Hindari Puncak Arus Balik, Jangan Sembarangan Pilih Tanggal
01 April 2025, 15:00 WIB
Ada aksesori mobil yang bisa berbahaya untuk digunakan selama perjalanan, hindari komponen-komponen berikut
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Aksesoris mobil baik untuk eksterior maupun interior sering dipakai pemilik kendaraan untuk mempercantik tampilan atau menambah fungsi.
Sebut saja roof box untuk membawa tambahan barang muatan pada kendaraan, sarung setir hingga karpet mobil. Namun tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin memasang komponen tambahan pada kendaraan.
Khususnya saat akan berkendara jarak jauh. Perhatikan tingkat bahaya dan seberapa penting aksesori tersebut untuk dipasang.
Beberapa benda justru tidak memiliki manfaat tambahan atau fungsi berarti, hanya untuk memperindah tampilan kendaraan saja. Maka saat mudik sebisa mungkin hindari beberapa tambahan tertentu agar berkendara bisa lebih nyaman dan juga aman.
Agar dapat meminimalisir bahaya saat mudik, berikut ini daftar barang-barang yang dilarang saat berkendara.
Memasang roof box tanpa memperhatikan beban maksimal kendaraan dapat membahayakan dan berimbas pada konsumsi bahan bakar yang jadi lebih boros.
Asal pasang dengan menaruh banyak beban berat pada komponen tersebut juga dapat menyebabkan mobil limbung dan meningkatkan body roll.
Ada berbagai pilihan lampu yang tersedia di pasaran otomotif saat ini. Tidak jarang pemilik kendaraan mengganti warna sesuai fungsinya.
Misal mengganti lampu kabut dan lampu sein menjadi warna putih. Asal mengganti warna lampu dengan modifikasi dapat meningkatkan risiko korsleting pada kendaraan.
Selain itu, hal ini dapat menjadi distraksi untuk pengguna jalan lain yang melaju dari arah berlawanan, khususnya jika kondisi jalan sedang tidak mendukung.
Ini sebenarnya menjadi hal lazim di kalangan pengguna mobil, namun ada bahaya mengintai khususnya jika ukuran gantungan tersebut besar.
Komponen ini bisa mengganggu visibilitas pengemudi saat berkendara. Jika gantungan terlempar ketika terjadi rem mendadak dan sejenisnya maka bisa merusak kaca mobil.
Di belahan negara lain misalnya California, ada aturan tertulis terkait laranan memasang aksesori tambahan di spion tengah. Jika terlihat mengganggu visbilitas, petugas kepolisian berhak untuk memberhentikan kendaraan dan memberikan surat tilang.
Komponen ini memang bisa menambah kesan gagah dari sebuah kendaraan. Hanya saja pemasangan pada kendaraan harian terbilang tidak tepat dan justru dapat mengganggu kenyamanan hingga keselamatan berkendara.
Ada beberapa alasan mengapa ini berbahaya, salah satunya adalah bull bar bisa mengurangi efisiensi crumple zone apabila terjadi kecelakaan.
Apabila kecelakaan melibatkan kendaraan atau pengguna jalan lain seperti pejalan kaki, penggunaan bull bar justru dapat memperparah dampak kecelakaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 April 2025, 15:00 WIB
31 Maret 2025, 12:03 WIB
31 Maret 2025, 06:00 WIB
30 Maret 2025, 08:00 WIB
29 Maret 2025, 20:01 WIB
Terkini
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen