Mau Mudik Lebaran, Hindari Pakai Aksesoris Mobil Ini

Ada aksesori mobil yang bisa berbahaya untuk digunakan selama perjalanan, hindari komponen-komponen berikut

Mau Mudik Lebaran, Hindari Pakai Aksesoris Mobil Ini
Serafina Ophelia

TRENOTO – Aksesoris mobil baik untuk eksterior maupun interior sering dipakai pemilik kendaraan untuk mempercantik tampilan atau menambah fungsi.

Sebut saja roof box untuk membawa tambahan barang muatan pada kendaraan, sarung setir hingga karpet mobil. Namun tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin memasang komponen tambahan pada kendaraan.

Khususnya saat akan berkendara jarak jauh. Perhatikan tingkat bahaya dan seberapa penting aksesori tersebut untuk dipasang.

Beberapa benda justru tidak memiliki manfaat tambahan atau fungsi berarti, hanya untuk memperindah tampilan kendaraan saja. Maka saat mudik sebisa mungkin hindari beberapa tambahan tertentu agar berkendara bisa lebih nyaman dan juga aman.

Photo : Roofbox

Agar dapat meminimalisir bahaya saat mudik, berikut ini daftar barang-barang yang dilarang saat berkendara.

Aksesori Terlarang pada Mobil

  • Roof box

Memasang roof box tanpa memperhatikan beban maksimal kendaraan dapat membahayakan dan berimbas pada konsumsi bahan bakar yang jadi lebih boros.

Asal pasang dengan menaruh banyak beban berat pada komponen tersebut juga dapat menyebabkan mobil limbung dan meningkatkan body roll.

  • Mengganti warna lampu tidak sesuai peruntukan

Ada berbagai pilihan lampu yang tersedia di pasaran otomotif saat ini. Tidak jarang pemilik kendaraan mengganti warna sesuai fungsinya.

Misal mengganti lampu kabut dan lampu sein menjadi warna putih. Asal mengganti warna lampu dengan modifikasi dapat meningkatkan risiko korsleting pada kendaraan.

Baca juga: Panoramic Roof All New HR-V Bertutup Jadul, Ini Kata Honda

Selain itu, hal ini dapat menjadi distraksi untuk pengguna jalan lain yang melaju dari arah berlawanan, khususnya jika kondisi jalan sedang tidak mendukung.

  • Gantungan spion tengah

Ini sebenarnya menjadi hal lazim di kalangan pengguna mobil, namun ada bahaya mengintai khususnya jika ukuran gantungan tersebut besar.

Komponen ini bisa mengganggu visibilitas pengemudi saat berkendara. Jika gantungan terlempar ketika terjadi rem mendadak dan sejenisnya maka bisa merusak kaca mobil.

Di belahan negara lain misalnya California, ada aturan tertulis terkait laranan memasang aksesori tambahan di spion tengah. Jika terlihat mengganggu visbilitas, petugas kepolisian berhak untuk memberhentikan kendaraan dan memberikan surat tilang.

Photo : Mitsubishi

  • Bull bar

Komponen ini memang bisa menambah kesan gagah dari sebuah kendaraan. Hanya saja pemasangan pada kendaraan harian terbilang tidak tepat dan justru dapat mengganggu kenyamanan hingga keselamatan berkendara.

Ada beberapa alasan mengapa ini berbahaya, salah satunya adalah bull bar bisa mengurangi efisiensi crumple zone apabila terjadi kecelakaan.

Apabila kecelakaan melibatkan kendaraan atau pengguna jalan lain seperti pejalan kaki, penggunaan bull bar justru dapat memperparah dampak kecelakaan.


Terkini

otosport
AHRT

AHRT Sukses Amankan Tiga Podium di Ajang FIM ARRC 2026

AHRT berhassil menggondol tiga podium pada balapan FIM ARRC 2026 yang kali ini bertempat di Motegi, Jepang

news
Lokasi SIM Keliling Bandung

Simak Lokasi SIM Keliling Bandung 15 Juni 2026, Sebelum Libur

Sebelum libur Tahun Baru Hijriyah, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 15 Juni 2026, Besok Libur Lagi

Aturan rutin di jam kerja bernama Ganjil genap Jakarta kembali berlaku meskipun pada Selasa kembali libur

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Senin 15 Juni 2026

Beroperasi di lima lokasi terbatas, berikut informasi lengkap terkait fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini

mobil
BYD Dolphin PHEV

BYD Dolphin PHEV Resmi Meluncur, Segini Harganya

BYD Dolphin PHEV merupakan salah satu strategi BYD menembus pasar Eropa, tawarkan alternatif EV yang menarik

motor
Kawasaki

Alasan Nama Kawasaki Absen di Modenas Brusky 125

Menurut Kawasaki, proses perancangan dan pengembangan Brusky 125 sepenuhnya dilakukan oleh Modenas Malaysia

otosport
AHRT

Dua Rider Astra Honda Racing Team Naik Podium di ARRC Motegi

Astra Honda Racing Team sukses di race pertama ARRC Motegi, Jepang dengan membawa dua podium via Herjun dan Irfan

mobil
Hyundai Staria Hybrid Terdaftar, Incar Pasar MPV yang Tumbuh

Hyundai Staria Hybrid Terdaftar di RI, Incar Pasar MPV Premium

Nama Hyundai Staria Hybrid telah terdaftar di laman Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026