWh. Konfigurasi ini diklaim menawarkan daya jelajah 600 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Mazda CX-6e
Photo: Mazda

Mazda CX-6e di Tiongkok dihadirkan dalam opsi mobil listrik murni dan Extended Range Electric Vehicle (EREV). 

Tetapi untuk pasar global, besar kemungkinan Mazda akan fokus memasarkan varian bertenaga listriknya lebih dulu.

Sebagai informasi, Mazda sudah punya satu model mobil listrik untuk pasar Indonesia yaitu MX-30. Model itu sudah disuntik mati di Jepang, diyakini karena penjualannya kurang memuaskan.


Terkini

mobil
Lynk & Co

Geely Buka Peluang Bawa Lynk & Co ke Indonesia

Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia

mobil
Toyota

Setelah Lombok, Toyota Perkuat Pendidikan Vokasi di Bali

Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil

mobil
Penjualan Mobil Baru

Kemenperin Yakin Penjualan Mobil 2026 Tembus 1 Juta Unit

Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026

mobil
Giti

Giti Xcursion RT Dikenalkan, Ban Berkemampuan Hybrid

Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia

mobil
DFSK E5 Plus PHEV

DFSK E5 Plus Diklaim Tawarkan Teknologi PHEV Lebih Baik

SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan

mobil
Daihatsu Rocky Hybrid

Fitur Unggulan Daihatsu Rocky Hybrid, Bikin Nyaman di Perkotaan

Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda

motor
astra honda motor technical skill contest

Honda Asah Kompetensi Teknisi AHASS, Bikin Jadi Naik Kelas

Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia

mobil
MG S5 EV

Baru Meluncur, 10 Ribu Unit MG S5 EV Ditarik dari Pasaran

Mobil listrik MG S5 EV memiliki potensi overheating, ada ribuan unit yang mulai ditarik dari pasaran