Serbuan REEV ke Indonesia Dimulai, Alternatif Baru Mobil Listrik
11 Juli 2026, 09:00 WIB
BYD incar pasar Korea Selatan setelah sukses mendapat respon positif dari berbagai negara termasuk Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Setelah sukses di berbagai negara termasuk Indonesia, BYD akan mengincar pasar Korea Selatan mulai tahun depan. Langkah ini dilakukan setelah pabrikan asal China tersebut selesai melakukan studi internal.
Dilansir dari CnEVPost, peluncuran akan dilakukan mulai awal tahun depan. BYD Korea pun mengungkap bahwa saat ini pihaknya tengah berupaya untuk membangun jaringan penjualan, layanan aftersales hingga merekrut karyawan dan mendapat serfikasi kendaraan.
“Kami tengah mempersiapkan diri membangun merek yang dapat memperoleh kepercayaan dari pelanggan Korea dengan memanfaatkan kesuksesan global dan teknologi terbaru,” ungkap Cho In-chul, Head of BYD Korea Passenger Car Division (13/11).
Tak hanya itu, BYD pun menggandeng KG Mobility untuk membuat pabrik sel baterai di negeri Ginseng. Dikabarkan bahwa fasilitas tersebut dibangun di Pyeongtaek, sekitar 80 km dari kota Seoul dan bakal mulai diproduksi pada Januari 2025.
Kerja sama yang dilakukan dengan perusahaan lokal menunjukkan keseriusan BYD dalam menggarap segmen kendaraan listrik di sana.
Kehadiran BYD di Korea Selatan pun dipercaya akan meningkatkan tensi persaingan kendaraan listrik. Pasalnya selama ini Hyundai dan Kia menguasai pasar sehingga masyarakat hanya memiliki pilihan terbatas.
BYD sendiri terlah berhasil diterima oleh banyak pasar termasuk Indonesia. Berdasarkan data Gaikindo pabrikan asal China tersebut berhasil meraih Whole Sales sebesar 2.488 unit.
Jumlah itu cukup untuk menjadikannya sebagai pabrikan asal China terbesar di Indonesia. Mereka Mereka meninggalkan Wuling yang hanya mencapai 2.203 unit dan Chery 699 unit.
Angka tersebut pun diyakini bakal terus meningkat hingga akhir 2024. Terlebih perusahaan sudah memiliki pilihan produk yang lebih lengkap dibandingkan sebelumnya.
Salah satu model paling diunggulkan adalah BYD M6. Produk itu merupakan MPV 7 Seater listik pertama mereka di Tanah Air.
Meski masih diimpor utuh dari China tetapi harganya cukup bersaing yaitu mulai dari Rp 379 juta hingga Rp 429 juta. Banderol tersebut tidak hanya menggoda untuk pelanggan retail tetapi juga fleet.
Hal ini terlihat dari banyaknya unit yang sudah dipakai oleh penyedia jasa transportasi sebagai armada.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juli 2026, 09:00 WIB
09 Juli 2026, 07:00 WIB
08 Juli 2026, 17:07 WIB
08 Juli 2026, 09:00 WIB
05 Juli 2026, 19:42 WIB
Terkini
12 Juli 2026, 14:44 WIB
Changan Indonesia menggelar Media Test Drive produk mereka yang terbaru yakni Deepal S05 BEV dan REEV
11 Juli 2026, 21:00 WIB
Data terbaru dari Gaikindo menunjukkan angka wholesales PHEV berhasil mencapai 2.402 unit sepanjang Juni 2026
11 Juli 2026, 20:48 WIB
Marc dan Alex Marquez berhasil menjadi yang terdepan dalam balapan di sesi sprint race MotoGP Jerman 2026
11 Juli 2026, 09:00 WIB
REEV menjadi satu alternatif teknologi ramah lingkungan baru yang bakal ditawarkan oleh berbagai merek Cina
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Kecelakaan McLaren kembali menjadi pengingat tentang pentingnya kesadaran keselamatan berkendara sportscar
10 Juli 2026, 22:34 WIB
Honda Bangka Belitung baru saja menggelar kegiatan CSR, yakni menanam sebanyak ratusan pohon mangrove
10 Juli 2026, 18:09 WIB
Pada awal Juli 2026, Honda serta Yamaha kembali melakukan penyesuaian harga pada lini motor matic murah mereka
10 Juli 2026, 11:00 WIB
Menurut data dari laman resmi AISI, wholesales motor baru di Juni 2026 menyentuh angka 515 ribuan unit