Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Pemerintah menyarankan pemudik untuk kembali ke daerah asal lebih awal guna hindari kemacetan lalu lintas
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Guna menghindari kemacetan, Kementerian Perhubungan mengimbau pemuduk untuk melakukan balik lebih lebih lambat. Mereka menyarankan agar masyarakat baru melakukan perjalanan pada 25 - 27 Maret 2026 atau saat penyelenggaraan Work From Anywhere (WFA).
Dengan ini diharapkan kepadatan lalu lintas bisa terdistribusi lebih merata dan menghindari kemacetan parah.
"Puncak arus sesuai dengan prediksi arus balik pada tanggal 24 28 dan 29 Maret 2026. Pemerintah sudah memberikan Work From Anywhere (WFA) sehingga untuk seluruh masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan balik ini dihimbau melaksanakan balik pada tanggal tersebut," ungkap Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub dilansir Antara (21/03.
Meski demikian, dirinya tetap akan menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas guna mengurangi kemacetan.
Untuk arus balik, Kakorlantas juga sudah menyiapkan format-format atau skenario yang akan dilaksanakan," tegasnya.
Puncak arus balik masa Lebaran 2026 atau Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah diprediksi akan berlangsung pada 24 Maret 2026.
“Prediksi kami pada arus balik nanti adalah di tanggal 24 Maret,” kata Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono di Gedung JMTC Jasa Marga, Jalan Akses Tol Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Jumat.
Selain itu, sambung dia, diprediksi terjadi gelombang kedua puncak arus mudik pada tanggal 28-29 Maret.
Guna mengurangi kepadatan, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan kebijakan diskon tarif tol yang berlaku pada 26-27 Maret 2026. Hal ini bertujuan untuk menghindari kepadatan lalu lintas di sejumlah lokasi.
Untuk menikmatinya, pengguna jalan yang melakukan perjalanan jarak jauh (barrier gate to barrier gate) diwajibkan melakukan transaksi menggunakan satu kartu uang elektronik. Pastikan proses tap in dan tap out tersedia saldo mencukupi.
Data asal perjalanan dan golongan kendaraan harus terbaca di sistem transaksi tol. Potongan tarif tidak berlaku apabila transaksi dengan saldo uang elektronik kurang atau tak terbaca.
Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, diperkirakan sebanyak 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran tahun ini.
Lima provinsi tujuan terbanyak pada mudik kali ini, yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
27 Maret 2026, 15:00 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
18 April 2026, 12:00 WIB
Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV
18 April 2026, 10:07 WIB
Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit
18 April 2026, 08:42 WIB
Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka
17 April 2026, 07:42 WIB
Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka
17 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang
17 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home