Tren Baru Mobil Listrik, Dimensi Kompak dan Berlimpah Fitur
26 Mei 2026, 19:13 WIB
BYD incar pasar Korea Selatan setelah sukses mendapat respon positif dari berbagai negara termasuk Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Setelah sukses di berbagai negara termasuk Indonesia, BYD akan mengincar pasar Korea Selatan mulai tahun depan. Langkah ini dilakukan setelah pabrikan asal China tersebut selesai melakukan studi internal.
Dilansir dari CnEVPost, peluncuran akan dilakukan mulai awal tahun depan. BYD Korea pun mengungkap bahwa saat ini pihaknya tengah berupaya untuk membangun jaringan penjualan, layanan aftersales hingga merekrut karyawan dan mendapat serfikasi kendaraan.
“Kami tengah mempersiapkan diri membangun merek yang dapat memperoleh kepercayaan dari pelanggan Korea dengan memanfaatkan kesuksesan global dan teknologi terbaru,” ungkap Cho In-chul, Head of BYD Korea Passenger Car Division (13/11).
Tak hanya itu, BYD pun menggandeng KG Mobility untuk membuat pabrik sel baterai di negeri Ginseng. Dikabarkan bahwa fasilitas tersebut dibangun di Pyeongtaek, sekitar 80 km dari kota Seoul dan bakal mulai diproduksi pada Januari 2025.
Kerja sama yang dilakukan dengan perusahaan lokal menunjukkan keseriusan BYD dalam menggarap segmen kendaraan listrik di sana.
Kehadiran BYD di Korea Selatan pun dipercaya akan meningkatkan tensi persaingan kendaraan listrik. Pasalnya selama ini Hyundai dan Kia menguasai pasar sehingga masyarakat hanya memiliki pilihan terbatas.
BYD sendiri terlah berhasil diterima oleh banyak pasar termasuk Indonesia. Berdasarkan data Gaikindo pabrikan asal China tersebut berhasil meraih Whole Sales sebesar 2.488 unit.
Jumlah itu cukup untuk menjadikannya sebagai pabrikan asal China terbesar di Indonesia. Mereka Mereka meninggalkan Wuling yang hanya mencapai 2.203 unit dan Chery 699 unit.
Angka tersebut pun diyakini bakal terus meningkat hingga akhir 2024. Terlebih perusahaan sudah memiliki pilihan produk yang lebih lengkap dibandingkan sebelumnya.
Salah satu model paling diunggulkan adalah BYD M6. Produk itu merupakan MPV 7 Seater listik pertama mereka di Tanah Air.
Meski masih diimpor utuh dari China tetapi harganya cukup bersaing yaitu mulai dari Rp 379 juta hingga Rp 429 juta. Banderol tersebut tidak hanya menggoda untuk pelanggan retail tetapi juga fleet.
Hal ini terlihat dari banyaknya unit yang sudah dipakai oleh penyedia jasa transportasi sebagai armada.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Mei 2026, 19:13 WIB
24 Mei 2026, 19:00 WIB
24 Mei 2026, 17:10 WIB
22 Mei 2026, 11:00 WIB
22 Mei 2026, 09:00 WIB
Terkini
26 Mei 2026, 21:00 WIB
Tiga wanita binaan Rifat Sungkar akan membela Simpati Woman Rally Team dalam berkompetisi di ajang nasional
26 Mei 2026, 20:30 WIB
GIIAS 2026 siap digelar akhir Juli mendatang dengan menampilkan 6 merek baru dari berbagai jenis kendaraan
26 Mei 2026, 19:45 WIB
Etape kelima Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 terasa spesial karena menyuguhkan keindahan alam selatan Jawa
26 Mei 2026, 19:13 WIB
Mobil listrik di Indonesia mengalami pergeseran tren dari sebelumnya, kini banyak orang mencari EV kompak
26 Mei 2026, 18:56 WIB
Dalam penyelenggaraan ketiga ini, Mix Matic Day 2026 berhasil diikuti hingga 248 motor dari berbagai daerah
26 Mei 2026, 15:38 WIB
Yamaha NMAX Turbo memiliki sejumlah fitur andalan yang jadi daya tarik tersendiri bagi para penggunanya
26 Mei 2026, 15:37 WIB
Skutik Yamaha NMAX ramaikan Mangkunegaran Run 2026 yang berlangsung di Solo, jadi opsi mobilitas pilihan
26 Mei 2026, 11:00 WIB
Jetour T1 i-DM bakal mengisi segmen di bawah T2 yang sudah dijual di Indonesia, jadi PHEV perdana Jetour