Daihatsu Ajak 21 Komunitas Buat Mudik Bareng
09 Maret 2026, 11:00 WIB
Ada aksesori mobil yang bisa berbahaya untuk digunakan selama perjalanan, hindari komponen-komponen berikut
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Aksesoris mobil baik untuk eksterior maupun interior sering dipakai pemilik kendaraan untuk mempercantik tampilan atau menambah fungsi.
Sebut saja roof box untuk membawa tambahan barang muatan pada kendaraan, sarung setir hingga karpet mobil. Namun tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin memasang komponen tambahan pada kendaraan.
Khususnya saat akan berkendara jarak jauh. Perhatikan tingkat bahaya dan seberapa penting aksesori tersebut untuk dipasang.
Beberapa benda justru tidak memiliki manfaat tambahan atau fungsi berarti, hanya untuk memperindah tampilan kendaraan saja. Maka saat mudik sebisa mungkin hindari beberapa tambahan tertentu agar berkendara bisa lebih nyaman dan juga aman.
Agar dapat meminimalisir bahaya saat mudik, berikut ini daftar barang-barang yang dilarang saat berkendara.
Memasang roof box tanpa memperhatikan beban maksimal kendaraan dapat membahayakan dan berimbas pada konsumsi bahan bakar yang jadi lebih boros.
Asal pasang dengan menaruh banyak beban berat pada komponen tersebut juga dapat menyebabkan mobil limbung dan meningkatkan body roll.
Ada berbagai pilihan lampu yang tersedia di pasaran otomotif saat ini. Tidak jarang pemilik kendaraan mengganti warna sesuai fungsinya.
Misal mengganti lampu kabut dan lampu sein menjadi warna putih. Asal mengganti warna lampu dengan modifikasi dapat meningkatkan risiko korsleting pada kendaraan.
Selain itu, hal ini dapat menjadi distraksi untuk pengguna jalan lain yang melaju dari arah berlawanan, khususnya jika kondisi jalan sedang tidak mendukung.
Ini sebenarnya menjadi hal lazim di kalangan pengguna mobil, namun ada bahaya mengintai khususnya jika ukuran gantungan tersebut besar.
Komponen ini bisa mengganggu visibilitas pengemudi saat berkendara. Jika gantungan terlempar ketika terjadi rem mendadak dan sejenisnya maka bisa merusak kaca mobil.
Di belahan negara lain misalnya California, ada aturan tertulis terkait laranan memasang aksesori tambahan di spion tengah. Jika terlihat mengganggu visbilitas, petugas kepolisian berhak untuk memberhentikan kendaraan dan memberikan surat tilang.
Komponen ini memang bisa menambah kesan gagah dari sebuah kendaraan. Hanya saja pemasangan pada kendaraan harian terbilang tidak tepat dan justru dapat mengganggu kenyamanan hingga keselamatan berkendara.
Ada beberapa alasan mengapa ini berbahaya, salah satunya adalah bull bar bisa mengurangi efisiensi crumple zone apabila terjadi kecelakaan.
Apabila kecelakaan melibatkan kendaraan atau pengguna jalan lain seperti pejalan kaki, penggunaan bull bar justru dapat memperparah dampak kecelakaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Maret 2026, 11:00 WIB
07 Maret 2026, 11:00 WIB
06 Maret 2026, 14:00 WIB
04 Maret 2026, 15:00 WIB
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Terkini
09 Maret 2026, 17:00 WIB
Menurut data di laman resmi AISI, para produsen berhasil mendistribusikan 587.354 motor baru di Februari
09 Maret 2026, 15:00 WIB
Sampai saat ini, sudah 7.000 Jaecoo J5 EV yang sudah berhasil terkirim ke garasi para konsumen di Indonesia
09 Maret 2026, 11:26 WIB
Secara retail, penjualan mobil baru di Februari 2026 mencatatkan tren positif dibandingkan bulan sebelumnya
09 Maret 2026, 11:00 WIB
Daihatsu kembali mengajak 21 komunitas yang merupakan pelanggan tetap untuk mudik bareng di Lebaran 2026
09 Maret 2026, 07:14 WIB
Toyota saat ini tengah mempelajari rute-rute baru untuk mengapalkan produk mereka sampai ke Timur Tengah
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali dibuka seperti biasa hari ini, simak persyaratan dan biayanya
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Pengendara mobil dan motor bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung untuk mengurus dokumen hari ini
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali dilakukan di sejumlah ruas untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota