Kia Mulai Studi Pasar buat Perkenalkan EV3 ke Indonesia

Kia EV3 yang digadang sebagai EV9 versi mungil sedang distudi untuk masuk ke pasar Indonesia tahun ini

Kia Mulai Studi Pasar buat Perkenalkan EV3 ke Indonesia
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Kia di Indonesia menawarkan dua model kendaraan listrik yakni EV6 dan EV9. Keduanya masih menyasar konsumen di kelas menengah ke atas, dengan kisaran harga nyaris Rp 2 miliar.

Di perhelatan GJAW 2024, Kia memboyong salah satu model mobil listrik teranyar yakni Kia EV3. Tampilannya mirip seperti EV9, namun dimensinya lebih kompak dan berkapasitas lima penumpang.

Mobil yang digadang sebagai EV9 versi 5-seat ini memiliki peluang ditawarkan dengan harga lebih rendah dibandingkan para pendahulunya.

Tahun lalu pihak PT KIA (Kreta Indo Arta) mengungkapkan bahwa memang ada peluang Kia EV3 ditawarkan ke pelanggan dalam negeri.

Kia EV3 Bakal Ramaikan GJAW 2024, EV9 Versi 5-seater
Photo : Kia

Saat dikonfirmasi kembali, perwakilan Kia Indonesia menegaskan EV3 mendapatkan tanggapan positif dari para pengunjung. 

“Kita lagi studi sama prinsipal, (EV3) untuk bisa cocok di pasar Indonesia,” kata Andri Gunawan, Sales Operation Department Head PT Kia ketika ditemui di Jakarta, Rabu (19/03).

Dia berharap Kia EV3 bisa segera dihadirkan di Indonesia tahun ini, dengan mempertimbangkan sejumlah hal terlebih dulu.

“Memang responsnya baik ya, termasuk antusiasme dari pengunjung cukup positif,” kata Andri.

Bicara soal positioning Kia EV3, belum bisa dipastikan jika model itu akan menjadi versi entry level mobil listrik Kia atau menyasar kelas konsumen yang berbeda dari EV6 maupun EV9.

Andri menjelaskan pihak Kia Indonesia akan berkoordinasi dengan prinsipal buat menetapkan sasaran konsumen Kia EV3.

“Nanti akan segera kita informasikan. Mudah-mudahan (tahun ini),” kata Andri.

Sebagai informasi, Kia EV3 diluncurkan secara global di Taiwan pada 2024, tepatnya di perhelatan Kia EV Day.

EV9 versi mungil ini memiliki tampilan sleek dan elegan. Mengacu pada spesifikasi global, Kia EV3 tersedia dalam dua tipe yaitu baterai 58,3 kWh atau 81,4 kWh.

Kia EV3 Bakal Ramaikan GJAW 2024, EV9 Versi 5-seater
Photo : Kia

Penyematan baterai berkapasitas besar itu membuat Kia EV3 dapat hasilkan tenaga 201 hp dan torsi puncak 283 di rpm 5.000.

Varian baterai 58,3 kWh dapat menunjang perjalanan sejauh 434 km, sedangkan tipe tertinggi 81,4 kWh memiliki klaim jarak tempuh 600 km dalam satu kali pengisian daya.

Dari segi harga, kisaran banderolnya adalah Rp 500 jutaan ke atas. Di Indonesia, Kia EV3 akan masuk ke kelas yang sama dengan Chery Omoda E5, MG 4 E, BYD Atto 3 serta Aion Y Plus


Terkini

otosport
Sprint Race MotoGP Thailand 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Thailand 2026: Kemenangan Perdana Acosta

Pedro Acosta meraih kemenangan dramatis atas Marc Marquez dalam ajang sprint race MotoGP Thailand 2026

news
Mitsubishi Colt L300

Mitsubishi Buka Diri Masuk Kopdes Merah Putih Lewat L300

Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih

mobil
Hino

Presiden Direktur Hino Indonesia Diganti, Bawa Strategi Baru

Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal

otosport
Yamaha

Yamaha Racing Indonesia Kenalkan Skuad Balap Baru, Ada Aldi Satya

Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini

mobil
Toyota Vios Hybrid

Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI

Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota

mobil
Geely dan Zeekr

Modal Zeekr Bersaing setelah Gagal di 2025, Siap Dirakit Lokal

Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang

news
Isuzu

Isuzu Kuasai 29 Persen Pangsa Pasar, Pikap Traga Laris Manis

Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak 27 Februari 2026, Awas Diputar Balik

Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama