Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Ada aksesori mobil yang bisa berbahaya untuk digunakan selama perjalanan, hindari komponen-komponen berikut
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Aksesoris mobil baik untuk eksterior maupun interior sering dipakai pemilik kendaraan untuk mempercantik tampilan atau menambah fungsi.
Sebut saja roof box untuk membawa tambahan barang muatan pada kendaraan, sarung setir hingga karpet mobil. Namun tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin memasang komponen tambahan pada kendaraan.
Khususnya saat akan berkendara jarak jauh. Perhatikan tingkat bahaya dan seberapa penting aksesori tersebut untuk dipasang.
Beberapa benda justru tidak memiliki manfaat tambahan atau fungsi berarti, hanya untuk memperindah tampilan kendaraan saja. Maka saat mudik sebisa mungkin hindari beberapa tambahan tertentu agar berkendara bisa lebih nyaman dan juga aman.
Agar dapat meminimalisir bahaya saat mudik, berikut ini daftar barang-barang yang dilarang saat berkendara.
Memasang roof box tanpa memperhatikan beban maksimal kendaraan dapat membahayakan dan berimbas pada konsumsi bahan bakar yang jadi lebih boros.
Asal pasang dengan menaruh banyak beban berat pada komponen tersebut juga dapat menyebabkan mobil limbung dan meningkatkan body roll.
Ada berbagai pilihan lampu yang tersedia di pasaran otomotif saat ini. Tidak jarang pemilik kendaraan mengganti warna sesuai fungsinya.
Misal mengganti lampu kabut dan lampu sein menjadi warna putih. Asal mengganti warna lampu dengan modifikasi dapat meningkatkan risiko korsleting pada kendaraan.
Selain itu, hal ini dapat menjadi distraksi untuk pengguna jalan lain yang melaju dari arah berlawanan, khususnya jika kondisi jalan sedang tidak mendukung.
Ini sebenarnya menjadi hal lazim di kalangan pengguna mobil, namun ada bahaya mengintai khususnya jika ukuran gantungan tersebut besar.
Komponen ini bisa mengganggu visibilitas pengemudi saat berkendara. Jika gantungan terlempar ketika terjadi rem mendadak dan sejenisnya maka bisa merusak kaca mobil.
Di belahan negara lain misalnya California, ada aturan tertulis terkait laranan memasang aksesori tambahan di spion tengah. Jika terlihat mengganggu visbilitas, petugas kepolisian berhak untuk memberhentikan kendaraan dan memberikan surat tilang.
Komponen ini memang bisa menambah kesan gagah dari sebuah kendaraan. Hanya saja pemasangan pada kendaraan harian terbilang tidak tepat dan justru dapat mengganggu kenyamanan hingga keselamatan berkendara.
Ada beberapa alasan mengapa ini berbahaya, salah satunya adalah bull bar bisa mengurangi efisiensi crumple zone apabila terjadi kecelakaan.
Apabila kecelakaan melibatkan kendaraan atau pengguna jalan lain seperti pejalan kaki, penggunaan bull bar justru dapat memperparah dampak kecelakaan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
22 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
15 Juni 2026, 11:02 WIB
AHRT berhassil menggondol tiga podium pada balapan FIM ARRC 2026 yang kali ini bertempat di Motegi, Jepang
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur Tahun Baru Hijriyah, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Aturan rutin di jam kerja bernama Ganjil genap Jakarta kembali berlaku meskipun pada Selasa kembali libur
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi terbatas, berikut informasi lengkap terkait fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini
14 Juni 2026, 20:00 WIB
BYD Dolphin PHEV merupakan salah satu strategi BYD menembus pasar Eropa, tawarkan alternatif EV yang menarik
14 Juni 2026, 18:27 WIB
Menurut Kawasaki, proses perancangan dan pengembangan Brusky 125 sepenuhnya dilakukan oleh Modenas Malaysia
13 Juni 2026, 21:35 WIB
Astra Honda Racing Team sukses di race pertama ARRC Motegi, Jepang dengan membawa dua podium via Herjun dan Irfan
13 Juni 2026, 20:27 WIB
Nama Hyundai Staria Hybrid telah terdaftar di laman Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026