Penjelasan BYD soal Pergantian Nama Diler Denza
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
BYD incar pasar Korea Selatan setelah sukses mendapat respon positif dari berbagai negara termasuk Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Setelah sukses di berbagai negara termasuk Indonesia, BYD akan mengincar pasar Korea Selatan mulai tahun depan. Langkah ini dilakukan setelah pabrikan asal China tersebut selesai melakukan studi internal.
Dilansir dari CnEVPost, peluncuran akan dilakukan mulai awal tahun depan. BYD Korea pun mengungkap bahwa saat ini pihaknya tengah berupaya untuk membangun jaringan penjualan, layanan aftersales hingga merekrut karyawan dan mendapat serfikasi kendaraan.
“Kami tengah mempersiapkan diri membangun merek yang dapat memperoleh kepercayaan dari pelanggan Korea dengan memanfaatkan kesuksesan global dan teknologi terbaru,” ungkap Cho In-chul, Head of BYD Korea Passenger Car Division (13/11).
Tak hanya itu, BYD pun menggandeng KG Mobility untuk membuat pabrik sel baterai di negeri Ginseng. Dikabarkan bahwa fasilitas tersebut dibangun di Pyeongtaek, sekitar 80 km dari kota Seoul dan bakal mulai diproduksi pada Januari 2025.
Kerja sama yang dilakukan dengan perusahaan lokal menunjukkan keseriusan BYD dalam menggarap segmen kendaraan listrik di sana.
Kehadiran BYD di Korea Selatan pun dipercaya akan meningkatkan tensi persaingan kendaraan listrik. Pasalnya selama ini Hyundai dan Kia menguasai pasar sehingga masyarakat hanya memiliki pilihan terbatas.
BYD sendiri terlah berhasil diterima oleh banyak pasar termasuk Indonesia. Berdasarkan data Gaikindo pabrikan asal China tersebut berhasil meraih Whole Sales sebesar 2.488 unit.
Jumlah itu cukup untuk menjadikannya sebagai pabrikan asal China terbesar di Indonesia. Mereka Mereka meninggalkan Wuling yang hanya mencapai 2.203 unit dan Chery 699 unit.
Angka tersebut pun diyakini bakal terus meningkat hingga akhir 2024. Terlebih perusahaan sudah memiliki pilihan produk yang lebih lengkap dibandingkan sebelumnya.
Salah satu model paling diunggulkan adalah BYD M6. Produk itu merupakan MPV 7 Seater listik pertama mereka di Tanah Air.
Meski masih diimpor utuh dari China tetapi harganya cukup bersaing yaitu mulai dari Rp 379 juta hingga Rp 429 juta. Banderol tersebut tidak hanya menggoda untuk pelanggan retail tetapi juga fleet.
Hal ini terlihat dari banyaknya unit yang sudah dipakai oleh penyedia jasa transportasi sebagai armada.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
Terkini
23 Agustus 2026, 21:10 WIB
Motul boyong produk-produk unggulan yang memudahkan pembelian para pengunjung Indonesia Custom Show 2026
23 Agustus 2026, 20:38 WIB
Ipone tunjukkan komitmennya untuk mendekatkan diri dengan para pelanggan setia di Indonesia Custom Show 2026
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
Chery J6T CSH memiliki tampilan yang sama dengan versi listrik namun mempunyai jarak tempuh lebih jauh
23 Agustus 2026, 09:47 WIB
Omoda & Jaecoo Trimegah Bogor bisa memberikan fasilitas body and paint bagi konsumen dengan jaringan
22 Agustus 2026, 19:08 WIB
Program Cat Merdeka dari Penta Prima memberikan kesempatan pencinta otomotif memperbaharui tampilan kendaraan
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
Pihak BYD sebut Denza hanya akan mengalami penyegaran identitas logo yang memang dilakukan secara global
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Robot Aimoga, hasil kolaborasi dengan Chery hadirkan inovasi di pameran robot di Beijing, 19-23 Agustus 2026
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Yamaha sampai Honda terpantau tidak menaikan harga motor matic 150 cc, konsumen berkesempatan meminang unit.